Monday, October 09, 2017

WAHABISEM SALAFI 2


 KESESATAN WAHABI DAN IMPERIALISMA BARAT: BAB 1


Serangan terhadap menara kembar World Trade Centre (WTC), New York, Amerika Serikat, pada 11 September 2001 menjadi bahagian penting dari sejarah umat manusia di bumi, khususnya bagi umat Islam, karena peristiwa itu membuat agama Islam dicap sebagai agama teroris.










Boleh ke jet fuel  membakar besi2 dan batu conkrik tiga bangunan WTC serta meruntuhkannya dalam masa 1jam 30 minit saja ??? Satu theory yang tak masuk akal langsung ??? Ada pekara yg lebih besar dari ini menjadi idaman Bush??

Serangan terhadap WTC yang membuat simbol kemajuan ekonomi Amerika Serikat tersebut runtuh dan lebih 3.000 orang mati, menurut Presiden Amerika Serikat George W. Bush, dilakukan oleh organisasi militan Islam Al Qaeda yang dipimpin almarhum Osama bin Laden. Namun demikian, tak sedikit pakar teori konspirasi yang curiga kalau justru Amerika dan Yahudi lah dalang peristiwa terbesar pada awal abad 21 tersebut, karena hanya beberapa jam sebelum WTC diserang, orang Yahudi yang bekerja di kedua gedung pencakar langit tersebut berbondong-bondong meninggalkannya, sehingga tak seorang pun dari mereka yang menjadi korban. Yang lebih menarik, sudah menjadi rahasia umum jika Osama merupakan mantan jurubinaan Central Inteligent Agency (CIA), markas rahasia Amerika. Jadi, mengapakah orang yang membina sebaliknya dikatakan menyerang, sehingga Islam dicap sebagai agama teroris?

Islam militan, Islam ganas, keras atau apa juga namanya, merupakan salah satu bentuk perbuatan yang menyimpang dalam Islam, karena melalui Al-Qur’an surah Al-Qashash ayat 77 Allah berfirman; “Dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerosakan di bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerosakan”. Dari firman ini jelas bahwa Islam tidak mengajar kekerasan yang menghasilkan kerosakan. Islam adalah agama damai yang mengajarkan umatnya untuk selalu sayang menyayangi, hormat menghormati, dan menjaga apapun yang dianugerahkan Allah dengan baik sehingga tidak mendatangkan mudharat. Itu sebabnya Islam disebut sebagai agama “rahmatan lil alamin” atau rahmat bagi seluruh alam.

   
All done by inside job. The WTC and the Pentagon building was attacks using air plain that cary booms, inside dynamites and missals lunch from ground. Q: Where are all the plain go? They just goon soon after the attack. No black boxes found? What really happen? No explanation given by US Government?. Bush only blame Ossama bin Ladin and attack Iraq to get the oils and gas. He create Islam homophobia and Islam Terrorism Pronominal all over the world. 

Pada kata pengantar untuk buku Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof. Dr. KH. Said Agil Siraj, M.A. menyebutkan, sekte ekstrem dalam sejarah Islam telah ada sejak abad pertama Hijriyah, abad dimana Nabi Muhammad Saw. hidup. Kelompok ini menunjukkan diri di hadapan Rasulullah Saw. pada bulan Syawal tahun 8 Hijriyah. Ketika itu Rasulullah baru saja memenangi perang Thaif dan Hunain dan memperoleh ghanimah (harta rampasan perang) yang melimpah. Rasullulah Saw., harta ghanimah tersebut dibagi-bagikan di Ja’ranah, tempat miqat umrah, dan para sahabat Rasulullah Saw. seperti Abu Bakar Siddiq, Utsman bin Affan, Umar bin Khattab, Ali bin Abi Thalib , Sa’ad dan lainnya tidak mendapatkan bahagian, namun para sahabat yang baru masuk Islam mendapatkannya, termasuk Abu Sufyan yang kaya raya.

Saat pembagian masih berlangsung, Dzul Khuwaishirah dari keturunan Bani Tamim Najd menghampiri Rasulullah dan dengan kasarnya berkata; “Berlaku adillah, hai Rasulullah!” Rasulullah terkejut, dan berkata; “Celakalah kamu! Siapa yang akan berbuat adil jika aku tidak berbuat adil sekarang?”

Umar bin Khattab berkata; “Wahai Rasulullah, biarkan kupenggal saja lehernya.” Rasulullah menjawab; “Biarkan saja!”
(Inilah masaalah utama dalam sejarah, orang sebegini tidak harus hidup atas muka bumi kerana akan menerbitkan keturunan yang jahat akhlak dan perbuatan. Tetapi Rasulullah atau Sahabatnya Othman selalu melepaskan orang buruk akhlak ini dan akhirnya keturunan mereka inilah yang menjadi duri dalam daging pada kaum Muslimin akhir zaman).

Dzul Khuwaishirah meninggalkan Rasulullah, dan Rasulullah bersabda; “Akan lahir dari keturunan orang ini kaum yang membaca Al Qur’an, tetapi tidak sampai melewati batas tenggorokannya (tidak memahami substansi misi-misi Al Qur’an, dan hanya hafal di bibir saja). Mereka keluar dari agama Islam seperti anak panah tembus keluar dari (badan) binatang buruannya. Mereka memerangi orang Islam dan membiarkan para penyembah berhala (yahudi ziones). Kalau aku menemui mereka, niscaya akan kupenggal lehernya seperti kaum ‘Ad.” (HR. Muslim pada Kitab Az-Zakah, bab al-Qismah). Dalam riwayat yang lain, Rasulullah bersabda; “Mereka seburuk-buruk makhluk, bahkan lebih buruk dari binatang. Mereka tidak termasuk dalam golonganku, dan aku tidak termasuk dalam golongan mereka.” (HR. Shahih Muslim).

Menurut para ulama, kedua hadist ini menjelaskan bahwa Dzul Khuwaishirah akan memiliki keturunan yang meski pun rajin sholat, baik wajib maupun sunah, dan membaca Al Qur’an, namun cara berfikir dan perilakunya sama sekali tidak Islami, sehingga dapat diibaratkan seperti sudah bukan lagi muslim dan takkan pernah lagi berperilaku seperti layaknya muslim. Keturunan Dzul Khuwaishirah (Wahhabi) ini juga akan memerangi saudaranya sesama muslim, dan membela atau bahkan mendukung orang-orang kafir. Rasulullah Saw menegaskan, orang-orang ini layak dibunuh.

Related image Image result for Deobandi (Wahabi) Al Shabab destroying Sunni Shrines in Somalia Related image
On Sept. 11, 2001, I don't believed that Osama bin Laden had led a group of Islamic fundamentalists to crash planes into the World Trade Center and the Pentagon. Did he really dies ? Look at the Photoshop work. It just a gimmick to show the word that he has been demolish because US must prove there missions accomplish and Osama as the black goats. Now you know what are the real conspiracy?. The ISIS leader Abu Bakr al-Baghdadi preaching at a mosque in Mosul in July 2014. ISIS kills muslim Suni and live the Jewish in comfort.  

Apa yang disabdakan Rasulullah tersebut terbukti 29 tahun kemudian dengan dibunuhnya al-Khalifah ar-Rasyid ke-3 Othman bin Affan pada 37 Hijriyah hanya karena mengangkat kerabatnya sebagai gabernur, dan berlanjut pada 17 Ramadhan 40 H dengan dibunuhnya Ali bin Abi Thalib hanya karena Ali berdamai dengan Gubernur Syam Muawiyah yang menuntut agar pembunuh Othman segera dihukum (baca Islam yang lurus dan yang menyimpang-3). Pada abad pertama Hijrah ini pula, atau tepatnya pada 37 H, orang-orang yang terlibat pembunuhan terhadap Othman membentuk sekte Khawarij. Mengambil sempena nama Dzul Khuwaishirah, sekte radikal pertama dalam Islam, dan hampir 12 abad setelah Rasulullah Saw wafat, atau pada 1150 Hijriyah (1738 Masehi), sekte Salafi Wahabi hadir di muka bumi.

Khawarij dianggap sebagai sekte radikal karena sekte ini mengkafirkan semua orang yang berdamai atas kasus pembunuhan Othman bin Affan, seperti Ali bin Abi Thalib, Muawiyah, dan lain sebagainya. Selain itu, selama sekte ini tumbuh dan berkembang pada zaman pemerintahan Bani Umayyah, sekte ini menjadi oposisi (pembangkang) pemerintah dengan militansi luar biasa dan nekat, sehingga meski hanya berkekuatan 80 orang, mereka berani melawan penguasa. Jika di antara mereka ada yang tewas, mereka menganggapnya syahid. Sekte ini kemudin terpecah menjadi beberapa sekte, di antaranya Al-Azariqah, al-Ibadiyah, an-Najdat, dan Ash-Shufriyah. Yang paling ekstrim adalah sekte Al-Azariqah karena kelompok ini menganggap orang di luar Khawarij adalah kafir.

Pembunuhan terhadap Othman, Ali, dan munculnya sekte Khawarij tak lepas dari campur tangan Abdullah bin Saba’, orang Yahudi asal Yaman yang disusupkan kaumnya untuk memecah belah Islam. Orang ini pula yang meng-create (mencipta) sekte Syi’ah. Bagaimana dengan Salafi Wahabi? Mengapa sekte ini juga dianggap radikal? Ini adalah kerana mereka berdakwah dengan kekerasan dan mendakwa Mazhabnya saja yang benar.
Related image  Related image Related image
Muhammad bin Abdul Wahab pengasas Wahhabi, Raja Abdulaziz Ibnu Saud, raja pertama Arab Saudi dan keluarga diraja Arab Saudi dahulu.  

Bukhari dan Ahmad meriwayatkan, Rasulullah Saw. bersabda sambil menunjuk ke timur Madinah; “Sesungguhnya fitnah-fitnah itu dari sana, sesungguhnya fitnah-fitnah itu dari sana, sesungguhnya fitnah-fitnah itu dari sana, dimana (dari sana) muncul tanduk syatan”.

Abdullah Ibnu Umar r.a. berkata; aku mendengar Rasulullah Saw. bersabda di atas mimbar, “Ketahuilah, sesungguhnya fitnah itu di sana-sambil menunjuk ke timur Madinah- dari sana muncul tanduk syatan.” (HR. Bukhari, Muslim, Malik, Ahmad, dan imam yang lain).

Hadist-hadist yang isinya kurang lebih sama dengan kedua hadist ini lumayan banyak. Dari hadist-hadist ini diketahui kalau penyimpangan ajaran Islam yang memicu munculnya sekte-sekte banyak yang berpusat di suatu wilayah di timur Madinah. Wilayah manakah itu? Jawabannya pada hadist berikut.

Rasulullah Saw. bersabda; “Ya, Allah, berikanlah kami keberkahan kepada negeri Syam (kini bernama Syiria) kami. Ya, Allah, berikanlah kami keberkahan kepada negeri Yaman kami.” Orang-orang (dari Najd) meminta; “Juga kepada kegeri Najd kami, ya, Rasulullah?” Rasulullah Saw. menjawab; “Ya, Allah, berikanlah kami keberkahan kepada negeri Syam kami. Ya, Allah, berikanlah kami keberkahan kepada negeri Yaman kami.” Orang-orang (dari Najd) kembali meminta; “Juga kepada negeri Nadj kami, ya, Rasulullah?” Rasulullah Saw. bersabda untuk ketiga kalinya; “Dari Najd timbul berbagai kegoncangan, fitnah-fitnah, dan dari sana munculnya tanduk syatan.” (HR. Bukhari, Ahmad, Thabarani, Ibnu Hibban, dan lainnya).

Jadi jawapannya adalah, pusat berdirinya sekte-sekte yang menyimpang dari ajaran Islam adalah di Najd, Saudi Arabia. Muhammad ibnu Abdul Wahab, pendiri sekte Salafi Wahabi, lahir di Najd. Begitu pula Musailamah ibnu Habib al-Kadzdzab yang pada 10 H mengaku-ngaku sebagai nabi, dan mengirim surat kepada Rasulullah Saw agar bumi dibagi dua, separuh untuknya dan separuh lagi untuk Rasulullah. Nabi palsu ini dibunuh oleh Khalid al Walid pada 11 H, pada masa pemerintahan Abu Bakar Siddiq.

Related image Related image
Masjid Muhammad bin Abdul Wahab di Doha Qatar dan bahagian dalamnya. Wahabi juga tersebar di Qatar dan kawasan lain di Giza Arab atau Timur Tengah. 

Thalhah ibnu Khuwailid al-Asadi yang pada 11 H mengaku bertemu Jibril dan mendapat wahyu dari Allah SWT, juga berasal dari Najd. Nabi palsu ini diperangi Abu Bakar Siddiq dan kabur ke Syam. Pasukannya semua terbunuh. Pada akhir hayatnya, Thalhah bertaubat kepada Allah dan kembali menjalani syariat Islam dengan benar.

Sajah binti al-Harits ibnu Suwaid at-Tamimah, nabi palsu pada 10 H yang juga ahli bahasa Arab dan tukang sihir, juga berasal dari Najd. Wanita ini merupakan nabi palsu saingan berat Musailamah, dan bahkan menikah dengannya. Setelah Musailamah tewas, dia bertaubat dan menjalankan syariat Islam dengan benar.

Yang paling menakjubkan dari sabda Rasulullah tentang Najd adalah Dzul Khuwaisirah yang menuding Rasulullah tidak adil, berasal dari Najd. Bahkan penampilan Dzul mirip dengan penampilan umumnya penganut sekte Salafi Wahabi, karena menurut Imam Nawawi, Dzul berjidat (berjubah) hitam, kepalanya botak, bersorban, tinggi gamisnya setengah kaki, dan bejenggot panjang. Jidat yang hitam berasal dari bertemunya jidat dengan lantai kala sholat. Ini menjelaskan kalau Dzul orang yang rajin sholat, baik yang wajib maupun sunah. Yang lebih menakjubkan, seperti halnya sekte Al-Azariqah yang merupakan sempalan sekte Khawarij, Salafi Wahabi pun menganggap kafir orang-orang yang tidak sejalan dengannya.

Pertanyaannya sekarang, apakah itu berarti ajaran sekte Salafi Wahabi merupakan pengejawantahan dari ajaran sekte Khawarij? Atau hanya memiliki kesamaan ajaran saja?

Sekarang mari kita ingat kembali penampilan Imam Samudera, Amrozi, dan para pelaku bom Bali I dan Bom Bali II yang dihukum mati pada November 2008. Apa yang Anda dapat lihat? Jidat (jubah) yang hitam, jenggot, berserban, dan celana panjang yang menggantung dan tidak mencapai mata kaki? Apakah ini berarti Imam Samudera cs merupakan pengikut Salafi Wahabi? Wallahusallam bissawab. Tapi yang pasti Imam Samudera cs menganggap Indonesia sebagai negara kafir karena menjadi ‘antek-antek’ (patung bonika) Amerika Serikat, meski pun penduduk negara ini majoriti Islam. Mereka bahkan menganggap kematiannya sebagai syahid, sama seperti keyakinan pengikut sekte Khawarij dan Wahabi. Tafsiran mereka tentang Jihad sangat rapuh serta terlalu mudah dan ramai yang sanggup mati bunuh diri atau mati kafir seperti ini kerana jahil dan bodoh.

   Image result for tabligh di India 
Imam Samudra atau nama sebenarnya Abdul Aziz, Qudama / Kudama, Fatih / Fat, Abu Umar atau Heri, semasa membela diri didalam makamah. Ia kemudian dihukum mati dengan skud menambak. Ia ternyata mempunyi pengaruh dan ramai pengikut. Turut dihukum mati kedua-dua rakannya ini. Mereka bersalah merancang dan melakukan pengeboman di Bali Indonesia pada tahun 2002. Jemaah Tabliq berhimpunan di Bangladesh dalam upucara perhimpinan tahunan 
2013 yang berjaya mengumpulkan jutaan ahli-ahli mereka. 


KESESATAN WAHABI DAN IMPERIALISMA BARAT: BAB 2

Sejarah berdirinya sekte Salafi Wahabi bermula dari berdirinya Kementerian Persemakmuran (Commonwealth Ministries) di London, England, dengan misi utama mempertahankan wilayah-wilayah yang telah dikuasai dan untuk menguasai wilayah-wilayah yang belum berhasil dikuasai. Ketika kementerian tersebut dibentuk pada abad 18 Masehi, Inggris merupakan negara yang menjajah banyak negara di Asia, Afrika dan Timur Tengah. Negara di Asia yang dijajah di antaranya India dan China.

Dalam buku berjudul Catatan Harian Seorang Mata-mata (Hempher seorang ejen Yahudi Zionis) dan Persekongkolan Menghancurkan Islam, juga berdasarkan referensi beberapa sumber, seorang intelijen Inggris dinamakan ‘Hempher’ menjelaskan, negara-negara bukan muslim seperti China dan India adalah negara-negara yang relatif mudah untuk ditundukkan karena agama Hindu, Buddha dan Konghucu yang dianut oleh majoriti rakyat kedua negara itu adalah agama-agama yang tidak mempedulikan kehidupan duniawi, sehingga rakyat di kedua negara itu cenderung kurang memiliki rasa patriotisme dan Inggris tidak menganggap mereka sebagai ancaman yang serius. Miski pun dikala itu di India terdapat Kesultanan Islam, namun rakyat India yang majmuk, bahkan jumlah pemeluk Islam tidak sebanyak pemeluk agama Hindu, dengan cepat Kesultanan India dapat diberangus (menawan) dengan bermacam cara, di antaranya dengan memperalat Mirza Ghulam Ahmad untuk mendirikan sekte Tabliq Ahmadiyah (Tarikat Ahmadiah India @ Tabliq), sehingga umat Islam India terpecah belah dan berkelahi. Tabliq bahkan digunakan untuk menyokong setiap kebijakan yang dilakukan di negara jajahannya itu, sehingga apapun kebijakan Inggris, meski merugikan dan menyengsarakan rakyat India, Tabliq mendukung dan membelanya kerana ia dibiayai oleh pihak Inggeris. 


Ia berbeza dengan Jemaah Tabliq yang didirikan oleh seorang Sufi dari tarekat Jisytiyah yang berakidah Maturidiyah dan bermazhab fikih Hanafi. Ia bernama Muhammad Ilyas bin Muhammad Isma’il al-Hanafi ad-Diyubandi al-Jisyti al-Kandahlawi kemudian ad-Dihlawi. Jadi disini ada dua aliran Tabliq, satu yang diketuai oleh Mirza Ghulam Ahmad dan Jemaah Tabliq yang diketuai oleh Muhammad Ilyas bin Muhammad Isma'il. Tetapi kemudiannya mereka menjadi satu hingga tidak lagi dikenali beza kedua-duanya. Berkenaan dengan hubungan mereka dengan pihak Inggeris, hanya dipihak atasan saja yang mengatahui pekara ini hingga tiada pengikut-pengikut mereka yang mengatahui doktrin sebenar penubuhan Tabliq itu sendiri. Tentang bagaimana mereka boleh mendapat dana yang sangat besar hingga jutaan dolar US setiap tahun untuk menjalankan ektiviti dakwah mereka dan membina Masjid Tariqat yang besar dimerata dunia. Jika pemimpin mereka ditanya soalan ini, maka mereka akan memberitahu bahawa ia adalah hasil sumbangan, sedekah dan simpati orang-orang yang menyokong pergerakan mereka dari serata dunia. Dianggarkan pengikut Tabliq kini meningkat hingga mencecah 100 juta ahli diseluruh dunia. Inggeris seperti yang kita tahu mengamalkan dasar "Pecah dan perintah". Maka mereka cuba mengasingkan kelompok ahli ibadah India (Tarikat-tarikat di India dulu) daripada mengambil peduli soal politik, pentadbiran negara dan pemimpin-pemimpin mereka dan Inggeris memberi dana kepada kumpulan ini untuk berdakwah dan beramal saja. Tak perlu sebok soal lain. Itulah sebabnya sehingga sekarang mereka begitulah keadaannya hingga mengabaikan tanggungjawab mereka, hata kepada keluarga mereka sendiri pun mereka begitu. Jadi mudahlah Inggeris mentadbir India tampa gangguan puak2 redikal Islam kerana telah di "jinakkan" dengan duit Inggeris. 

Image result for tabligh di India Image result for tabligh di India Image result for tabligh di India
Jemaah Tabliq mengambara sambil berdakwah dgn membawa sendiri periuk belanga dan dapur utk memasak kelak. Markaz Indonesia. Masjid Jami' Kebon Jeruk, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta. INDONESIA. Pada kebiasaan kumpulan itu akan keluar berdakwah selama 40 hari dengan biaya diberi oleh ketua mereka.

Jadi misti diingat juga bahawa Tabliq adalah merupakan salah satu agama ciptaan Inggeris bermula di India. Ia menjadi alat orang Inggeris supaya menyokong semua tindakan Inggeris di bumi India dahulu. Hingga sekarang Tabliq berkembang juga di Asia Tenggara termasuklah di Malaysia dan Indonesia. Inggeris memperalat Tabliq supaya tidak mencampuri urusan politik dan kenegeraan. Maka itulah sebabnya mereka hanya berdakwah dan merantau tampa menghiraukan apa terjadi dengan negara mereka. Mereka mendapat tajaan Inggeris jutaan dollar setiap tahun tampa diketahui oleh orang-orang bawahan mereka. Inilah rahsia sebenar ajaran Tabliq yang ditutup rapat oleh pemimpin mereka. Oleh sebab itu kamu jangan terpengaruh dengan dakwah mereka, kelak negara kamu akan tergadai sedang kamu masih saja duduk diam menyendiri. Ia tentunya menyempang dari ajaran Islam yang mewajibkan kamu mempertahankan Keluarga, Agama dan Tanah Air kamu dari segala ancaman. 

Hempher mengaku, yang membuat gentar (kenyataan musuh sebenar) Inggris adalah negara-negara Islam, termasuk Turki yang kala itu di bawah pemerintahan Kesultanan Islam Turki Othmani, dan belum dapat dikuasai. Hempher mengaku, Inggris sebenarnya telah berhasil melemahkan kesultanan ini dengan dua cara, yakni dengan membuat perjanjian yang menguntungkan Inggris, dan membuat perjanjian rahasia dengan Iran, sehingga Iran bersedia menempatkan orang-orangnya di Turki yang dapat dikendalikan oleh Inggris termasuklah mengangkat Kamal an Tartuk sebagai ketua pemberontakan. Akibat kedua siasat ini, Kesultanan Turki derita dengan kes-kes korupsi, salah-urus administrasi (salah gunakuasa), mengabaikan pendidikan, dan sebagainya, sehingga pemerintahan melemah dan Inggris menamakan negara ini sebagai “The Sick Man of Asia”.

Namun meski Kesultanan Islam Turki Othmani menuju kelemahan, Hempher mengaku kalau Inggris masih saja khawatir kepada penduduk negeri ini yang majoriti memeluk agama Islam. Bahkan kekhawatiran ini membuat Inggris yakin kalau Kesultanan Turki baru akan runtuh dalam 100 tahun.

   Related image Related image  
Gambar hiasan ejen Inggeris hemper seperti juga Lawrence the Arabia menyamar dan Muhammad bin Abdul Wahab serta King Abdulaziz as Saud. Watak-watak utama terbenanya negara Saudi Arabia yang berfahaman Wahhabi sekarang berkembang menjadi ISIS, Daesh dan Al Qaida. Hingga Saudi sanggup dibuli oleh US dan Britten  semasa kejadian 9/11 yg membawa serangan US kepada Iraq.

Hempher menyebut beberapa alasan yang membuat Inggris tetap gentar pada Kesultanan Islam Turki Othmani:

-  Pertama, karena umat Islam sangat taat menjalankan ajaran agamanya, dan rela mati
   demi agamanya itu.
- Kedua, karena Islam adalah agama yang peduli pada masalah administrasi dan kekuasaan
   sehingga tak mudah dibohongi.
- Ketiga, karena Inggris khawatir Kesultanan Islam Turki ‘Utsmani dan pemerintah Iran
  mengetahui grand design yang sedang dijalankan di kedua negara itu, khususnya di Turki.
- Keempat, karena para ulama di Istambul dan Al-Azhar, juga di Irak dan Damaskus, tak
  mau berkompromi barang sedikit pun karena mereka tak tertarik pada kesenangan
  duniawi yang ditawarkan Inggris dan lebih peduli untuk meraih surga seperti janji Allah
  SWT., sehingga Inggris menganggap para ulama ini sebagai rintangan yang tak dapat
  diatasi dalam upayanya menjajah Turki.

Tidak berputus asa, Kementerian Persemakmuran (Commonwealth Ministries) kemudian menyelenggarakan konferensi (musyuarat) yang tidak hanya dihadiri para pegawai penting dan keagamawan Inggris saja, tapi juga dihadiri diplomat dan agamawan Rusia dan Perancis. Hempher yang hadir dalam konferensi (musyuarat) ini menyebut, dalam konferensi juga dibahaskan berbagai rencana untuk memecah-belah kaum Muslimin dalam berbagai kelompok (sekte), membuat mereka meninggalkan agamanya (murtad), dan mengkristenkannya sebagaimana yang terjadi di Spanyol. Hasil konferensi (musyuarat) itu, ribuan agen rahasia (intelijen) dan misionaris, termasuk Hempher, disebar ke seluruh penjuru dunia, khususnya ke negara-negara Islam yang ingin dikuasai melalui Residen Inggeris yang berada disitu. Hempher tegas mengatakan, misi ini dipelopori oleh Inggris-England.

  
Kamal Ataturk memodenkan Turki dengan fahaman libralnya menyebabkan Islam Turki menjadi terlucut semua aurat wanita2nya, amalan minuman keras dan tarian antara lelaki dan wanita secara terbuka disemua majlis. Boleh dikatakan seluruh budaya barat diterap didalam masyarakat Turki Moden. Kamal menunjukkan isyarat sebagai Freemasonry dgn memasukkan tangan kedalam kotnya.

Kementerian Persemakmuran (Commonwealth Ministries) mengirim Hempher ke Mesir, Iraq, Hijaz (Arab) dan Istambul untuk mengumpulkan informasi dan data-data guna memecah-belah Islam. Selain Hempher, ada sembilan mata-mata lagi yang dikirim untuk melakukan misi yang sama dan pada watu yang sama pula, yakni pada 1122 H/1710 M. Sebelum berangkat, Kementerian membekalkan Hempher cs dengan wang, informasi tentang negara-negara dan kota-kota yang akan didatangi, peta, bahkan nama-nama pejabat, ulama, dan kepala suku di negara-negara itu agar pelaksanaan misi menjadi lebih mudah. Menteri Persemakmuran (Commonwealth Ministries) bahkan berpesan begini; “Masa depan negara kita bergantung pada keberhasilan kalian. Karena itu, kalian harus berbuat sekuat tenaga untuk menjayakan mession (misi) ini.”

Tempat pertama yang didatangi Hempher adalah Istambul, ibukota Kekhalifahan Islam Turki Othmani. Untuk menjayakan misinya, mata-mata yang kala itu masih berusia dua puluh tahunan tersebut menggunakan nama palsu Muhammad, dan memperdalam lagi bahasa Turki yang telah dipelajarinya di London agar penyamarannya sempurna.

Di Istambul, Hempher menjalin hubungan baik dengan seorang ulama tua bernama Ahmed Efendi. Kepada ulama ini, Hempher mengaku telah yatim piatu dan datang ke Istambul selain untuk mencari pekerjaan, juga untuk mempelajari Al Qur’an dan sunnah Rasulullah Saw. Ahmed tidak curiga dan menerimanya dengan tangan terbuka. Apalagi karena Hempher melaksanakan sholat lima waktu sebagaimana layaknya muslim. Dari Ahmed lah Hempher mempelajari segala hal tentang Islam, dan semua yang diperolehnya dari Ahmed, juga dari hasil pengamatannya selama berada bulan di Istambul, dilaporkan secara berkala kepada Kementerian Persemakmuran (Commonwealth Ministries).

Dalam buku Catatan Harian Seorang Mata-mata dan agen Persekongkolan Menghancurkan Islam, Hempher menyebut kalau Kementerian menugaskan dirinya di Istambul selama dua tahun (hingga 1712 Masehi/1124 Hijriyah). Setelah masa tugas berakhir, dia diminta pulang ke London untuk memberikan laporan secara menyeluruh dan terinci. Begitupula dengan sembilan mata-mata lain yang mendapatkan misi yang sama dengannya. Buku Catitan Harian seorang ejen ini telah didedahkan oleh seorang ejen Inggeris lainnya yang mencari-cari bukti itu dan apabila dia telah bersara dan meninggalkan aktiviti sebagai ejen, dia menulis sebuah buku berkenaan pekara ini kerana merasa "bersalah" jika orang-orang Islam tidak diberitahu akan pekara jahat rekaan Inggeris terhadap mereka. Inilah sebabnya kami memperolehi hasil karyanya dan menerbitkannya sebelum menyasat kebenarannya terlebih dahulu. Setelah menerima kebenarannya maka kami merasakan bahawa semua umat Islam perlu tahu akan pekara sebenar akan perbuatan Muhammad bin Abdul Wahab serta tarafnya hingga iua diangkat sebagai Ulama Wahhabi paling agung oleh pengikutnya. 

Namun, jelas Hempher, termasuk dirinya, hanya enam orang saja yang pulang, karena satu dari empat orang yang tidak pulang malah memeluk Islam dan menetap di Mesir; seorang lagi pulang ke kampung halamannya karena ternyata dia adalah anggota KGB (dinas intelijen Rusia) yang ditugaskan untuk memata-matai Inggris; seorang lagi meninggal di Imrah, sebuah kota kecil di dekat Baghdad, akibat wabah penyakit yang menyerang kota itu; dan yang seorang lagi hilang tidak tahu kuburnya setelah setahun menjalankan tugas.

   
Salahuddin al Ayubi Genaral agung Islam. Sultan Muhammad al Fateh juga tak kurang hebatnya utk Turky.
  
Hempher mengaku, hasil penyamarannya di Istambul mendapatkan pujian dari Kementerian Persemakmuran (Commonwealth Ministries), namun karena informasi yang didapatnya belum dapat mengungkap kelemahan Kekhalifahan Islam Turki Othmani, laporannya hanya diganjar sebagai laporan terbaik ketiga setelah laporan rekannya yang bernama George Belcoude (laporan terbaik pertama), dan Henry Fanse (laporan terbaik kedua). Kementerian lalu memberinya tugas kedua dengan dua misi yang harus dilaksanakan:

- Pertama, menemukan berbagai titik lemah kaum muslimin dan celah-celah yang dapat
  digunakan untuk memecah-belah mereka.
- Kedua setelah kelemahan dan celah-celah itu didapatkan, langsung dimanfaatkan untuk menimbulkan perselisihan dan perpecahan di kalangan umat Islam.

Mandatnya adalah: “Jika engkau berhasil untuk dua misi ini, engkau akan menjadi agen mata-mata yang paling berhasil dan akan dianugrahkan medal penghargaan tertinggi dari Kementerian Persemakmuran,” Pesan Menteri Persemakmuran kepada Hempher.

Sebelum mengemban (menerima) misi tugas kedua tersebut, Hempher yang kala itu berusia 22 tahun diberi cuti selama enam bulan, dan masa cuti ini dimanfaatkan untuk menikahi sepupunya, Maria Shvay yang berusia 23 tahun. Setelah masa cuti habis, dia berangkat ke Bashrah, Irak, sesuai kota yang ditunjuk Kementerian Persemakmuran (Commonwealth Ministries) untuk melaksanakan tugas keduanya. Sebelum Hempher berangkat, Menteri Persemakmuran berpesan begini kepadanya; “Wahai Hempher, ketahuilah bahwa banyak perbedaan alami (sediakala) di antara umat manusia sejak Tuhan menciptakan Abel (Habil) dan Cain (Qabil). Perbedaan seperti ini akan terus ada hingga kedatangan Jesus Kristus kelak. Begitu pula halnya dengan perbedaan ras, suku, wilayah, kebangsaan, dan agama. Tugasmu kali ini adalah mendiagnosis (menyasat dan menyelidik) berbagai kontroversi dan perbedaan ini dengan baik, serta melaporkannya kepada kementerian. Semakin berhasil engkau memperburuk dan memerparahkan lagi perbezaan di antara kaum Muslim, semakin besar jasa dan pengabdianmu kepada Inggeris. Kita, orang-orang Inggeris, harus berbuat kerusakan dan membangkitkan perpecahan di seluruh negara jajahan kita agar mereka hidup bermewah-mewahan. Hanya dengan berbagai hasutan seperti itu kita akan bisa menghancurkan Kekhalifahan Turki Othmani. Jika tidak, bagaimana mungkin sebuah bangsa dengan jumlah populasi lebih sedikit boleh menguasai bangsa lain dengan jumlah populasi yang lebih banyak?”

Menteri Persemakmuran (Commonwealth Ministries) menambahkan; “Tebarkanlah benih-benih perpecahan begitu engkau mendapatkannya dengan sekuat kemampuanmu. Ketahuilah bahwa Kekhalifahan Turki Othmani dan Kekaisaran kerajaan Raja Shah Iran telah mencapai puncak kemunduran dan kemerosotannya. Karena itu, tugas pertamamu adalah menghasut orang-orang untuk memberontak melawan pihak yang berkuasa. Sejarah telah menunjukkan bahwa sumber segala jenis revolusi adalah pemberontakkan massa (besar-besaran) dipromosi oleh Illuminati. Ketika kaum Muslim terpecah-belah dan tidak bersatu serta memiliki rasa senasib-sepenanggungan (simpati), mereka akan melemah dan dengan demikian kita mudah menghancurkan serta meluluhlantakkan (binasakan) mereka.”

  
Raja Shah Iran atau Muhamad Reza Pahlavi Shah dan Pemaisuri Shahbanu Farah. Revolusi Iran oleh Ayahtullah Khomeini yang disokong ejen Yahudi Zionis England Mr Hemper. Revolusi Iran juga ditaja oleh Yahudi Illuminati. Sebab itulah mengapa ujudnya Negara Syiah Iran yang memusuhi Sunni juga. 


KESESATAN WAHABI DAN IMPERIALISMA BARAT: BAB 3

Sekte Salafi Wahabi muncul setelah pendiri sekte itu, Muhammad bin Abdul Wahab an-Najdi bertemu dengan Hempher di Basrah dan di antaranya kemudian terjalin pertemanan yang dimanfaatkan Hempher untuk menyukseskan misi yang diembannya di Irak.

Ini adalah kenyataan Hempher berkenaan Muhammad bin Abdul Wahab:

“Dia adalah pemuda yang kasar, gugup, namun angkuh dan selalu mengikut hawa nafsunya dalam memahami (menterjemah) al Quran dan Sunnah”.

Pertemuan Hempher dengan pemuda yang menguasai bahasa Arab, Persia, dan Turki (Ibnu Wahab) tersebut terjadi pada 1713 Masehi (1125 Hijriyah), atau tak lama setelah agen mata-mata Inggris itu mendarat di Bashrah Iraq dan melakukan penyamaran yang sama dengan ketika bertugas di Istambul Turki, iaitu mengaku sebagai pemuda Turki yatim piatu bernama Muhammad. Bahkan untuk memperkuat penyamarannya, Hempher tak segan-segan mengaku sebagai murid ulama Ahmed Efendi berasal dari Istambul.

Penyamaran Hempher ini nyaris terbongkar pada awal-awal kedatangannya di Bashrah. Kala itu, begitu tiba di salah satu kota terbesar di Irak tersebut, Hempher tinggal di Masjid Syaikh Umar Efendi karena belum mendapatkan rumah sewaan. Imam masjid itu, Syaikh Umar ath-Tha’i, rupanya telah mencurigainya sejak ia datang, dan ia diberondong (mengajukan) dengan berbagai pertanyaan, termasuk soal identitasnya. Ia berhasil meyakinkan Syeikh Sunni (Ahlus Sunnah wal Jama’ah) berasal dari Arab itu kalau Hampher memang berasal dari Turki, bukan orang Inggris, namun kemampuannya meyakinkan Syeikh bahwa ia berasal dari Turki, justru membuatnya dicurigai sebagai mata-mata yang dikirim pemerintah Khalifah Islam Turki Othmani. Hempher pun keluar dari masjid dan berhasil mendapatkan kamar di sebuah penginapan milik pengusaha bernama Mursyid Efendi.

Namun, kesialan (nasib buruk) ternyata masih mengikut Hempher karena pengakuannya kalau ia masih bujang dan belum pernah menikah, membuat Mursyid menganggap dirinya sebagai pembawa sial bagi penginapan yang dia kelola (ditakuti melakukan zina ditempatnya). Mursyid bahkan memberinya solusi untuk mengatasi masalah ini, iaitu meminta Hempher segera menikah atau keluar dari penginapannya secepat mungkin. Karena sedang mengemban (memikul) misi dan juga telah menikah (orang Inggris tidak boleh kahwin dua), Hempher akhirnya memilih meninggalkan penginapan Mursyid dan kemudian menyewa kamar di sebuah penginapan milik tukang kayu bernama Abdur Ridha. Sambil menginap di sini, dia juga bekerja sebagai pembantu pemilik penginapan tersebut.

   Image result for images ISIS and Daesh kill muslim but live Jews leave in peach 
Wanita Iran sebelum Revolusi dan setelah Revolusi. Mereka menutup aurat, malangnya berfahaman Syiah yang juga sesat akidah. Jadi sama saja keadaannya, ia bukanlah Revolusi namanya. US jaga Arab Saudi kerana minyaknya. Mejoriti minyak Arab Saudi mengalir ke US dgn harga yg murah. US guna minyak utk menghancurkan negara2 Islam. 

Abdur Ridha, jelas Hempher, merupakan seorang pria gagah penganut ajaran Syi’ah, dan berasal dari Khurasan. Setiap sore, penginapan Abdur Ridha didatangi orang-orang Syi’ah dari Iran, dan mereka semua bersama Abdur Ridha memperbincangkan berbagai persoalan, baik politik maupun ekonomi. Selama perbincangan berlangsung, orang-orang ini tak segan-segan mengecam pemerintah Irak dan Kekhalifahan Islam Turki Othmani. Jika saat perbincangan berlangsung ada orang asing yang datang, mereka mengubah topik pembicaraan kepada persoalan-persoalan pribadi. Hempher mengaku kalau Abdur Ridha dan orang-orang Syi’ah Iran itu sangat mempercayainya, karena bahasa Turki yang ia gunakan ternyata membuat dirinya dikira berasal dari Azerbaijan.

Saat Abdur Ridha berbincang dengan orang-orang Syi’ah dari Iran tersebut kadangkala datang seorang anak muda berpakaian perlente yang mengesankan kalau dia adalah pemuda terpelajar yang sedang melakukan penelitian ilmiah. Pemuda inilah Muhammad bin Abdul Wahab an-Najdi. Kedatangan pemuda ini sempat membuat Hempher keheranan karena dari caranya berpakaian, Muhammad bin Abdul Wahab yang berasal dari Najd jelas orang Sunni, dan antara Sunni dengan Syi’ah sama sekali tidak akur, selalu bertentangan. Keheranan makin bertambah karena pemuda ini juga selalu mengecam habis-habisan Kekhalifahan Islam Turki Othmani yang juga Sunni seperti dirinya.

Keheranan Hempher terjawab setelah ia memahami karakter Muhammad bin Abdul Wahab yang penggugup, tapi kasar, sombong dan selalu menuruti hawa nafsunya sendiri dalam memahami Al Qur’an dan Sunnah Rasulullah itu, karena sifat sombong, kasar dan selalu menuruti hawa nafsunya membuat Muhammad bin Abdul Wahab selalu menolak dan menentang apapun yang dianggap tidak sesuai dengan keinginan dan jalan fikirannya. Pemuda ini bahkan mengabaikan pandangan semua ulama, baik ulama di zamannya maupun imam empat mazhab fikih Sunni (Abu Hanifah, Ahmad bin Hanbal, Malik bin Anas, dan Muhammad bin Idris asy-Syafi’i), serta tidak mengakui para sahabat terkemuka Rasulullah Saw. seperti Abu bakar Siddiq dan Umar bin Khattab. Mengenai sikapnya ini, Muhammad bin Abdul Wahab berpegang pada sabda Rasulullah Saw yang menyatakan; “Telah kutinggalkan untuk kalian Al Qur’an dan Sunahku”. Karena Sabda Rasulullah Saw adalah demikian, maka menurut Muhammad bin Abdul Wahab, ia tak perlu mengikuti para sahabat maupun para imam mazhab. Padahal ketika dalam perbincangan di penginapan Abdur Ridha hal ini ikut diperdebatkan, salah seorang ulama Syiah dari Qum, Syaikh Jawad, menjelaskan, selain hadist tersebut, juga ada hadist yang menjelaskan bahwa Rasulullah Saw. bersabda, “Telah kutinggalkan untuk kalian Kitab Allah dan Ahlul Baitku”. Dan yang dimaksud Ahlul Bait dalam hadist ini meliputi keluarga dan sahabat Nabi Saw, serta para imam/ulama.

Sifat dan pola fikir Muhammad bin Abdul Wahab membuat Hempher senang, dan bahkan merasa kalau anak muda ini adalah orang yang tepat yang dapat ia peralat untuk memecah-belah Islam, karena orang seperti ini sangat mudah disesatkan dan pemikiran-pemikirannya dapat didorong untuk dijadikan dasar pendirian sebuah sekte yang menyimpang dari ajaran Islam. Apalagi karena Muhammad bin Abdul wahab pernah sesumbar(celupar mulut) dengan mengaku dirinya jauh lebih baik dari Abu Hanifah, dan menilai kalau separuh isi kitab Shahihal Bukhari, kitab yang berisi hadist riwayat Bukhari, dipenuhi dengan kesesatan.

  Related image  Image result for muhammad bin abdul wahab images  Image result for muhammad bin abdul wahab images  Related image 
Wahhabi mempromosi keganasan dan sebahagian ulama wahhabi yg ada di Hijah. Berita diTV mengatakan Ibnu Wahab adalah ejen British untuk menghancurkan Islam berikutan berlaku pembunuhan 49 orang angkara Wahhabi atau ISIS, Daesh dal al Qaida.

Hempher mendekati Muhammad bin Abdul Wahab dan menjalin persahabatan dengannya. Untuk membuatnya besar kepala dan kian sombong. Hempher sengaja selalu memuji-muji dan membangga-banggakan pemuda gila kuasa itu di dalam setiap kesempatan dihalayak. Misalnya saja, Hempher pernah mengatakan bahwa Muhammad bin Abdul Wahab lebih hebat dari Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Thalib, sehingga seandainya saja Rasulullah Saw masih hidup, beliau pasti akan melantik Muhammad bin Abdul Wahab sebagai khalifah, bukan kedua sahabatnya itu.

“Aku harap Islam akan berjaya dan gemilang di tanganmu, karena engkau lah satu-satunya ulama yang akan berhasil menyebarkan Islam ke segenap penjuru dunia,” katanya.

Hasutan dan pujian yang dihambarksn Hempher habis-habisan membuat Muhammad bin Abdul Wahab mabuk kepayang, sehingga ketika Hempher mengajaknya menyusun sebuah tafsir baru Al Qur’an yang hanya berdasarkan pendangan-pandangan mereka berdua saja, Muhammad bin Abdul Wahab setuju. Meski pun tafsir itu bertolak belakang (bertentangan) dengan tafsir para sahabat Rasulullah saw, para imam mazhab, dan para ulama tafsir Al Qur’an. Tujuan Hampher mengajak pembuatan tafsir baru ini jelas, iaitu untuk menyesatkan Muhammad bin Abdul Wahab. Apalagi karena jelas sekali kalau pemuda ini memang ingin tampil sebagai seorang revolusioner (pejuang agama) sejati yang pandangan-pandangannya dapat diterima masyarakat luas, meski pandangan-pandangan itu berbeda dengan para ulama, sahabat, dan Rasulullah sendiri, sehingga apapun gagasan (kenyataan) Hempher, dengan senang hati diterimanya.

Maka begitu lah, di tangan Hempher, Muhammad bin Abdul Wahab benar-benar terseret pada kesesatan dan menyimpang jauh dari ajaran Islam yang sejati. Apalagi ketika Hempher mengusulkan untuk menghalalkan nikah mut’ah (kawin kontrak), dia setuju, dan kepadanya diberikan seorang perempuan bernama Shafiyyah untuk dinikahi dengan cara yang dilarang dalam Islam tersebut. Shafiyyah, jelas Hempher dalam buku Catatan Harian Seorang Mata-mata dan Persekongkolan Menghancurkan Islam, adalah salah seorang dari begitu banyak wanita Kristen yang dikirim Kementerian Persemakmuran untuk merayu para lelaki Muslim di Iraq agar terjerumus dalam perzinahan dan prostitusi. Nama Shafiyyah pun bukan nama sebenarnya, melainkan hanya nama panggilan semata-mata. Jadi sibodoh Wahabi ini bernikah dengan pelacur Inggeris akibat taksub kepada Hempher yang dikala itu telah berjaya di “jinakkan” ejen Inggeris itu dengan keadah Brainwash (cuci otak) atau Mind Control. 
Image result for muhammad bin abdul wahab images Related image  Related image
Punca segala keganasan Wahhabi bermula di Arab Saudi. King Abdulaziz, Ibnu Wahab dan Sir Percy Cox. Syeikh Abdullah az Zawawi Mufti Mekah Sunni yang dibunuh Wahhabi dan Pengeboman bunuh diri ISIS merempuh sebuah masjid di ibu negara Syria pada Khamis, membunuh seorang pendakwah Sunni Muslim (gambar). Wahhabi atau ISIS pembunuh Muslim ASWJ atau Sunni di Timur Tengah.

Muhammad bin Abdul Wahab menikahi Shafiyyah secara mut’ah hanya untuk satu minggu dengan mahar sejumlah emas. Ayat yang digunakan Hempher untuk menjerumuskan Muhammad bin Abdul Wahab agar terjerumus dalam perzinahan adalah Surah An-Nisa ayat 42 yang berbunyi; “ … Karena kalian beroleh kenikmatan dari mereka, berilah mereka maharnya sebagai kewajiban yang ditentukan …” Makna ayat ini sebenarnya mengatur tata cara pernikahan, bukan menghalalkan nikah mut’ah.

Sukses (kejayaan) mejerumuskan Muhammad bin Abdul Wahab dalam perzinahan, Hempher kemudian menjerumuskannya dalam khamar (arak dan minuman keras). Dalil yang digunakan Hempher adalah riwayat tentang Yazid dan Khalifah Bani Umayyah dan Bani ‘Abbasiyyah yang menenggak khamar, padahal mereka adalah orang-orang yang pemahaman Al Qur’an lebih baik dibanding Muhammad bin Abdul Wahab, sehingga berdasarkan riwayat ini, maka menurut Hempher, meminum khamar adalah makruh, bukan haram. Bahkan menurut Hempher, Ummar bin Khattab biasa meminum khamar, sehingga turun lah Surah Al Ma’idah ayat 91 yang berbunyi; “Syatan hanya bermaksud menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kalian karena khamar dan judi, serta menghalangi kalian dari mengingat Allah dan mengerjakan sholat. Maka, tidakkah kalian menghentikannya sekarang juga?”

Untuk meyakinkan Muhammad bin Abdul Wahab, Hempher mengatakan kalau berdasarkan ayat ini, meminum khamar sesungguhnya tidak haram asalkan tidak mabuk, tidak melupakan Allah, dan tidak lupa sholat. Lebih parah lagi, Hempher juga menggunakan Surah Thaha ayat 14 untuk membuat Muhammad bin Abdul Wahab meninggalkan sholat. Karena bunyi ayat itu adalah “ … Dan kerjakanlah sholat untuk mengingat-Ku”, maka menurut Hempher, umat Islam sebenarnya tidak sholat pun tidak apa-apa asalkan tetap mengingat Allah.

 Image result for Deobandi (Wahabi) Al Shabab destroying Sunni Shrines in Somalia Image result for Deobandi (Wahabi) Al Shabab destroying Sunni Shrines in Somalia Image result for Deobandi (Wahabi) Al Shabab destroying Sunni Shrines in Somalia
Tidak ada kata-kata untuk menggambarkan puak-puak ekstremis Islam seperti ISIS, al Qaida, Daesh, Al-Shabaab dan Taliban yang ganas. Mereka pasti bukan manusia, mereka adalah binatang buas. Deobandi (Wahabi) Al-Shabab destroying Sunni Sufi Shrines in Somalia.

Di tangan Hempher, Muhammad bin Abdul Wahab benar-benar dibuat tersesat dari ajaran Islam yang sesungguhnya, dan keyakinannya terhadap Islam meluntur. Muhammad bin Abdul Wahab sebenarnya sempat mencurigai niat jahat di balik semua dalil yang dicekoki Hempher kepadanya, sehingga suatu kali Muhammad bin Abdul Wahab pernah berkata begini kepada Hempher; “Apakah engkau sedang berusaha membuatku keluar dari agamaku?” Kecurigaan Muhammad bin Abdul Wahab itu muncul ketika Hempher ingin menyesatkannya juga dalam hal berpuasa, karena kala itu Hempher mengutip surah Al Baqarah ayat 184 yang berbunyi; “ .. Dan berpuasa lebih baik bagi kalian jika kalian mengetahuinya”. Menurut Hempher, karena dalam ayat ini tidak terdapat kata “wajib”, maka sebenarnya berpuasa bagi umat Islam sunah hukumnya, bukan wajib. Atas kecurigaan Muhammad bin Abdul Wahab tersebut, Hempher berkilah bahwa agama adalah kesucian hati, keselamatan jiwa, dan bukan pelanggaran atas hak-hak orang lain, karena bukankah Rasulullah Saw. bersabda, “Agama adalah Cinta?” Bahkan dalam surah Al-Hajr, Allah SWT. berfirman; “Dan beribadahlah kepada Tuhanmu sampai datang yaqin kepadamu’.

Maka menurut Hempher, berdasarkan sabda Rasulullah dan firman Allah SWT., ketika seseorang telah mencapai yaqin tentang Allah dan Hari Kiamat, membaguskan hatinya, dan menyucikan seluruh amal perbuatannya, maka ia akan menjadi orang yang paling baik dan paling saleh di antara umat manusia.

“Muhammad bin Abdul Wahab menggeleng-gelengkan kepala mendengar ucapanku,” jelas Hemper dalam buku Catatan Harian Seorang Mata-mata dan Persekongkolan Menghancurkan Islam.

Puncak penyesatan Hempher terhadap Muhammad bin Abdul Wahab, yang memotivasi Muhammad bin Abdul Wahab akhirnya membentuk sekte Wahabi adalah setelah Hempher mengaku bermimpi bertemu Rasulullah Saw. Kata Hempher kepada Muhammad bin Abdul Wahab; “Semalam aku bermimpi berjumpa Nabi Saw. Aku menyapa beliau dengan berbagai sifat yang kuketahui dari para ulama. Beliau duduk di atas sebuah mimbar. Di sekeliling beliau berkumpul para ulama yang tidak kukenal. Engkau masuk. Wajahmu bersinar cemerlang seperti sebuah lingkaran cahaya. Engkau berjalan menghampiri Nabi Saw. Ketika engkau sudah cukup dekat, Nabi Saw berdiri dan mencium dahimu. Beliau bersabda; “Engkau lah pewaris ilmuku, wakilku dalam berbagai urusan duniawi dan ukhrawi”. Engkau pun berkata; “Ya, Rasulullah, aku takut menjelaskan ilmuku kepada orang banyak”. “Engkau lah yang terbesar. Jangan takut,” jawab Nabi Saw.”

Related image  Related image Related image  Image result for illustration images of lucifer
Grand Lodge Othroerir No.1 USA & International - 13 Degrees Illuminati Rite of Bavaria - Societas Ordo Templi Orientis in US. Modern Christian Mythology: Ritual Satanic Abuse in the ’80’s Remember the 1980’s, when pretty much everyone in America was either abused by or accused of being in a satanic cult. First, Satan, in the Old Testament dictionary, Satan imposed a trial on a devout Job in God's servant Job, but it reflected in a mean nature, or in Hebrew. 3 step god Lucifer transforms for those who want to call him self a Prophet or a God. Devil in black business suit. Satan businessman. Red Lucifer with mustache. Horned Demon

Muhammad bin Abdul Wahab senang sekali mendengar bualan Hempher dan berkali-kali menanyakan apakah mimpi Hempher itu benar, dan Hempher tentu saja membenarkan.

“Sejak saat itu, kukira, ia berniat memaklumkan berbagai idea atau gagasan yang telah kutanamkan dalam dirinya untuk kemudian mendirikan sebuah sekte baru bernama Wahabi,” jelas Hempher sebagaimana tertulis dalam buku Catatan Seorang Mata-mata dan Persekongkolan Menghancurkan Islam.

Menurut buku Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi, Muhammad bin Abdul Wahab sangat mudah disesatkan karena pengetahuan agama pemuda yang lahir pada 1703 Masehi (1115 Hijriyah) dan wafat pada 1792 Masehi (1206 Hijriyah) ini memang kurang, cetek dan hanya memadai saja Dia hanya belajar ilmu dari segelintir guru, termasuk dari ayahnya yang seorang qhadi (hakim). Muhammad bin Abdul Wahab pernah mengaji kepada beberapa guru agama di Mekah dan Madinah, seperti kepada Syaikh Muhammad ibnu Sulaiman al-Kurdi dan Syaikh Muhammad Hayat as-Sindi. Ketika ia ke Bashrah, ia sebenarnya ingin berguru kepada seorang syeikh di sana, namun ditolak menjadi murid.



KESESATAN WAHABI DAN IMPERIALISMA BARAT: BAB 4

Hempher menerima pesan dari Kementerian Persemakmuran (Commonwealth Ministries) di London agar ia segera meninggalkan Bashrah dan berangkat menuju Karbala dan Najf, dua kota yang kala itu, pada abad 18 Masehi, menjadi pusat ilmu pengetahuan dan spiritual yang paling populer di kalangan Syi’ah. Hempher sebenarnya enggan berangkat karena saat perintah datang, Muhammad bin Abdul Wahab yang dianggapnya sebagai pemuda bodoh dan tak bermoral, masih perlu didorong untuk segera merealisasinya berdirinya sekte Wahabi, namun karena tugas tak bisa ditentang, ia meminta diri untuk pergi daripada Muhammad bin Abdul Wahab, dan berangkat ke Karbalah dan Najf.

Namun seperti diakui Hempher dalam buku Catatan Harian Seorang Mata-mata dan Persekongkolan Menghancurkan Islam, setelah ia pergi, Kementerian Persemakmuran (Commonwealth Ministries) tidak melepaskan Muhammad bin Abdul Wahab begitu saja, melainkan terus membina untuk menyesatkannya. Orang yang ditugaskan untuk terus ‘menempel’ kepada Muhammad bin Abdul Wahab di antaranya adalah Shafiyyah (si pelacur Inggeris), wanita Kristen yang dinikahi Muhammad bin Abdul Wahab dengan cara nikah mut’ah; Abdul Karim, seorang agen mata-mata yang ditugaskan Kementerian Persemakmuran (Commonwealth Ministries) di daerah Jelfah dan Isfahan; dan Aisyah, seorang wanita Yahudi yang juga bekerja untuk Kementerian Persemakmuran (Commonwealth Ministries) yang tinggal di Syiraz. Bukti atas hal ini telah diberikan Menteri Persemakmuran kepada Hempher, ketika Hempher menyampaikan kekhawatirannya jika setelah meninggalkannya, Muhammad bin Abdul Wahab akan membuangkan apa yang telah ia tanamkan ke dalam dirinya, dan bahkan mungkin saja akan mempelajari ajaran Islam yang benar semula. Menteri menjawab; “Jangan khawatir. Dia belum membuangkan idealogi atau gagasan-gagasan yang kau tanamkan kepadanya. Mata-mata dari Kementerian kita berjumpa dengannya di Isfahan dan melaporkan bahwa dia belum berubah fikiran.”
Image result for Deobandi (Wahabi) Al Shabab destroying Sunni Shrines in Somalia Related image Related image
SOMALIA: fighters attack Al-shabab bases in Mogadishu. Al Shabaab The Islamic State in Somalia IS DOKU German. Wahhabi Salafi Fatwa about Suicide Attacks - Halal. So they just kill anybody in a difference ideology. 

Bukti lain adalah keterangan Abdul Karim kepada Hempher ketika mereka bertemu. Kata Abdul Karim, Muhammad bin Abdul Wahab bahkan kembali menikahi Shafiyyah (pelacur Inggeris) secara mut’ah (kontrek) untuk selama dua bulan, dan kemudian menikahi Aisyah (pelacur Yahudi) dengan cara yang sama, yakni nikah mut’ah. Bertambah-tambah kesesatan Muhammad bin Abdul Wahab dikerjakan oleh ejen-ejen resik Inggeris itu.

Setelah menyelesaikan tugas di Karbalah dan Najf, Hempher mendapat cuti selama satu bulan, dan masa cuti ini dimanfaatkan untuk berkumpul bersama anak dan istrinya di London. Selesai cuti, Kementerian Persemakmuran (Commonwealth Ministries) menugaskannya untuk kembali ke Iraq dan menemui Muhammad bin Abdul Wahab karena orang tolol ini sangat sesuai dan telah bersedia untuk mewujudkan tujuan-tujuan kementerian, yakni memecah-belah Islam, melemahkannya, dan menguasai negaranya. Sekretaris Kementerian Persemakmuran (Commonwealth Ministries) bahkan memberitahu kalau mata-mata mereka di Isfahan telah bicara terus terang kepada Muhammad bin Abdul Wahab tentang apa yang diinginkan pemerintah Inggris darinya, dan Muhammad bin Abdul Wahab telah menyatakan bersedia memenuhi keinginan itu asal syarat-syarat yang diajukannya, dipenuhi. Syarat-syarat dimaksud adalah diberi bnatuan kewangan dan senjata untuk melindungi diri dari negara dan ulama-ulama yang pasti akan menyerangnya sebagai akibat dari sekte (mazhab baru) yang bakal didirikannya, dan Kementerian telah menyetujui syarat-syarat tersebut.

Hempher senang sekali, sehingga karena takut misi ini akan gagal ia laksanakan, ia meminta arahan tentang apa yang pertama harus ia lakukan, dan Sekretaris Kementerian menyodorkannya skema sebanyak enam paragraph yang harus dipatuhi. Inilah skema enam paragraph itu:

1. Muhammad bin Abdul Wahab harus menyatakan semua orang Muslim yang tidak sejalan dengannya adalah orang-orang kafir, dan memaklumkan bahwa halal hukumnya membunuh mereka, merampas harta mereka, menodai dan mencemarkan nama kehormatan mereka, memperbudak pemuda-pemuda mereka, menjadikan wanita-wanita mereka sebagai gundik (pemuas nafsu), dan menjual mereka di pasar-pasar hamba.

2. Muhammad bin Abdul Wahab harus menyatakan bahwa Ka’bah adalah berhala dan karenanya harus dihancurkan, menghapus haji, memprovokasi berbagai suku agar menggerebek (merompak) jemaah haji, merampas harta milik mereka, dan membunuh mereka.

     
Kemunculan Nabi-nabi palsu akhir zaman, adakah Muhammad bin Abdul Wahab juga Nabi Wahhabi palsu? kamu boleh jawab sendiri kan!

3. Muhammad bin Abdul Wahab harus berusaha membuat kaum Muslimin tidak mematuhi dan tidak mentaati khalifah (pemimpin kerajaan mereka). Ia juga harus memprovokasi mereka agar memberontak terhadap khalifah, harus mempersiapkan pasukan untuk pemberontakan tersebut, dan mengeksploitasi setiap peluang dan kesempatan untuk menyebarkan keyakinan bahwa sangatlah perlu memerangi kaum bangsawan Hijaz (Arab) dan menghinakan mereka.

4. Muhammad bin Abdul Wahab harus menyatakan bahwa berbagai mausoleum (bangunan bersejarah) atau tempat pemakaman, kubah dan berbagai tempat suci di negara-negara Muslim adalah berhala, penuh kemusyrikan, dan karenanya harus dihancurkan. Ia harus berusaha sebaik mungkin mencari kesempatan untuk menghina dan memperlekeh Nabi Muhammad Saw, Sahabat-sahabatnya, keluarga-keluarganya, Imam-imam agama, Mufti dsn Khadi agama, khalifah-khalifah, dan juga para ulama terkemuka dari berbagai mazhab.

5. Muhammad bin Abdul Wahab harus sekuat tenaga untuk membangkitkan pemberontakan besar-besaran, penindasan, dan anarki (kekejaman) di negara-negara Muslim.

6. Muhammad bin Abdul Wahab harus berusaha menerbitkan sebuah Mushaf Al Qur’an yang mengalami perubahan, baik ditambah maupun dikurangi, sebagaimana halnya hadist-hadist Nabi Saw.

Sekretaris Kementerian meminta Hempher agar tidak panik dalam melaksanakan program raksasa ini, karena tugasnya dan tugas Kementerian Persemakmuran (Commonwealth Ministries) hanyalah menebar dan menyemai benih-benih penghancuran Islam, dan apa yang mereka lakukan saat ini akan dituntaskan (dilaksanakan) oleh generasi-generasi setelah mereka.

“Pemerintah Inggris sudah terbiasa bersabar dan melangkah maju setahap demi setahap. Bukankah Nabi Muhammad, pemimpin besar revolusi Islam, juga manusia biasa? Dan Muhammad bin Abdul Wahab yang sudah kita kuasai berjanji menuntaskan (melaksanakan) ‘revolusi’ kita seperti halnya Nabi panutannya (ikutannya),” tambah Sekretaris Kementerian.

Beberapa hari kemudian Hempher kembali ke Iraq untuk melaksanakan tugasnya. Hempher mendatangi rumah Abdur Ridha, dan tukang kayu itu menyambutnya dengan hangat seperti layaknya bertemu teman lama. Abdur Ridha bahkan memberi tahu kalau Muhammad bin Abdul Wahab pernah menitipkan surat untuk Hempher, dan surat itu diberikan kepadanya.

Dalam surat itu, Muhammad bin Abdul Wahab memberi tahu kalau ia meninggalkan kampung halamannya, Najd, dan bermukim di Uyainah. Hempher segera menyusul dan menemui orang “binaannya” itu di sana. Tubuh Muhammad bin Abdul Wahab kurus, dan pemuda itu juga mengaku telah menikahi salah seorang anak kerabatnya yang bermukim di kota itu.

Soal kepindahan Muhammad bin Abdul Wahab ke Uyainah, berdasarkan paparan dalam buku Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi diketahui tidak lama selepas berpisah dengan Hempher, pada 1143 (1730 M) Muhammad bin Abdul Wahab pulang ke Huraimila, desa kelahirannya di Najd, dan langsung berdakwah. Namun dakwahnya yang bertentangan dengan ajaran Sunni, seperti menganggap ajaran Sunni lebih banyak bersifat bid’ah dan menganggap orang-orang yang tidak sepemikiran dengannya adalah kafir, ditentang keras tak saja oleh masyarakat Huraimila dan para ulama Najd, tapi juga oleh keluarganya sendiri  memandangkan ayahnya adalah seorang bekas Qhadi. Bahkan karena dakwahnya yang dianggap sesat, Muhammad bin Abdul Wahab bertengkar hebat dengan ayahnya, dan sempat akan dibunuh penduduk Huraimila. Saat bertengkar, ayah Muhammad bin Abdul Wahab berkata begini kepada penduduk Huraimila; “Kalian akan melihat kejahatan yang akan dilakukan oleh Muhammad bin Abdul Wahab. Allah mentakdirkannya terjadi, maka ia pasti terjadi!”. Itulah sumpah laknat dari seorang ayah kepada anak durhakanya.  

  
Daesh, IS dan al Qaida membunuh sesuka hati tak kira apa agama pun. Tetapi mensasarkan islam sunni lebih dahulu kerana mereka dianggap musuh no satu mereka. Inilah hakikatnya.

Karena tak dapat berdakwah di Huraimila, Muhammad bin Abdul Wahab melarikan diri ke kota Uyainah dan mendekati Amir (penjaga kota) di kota tersebut untuk mendapatkan perlindungan. Ia juga menikahi seorang gadis dari salah seorang kerabatnya. Kepada Hempher, Muhammad bin Abdul Wahab mengatakan kalau ia akan berhenti berdakwah, namun Hempher memberinya semangat.

“Kukatakan kepadanya bahwa perjuangan Nabi Muhammad Saw untuk mensyiarkan Islam jauh lebih berat dan lebih menderita dari apa yang engkau alami. Engkau tahu, inilah jalan kehormatan dan kemuliaan. Seperti seorang revolusioner (pejuang kemerdekaan) lainnya, engkau harus tangguh dan tahan banting (lasak)!” kata Hempher seperti dikutip dari buku Persekongkolan Menghancurkan Islam.

Untuk tidak menimbulkan kecurigaan penduduk Uyainah atas kehadirannya di sisi Muhammad bin Abdul Wahab, Hempher dan Muhammad bin Abdul Wahab sepakat untuk membohongi penduduk dengan mengatakan kalau Hempher adalah budak Muhammad bin Abdul Wahab yang baru saja kembali setelah melakukan perjalanan ke suatu tempat. Sedang untuk melancarkan dakwah orang yang ia bina untuk menghancurkan Islam tersebut, serta untuk mengamankannya dari serangan-serangan yang dapat terjadi seperti yang dialami Muhammad bin Abdul Wahab di Desa Huraimila, Hempher menyewa sejumlah agen mata-mata yang juga dimanfaatkan untuk berpura-pura menjadi para pengikut Muhammad bin Abdul Wahab. Hempher menargetkan (mensasarkan), dalam dua tahun sekte yang dipimpin Muhammad bin Abdul Wahab, atau sekte Wahabi, sudah dapat diumumkan kepada masyarakat luas.

Kekhawatiran Hempher terbukti. Dakwah Muhammad bin Abdul Wahab ditentang juga oleh masyarakat Uyainah, sehingga Muhammad bin Abdul Wahab, juga Hempher, terpaksa meninggalkan kota itu dan mengungsi ke Dir’iyah yang terletak di sebelah timur kota Najd. Dir’iyah adalah wilayah dimana Musailamah al-Kadzdzab yang mengaku sebagai nabi sewaktu Rasulullah Saw masih hidup dahulu, tinggal. Dari wilayah ini juga gerombolan kaum Murtaddin (sesat akidah) menyerang kota Madinah setelah Rasulullah Saw wafat.

   
Perampuan yg mengaku Nabi ke26 di Makasar. Lagi seorang wanita yg mengaku Nabi di Indonesia. Tak kurang juga di Malaysia ada juga wanita mengaku Nabi palsu. Suka-suka je mereka nak mengaku Nabi?? apa nak jadi ???

Menyedari bahwa perjuangan Muhammad bin Abdul Wahab mendirikan sekte Wahabi memang tak mudah, Hempher menghubungi Kementerian Persemakmuran (Commonwealth Ministries) dan meminta bantuan. Kementerian turun tangan dengan melobi Muhammad bin Sa’ud, Amir Dir’iyah agar mau melindungi dan bergabung dengan Muhammad bin Abdul Wahab. Muhammad bin Sa’ud setuju. Maka terjalinlah kerja sama yang saling menguntungkan antara Amir Dir’iyah itu dengan Muhammad bin Abdul Wahab, sehingga dalam sekejap mata Muhammad bin Abdul Wahab mendapat pengikut yang sangat ramai, dan pada 1738 Masehi, sekte Wahabi dimaklumkan (dideklarasikan) dari kota ini.

Berkat Inggris, kekuasaan Muhammad bin Sa’ud sebagai seorang Amir, meluas. Bahkan kemudian, pada 1744 Masehi, menjadi sebuah negara yang saat ini kita kenal dengan nama Saudi Arabia (nama ini diambil dari nama keluarga Muhammad bin Sa’ud, iaitu Ali Sa’ud yang berarti keluarga Saudi). Dir’iyah dijadikan sebagai ibukotanya, dan Muhammad Sa’ud menjadi Amir (penguasa)-nya. Sedang Muhammad bin Abdul Wahab diangkat sebagai imamnya (Qhadi). Berdasarkan kitab Tarikh Ali Sa’ud karya Ustadz Nashir as-Sa’id diketahui kalau Muhammad bin Sa’ud dapat dilobi Kementerian Persemakmuran, karena keluarga Muhammad bin Sa’ud berdarah Yahudi Arab, dan kita tahu Inggris termasuk salah satu negara di dunia yang dikuasai Yahudi melalui Zionis Internasional dengan Freemasonry sebagai salah satu anasirnya. Begitulah hubungan mereka antara satu dengan yang lain, kesemuanya menjalankan aktiviti sehaluan dengan agenda Yahudi.

Ada dua keuntungan yang didapat Inggris dari peristiwa ini. Pertama, berhasil mendirikan sekte baru untuk memecah-belah Islam, dan dapat menyedot limpahan kekayaan negara yang terkandung dalam bumi Arab Saudi, khususnya telaga-telaga minyak didalam buminya. Hingga kini Saudi Arabia masih menjadi salah satu negara di Timur Tengah yang memiliki ‘hubungan sangat baik’ dengan England dan Amerika , dan menganut paham Wahhabi.

Related image  
Somalia Al-Shabaab (Wahhabi) claims to have killed dozens of KDF soldiers with two suicide boomer. In Caltax town in Yaman car suicide boomer by ISIS (Wahhabi). In Sirya another ISIS car boomer near market center town kill 12 people. 

KESESATAN WAHABI DAN IMPERIALISMA BARAT: BAB 5

Sebagai sekte (mazhab) yang dicipta oleh negara penjajah, karakter (sifat) sekte Wahabi juga tidak berbeda dengan Inggris. Apa lagi karena selain ajaran sekte ini jauh menyimpang dari ajaran Islam, juga karena ketika masih berada di Uyainah dan dalam perlindungan Hempher, Muhammad bin Abdul Wahab sempat berjanji kepada Hempher bahwa jika sektenya telah berdiri, ia akan melaksanakan semua isi skema enam paragraph Kementerian Persemakmuran (Commonwealth Ministries) itu.

Sejarah mencatat, demi meluaskan pengaruh dan menyebarkan sekte Wahabi, juga melaksanakan isi skema enam paragraph Kementerian Persemakmuran (Commonwealth Ministries), duet (dua kekuatan jemaah) Kerajaaan Arab Saudi dan Muhammad bin Abdul Wahab melakukan ekspansi (penyebarluas) dan penyerangan kemana-mana didalam wilayah semanjung Arab, dan terjadilah seperti apa yang diinginkan Inggris iaitu untuk menghancurkan Islam, iaitu pertumpahan darah dimana-mana yang seluruh korbannya adalah orang Islam. Balatentera mereka berdua itu tidak pernah mengusik orang Yahudi dan Kristen yang datang ke negara-negara di sekitar mereka untuk menjajahnya. Sekali lagi, Subhanallah, benarlah sabda Rasulullah Saw seperti diriwayatkan Muslim pada Kitab Az-Zakah, bab al-Qismah, yang penggalannya berbunyi; “ … Mereka memerangi orang Islam dan membiarkan para penyembah berhala …” Satu per satu Negara Islam itu hancur akibat dari mereka berdua ini.

 Image result for Deobandi (Wahabi) Al Shabab destroying Sunni Shrines in Somalia 
Indigenous Muslim all over the world by ISIS, al Qaida and Daesh are nightmare tragedy to all Muslim but at same time they just live Jaws Israel. That show they have something behind all this?? Zionist provide money to all of them. 

Penyerangan-penyerangan dan pembunuhan-pembunuhan tersebut diakui sendiri oleh para tokoh Wahabi dan bahkan tercantum dalam buku-buku sejarah resmi sekte ini, seperti buku Ad-Durar as-Saniyyah fi al-Ajwibah an-Najdiyah yang disusun oleh Abdurrahman ibnu Muhammad ibnu Qasim al-Ashimi al-Qathani an-Najdi yang merupakan kumpulan risalah dan makalah ulama-ulama Najd dari sejak zaman Muhammad bin Abdul Wahab hingga saat ini. Wilayah yang diserang hingga penduduk muslimnya tewas bergelimang (bergelumang) darah di antaranya Mekah, Thaif, Madinah, Riyad, Qatar, Bashrah, Karbala, Nejef, Qum, Omman, Kuwait, dan Syam, dan mereka bangga pada tindakannya yang radikal dan tidak sesuai dengan akidah Islam tersebut.

Pertumpahan darah ini mulai terjadi setelah duet Muhammad bin Abdul Wahab dan Amir Saudi Muhammad bin Sa’ud mengobarkan (membangkitkan) semangat jihad terhadap siapa pun yang memiliki pemahaman tauhid yang berbeda dengan sekte Wahabi, karena menurut mereka, Muslim non Wahabi adalah kafir, sehingga harus digerebek (diheret), dirazia (diseksa), bahkan dibunuh. Ini terjadi pada 1746 Masehi (1159 Hijriyah). Dalam lima belas tahun sejak jihad dibangkitkan, Wahabi berhasil menguasai sebagian besar wilayah Jazirah Arab, termasuk Najd, Arabia tengah, ‘Asir, dan Yaman. Setelah Muhammad bin Abdul Wahab meninggal pada 1791 Masehi (1206 Hijriyah), jihad diteruskan oleh para pengikutnya dan penerus Muhammad bin Sa’ud.

Karbala diserang pada 1802 Masehi (1216 Hijriyah) dengan mengerahkan 12.000 pasukan. Salah satu kota kaum Syi’ah di Irak ini dikepung, penduduknya dibunuh, makam Imam Husein (putra Ali bin Abi Thalib yang juga cucu Rasulullah Saw) dijarah (dihancurkan). Ada ulama menyebutkan, penduduk Karbala yang terbunuh dalam peristiwa ini mencapai 5.000 jiwa, sedang versi Wahabi menyebut hanya 2.000 jiwa. Dari peristiwa hitam inilah, Syi’ah menaruh dendam kepada orang-orang Ahlisunnah Waljemaah kerana menyangka bahawa puak wahabi itu adalah puak ASWJ. Walhal mereka ini adalah dua kumpulan yang jauh berbeza kerana wahabi menggunakan istilah Ahlisunnah juga (tampa Waljemaah), Yang menjadi mangsa sesudah itu ialah puak Ahlisunaah Waljemaah yang diserang semula oleh kaum Syi’ah dimerata Iran dan Iraq.

Thaif diserang pada bulan Dzulqa’idah tahun 1217 Hijrah (1803 Masehi). Ketika peristiwa terjadi, sebenarnya antara pemerintahan as-Syarif Ghalib, gubernur kota Mekah yang memerintah kota itu, dengan Wahabi telah terjalin kesepakatan damai, namun Wahabi melanggarnya. Ribuan penduduk kota ini tewas dan para ulamanya dipaksa untuk mengikuti sekte Wahabi di bawah todongan (acuan) senjata. Ulama yang setuju, selamat, namun yang menolak dibunuh. Mereka juga merampas apa saja yang berharga dari kota itu
Image result for images ISIS and Daesh kill muslim but live Jews leave in peach Image result for images ISIS and Daesh kill muslim but live Jews leave in peach Image result for images ISIS and Daesh kill muslim but live Jews leave in peach
Terrorist leave Jewish in peace but kill all Muslim. In wake of the horrific murder of 49 people at a gay nightclub in Orlando, President Donald Trump say that?. RIYADH: Gulf Arab leaders condemned “hostile, racist” remarks against Muslims and Syrian refugees in a statement issued on Thursday, days after Republican win the election. 

Tentang serangan ke Thaif ini, ulama Mekah al-Mukaramah bermazhab Syafi’i, Ahmad ibnu Zaini Dahlan dalam kitab Umara ul-Baladil Haram yang ditulisnya, menyatakan begini; “Ketika memasuki Thaif, Wahabi membunuh semua orang, termasuk orang-orang tua , kanak-kanak, tokoh masyarakat dan pemimpinnya, membunuh golongan Syarif (ahlul bait), dan rakyat biasa. Mereka menyembelih hidup-hidup bayi-bayi yang masih menyusu di pangkuan ibunya, membunuh umat Islam di dalam rumah-rumah dan kedai-kedai kecil. Apabila mereka mendapati satu jama’ah umat Islam mengadakan pengajian Al Qur’an, maka mereka segera membunuhnya hingga tiada lagi yang tertinggal. Kemudian mereka memasuki Masjid-masjid dan membunuh orang-orang yang sedang ruku’ dan sujud, merampas wang dan hartanya, menginjak-injak mushaf Al Qur’an, dan juga menginjak-injak kitab Bukhari, Muslim, kitab fikih, Nahu, dan kitab-kitab lainnya. Kitab-kitab itu kemudian disobek-sobek (dikoyak-koyak), dan serpihannya disebarkan di jalan-jalan dan gang-gang (dilorong-lorong). Mereka merampas harta orang-orang Islam, lalu membagikannya di antara mereka, seperti pembagian ghanimah (harta pampasan perang) dari orang kafir.” Lihatlah bagaimana ajaran dan doktrin Wahabi ini boleh “merasuk” akal manusia biasa dengan cara “brainwash” dan hujah-hujah “spin” atau cara pusing dan putar belit yang mengikut akal mereka. Mereka telah pun dilatih berhujah dengan cara itu. Hanya ulama dan bijak pandai islam saja yang mempu menangkis hujah-hujah seperti itu, selainnya akan hanyut bersama mereka serta menjadi lembu dicucuk hidung. Begitulah bahayanya ajaran sesat wahabi ini kepada masyarakat. Dengan cara ini tidak mungkin mazhab ini mampu membawa murid-muridnya sampai kepada Allah. Malahan akan menjauhkan mereka daripada Allah…iaitu sesat yang jauh.

Berkenaan sejarah serangan mereka ke Mekah, para ahli sejarah berbeda versi pendapat tentang tahun kejadiannya. Abdullah bin Asy-Syarif Husain menyebut kalau penyerangan terjadi pada 1218-1219 Hijriyah (1803-1804 Masehi), namun Utsman ibnu Abdullah ibnu Bisyr al-Hanbali An-Najdi menyebut pada 1220 Hijriyah (1805 Masehi). Namun yang pasti, penyerangan terjadi persis pada musim haji, karena umat Muslim yang sedang menunaikan ibadah haji memang merupakan sasaran utamanya. Dalam penyerangan ini, ribuan Muslim yang sedang menunaikan ibadah haji tewas. Penduduk juga diserang. Mereka ada yang langsung dibunuh, namun ada juga yang disiksa dahulu, baru dibunuh. Bahkan ada yang dimutilasi (diseksa) dalam keadaan masih hidup. Yang lebih sadis, selain merampas harta penduduk, pasukan Wahabi juga mencederakan kanak-kanak dan baru dibebaskan setelah ditebus orangtuanya.

Mekah diperintah Wahabi selama sekitar enam tahun. Pada waktu itu, Mekah benar-benar dalam masa kegelapan karena selain penduduk kota ini tak dapat lagi menjalankan syariat Islam dan harus mengikuti fahaman Wahabi, juga karena mushaf-mushaf Al Qur’an dibakar, kitab-kitab hadist dibakar, bahkan bangunan-bangunan bersejarah dan makam dihancurkan. Penduduk juga dilarang merayakan Maulid Nabi dan membaca barzanzi. Korban terus bertambah karena kezaliman Wahabi membuat penduduk yang masih hidup mengalami bencana kelaparan hebat karena semua harta yang mereka miliki, telah dirampas.

Related image Related image  Related image
Wahhabi bukan saja tidak suka kpd Nabi Muhammad saw dan keluarganya bahkan mengabadikan penghinaan kepada Baginda dgn membina tandas awam diatas tapak rumah Baginda. Betapa biadapnya mereka ini. Prince Khaled Al-Faisal, emir of Makkah in Saudi Arabia and advisor to the Custodian of the Two Holy. 

Madinah diserang pada akhir bulan Dzulqa’idah 1220 H, tidak lama setelah Mekah dihancurkan. Dalam serangan ini bukan hanya penduduk dibunuh dan hartanya dirampas, namun rumah Rasulullah Saw pun digerebek (dihancurkan) dan semua barang berharga di rumah itu dirampas, termasuk lampu dan tempat air yang terbuat dari emas dan perak berhiaskan permata dan zamrud. Sejumlah ulama di kota ini, seperti Shaikh Islmail al-Barzanji dan Shaikh Dandrawi melarikan diri. Pasukan Wahabi juga menghancurkan semua kubah di Pemakaman Baqi, termasuk kubah makam para Ahlul Baits yang terdiri dari isteri-isteri Nabi Saw dan keturunannya. Pasukan zalim wahabi ini sempat untuk cuba memusnahkan kubah makam Nabi saw, namun apabila melihat di kubah tersebut terdapat lambang bulan sabit yang mereka sangka terbuat dari emas tulin, mereka mengurungkannya (menghentikan niat mereka).

Puas membuat kerosakan, Pasukan tentera Wahabi meninggalkan Madinah yang telah mereka ubah laksana kota mati yang luluh lantak (hancur berderai)

Pasukan Wahabi menyerang Uyainah pada bulan Rajab 1163 Hijriah (1750 Masehi). Penduduk dan Amir kota itu, Utsman ibnu Hamad ibnu Mu’ammar, dibunuh saat baru saja selesai sholat Jum’at dan masih berada di dalam masjid. Rumah-rumah dihancurkan, ladang-ladang dibakar, semua harta berharga dirampas, dan para wanita dijadikan budak belian (hamba abdi).

Tidak sampai disitu saja, Muhammad bin Abdul Wahab bahkan menakut-nakutkan penduduk yang melarikan diri agar jangan membangun lagi kota mereka hingga selama 200 tahun dengan alasan, jika sebelum 200 tahun rumah-rumah kembali didirikan di Uyainah, maka Allah SWT akan mengirimkan jutaan belalang untuk meluluhlantakkannya (menghancurbinasakannya). Ini tentu saja satu pembohongan belaka. Yang lebih menguris hati, berdasarkan buku Tarikh Najd, sebuah buku tentang sejarah Saudi yang dikeluarkan oleh kerajaan Arab Saudi, diketahui kalau penyerangan terhadap Unaiyah dilakukan karena Wahabi menganggap penduduk kota itu kafir. Na’uzubillahiminzalik!

 Image result for images ISIS and Daesh kill muslim but live Jews leave in peach Related image Related image
Poisonous fruit of Saudi Arabia Wahhabi expands to Southeast Asia. Philippine troops launch 'precision attacks' on city besieged by ISIS militants MARAWI, Philippines - Backed by tanks and rocket-firing helicopters, Extremists from the Maute group waved black ISIS flags as they stormed the streets of Marawi when they first enter the city. 

Riyad diserang pasukan Wahabi pada 1187 Hijriyah (1774 Masehi). Semua bangunan di kota ini dirusak dan dihancurkan, termasuk bangunan observatorium (menara tinjau) dan menara masjid. Penduduknya, baik wanita maupun leaki, kanak-kanak maupun orang dewasa, dibunuh. Selama beberapa hari, Riyad diduduki, dan begitu kota ini ditinggalkan, mereka membawa harta rampasan yang amat banyak.

Kuwait diserang sebanyak tiga kali. Pertama pada 1205 Hijriyah (1790 Masehi), kedua pada  1213 Hijriyah (1798 Masehi), dan ketiga pada 1223 Hijriyah (1808 Masehi). Seperti halnya serangan pada kota-kota yang lain, bangunan-bangunan di Negara yang kaya dengan minyak ini pun dimusna dimusnahkan dan dihancurkan, rakyatnya dibunuhi. Kabilah-kabilah di Kuwait dan Bahrain yang menolak membayar jizyah (pada hal jizyah hanya dikenakan kepada orang-orang kafir yang dilindungi, jadi maksudnya semua orang islam disitu sama dgn kafir), diserang habis-habisan. Pada buku Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi tertulis, serangan Wahabi terhadap Kuwait ini didukung Inggris karena waktu itu Kuwait masih berada di bawah pemerintahan Khlaifah Islam Turki Othmani, sehingga serangan Wahabi ini menimbulkan perang besar yang dikenal dengan nama Peperangan al-Hamdh.

Pada 1338 Hijriyah (1920 masehi), Wahabi lagi-lagi menyerang Kuwait sehingga perang kembali pecah dan dikenal dengan nama Perang al-Jahra. Dalam kejadian ini, ulama Kuwait Syaikh Salim ash-Shabbah nyaris saja tertawan, namun berhasil diselamatkan pasukan Ibnu Thawalah dari Kabilah Syammar dan al-Ujiman. Korban yang mati dari tentara dan penduduk sipil (awam) Kuwait mencapai ribuan orang.

Pada 1341 Hijriyah (1921 Masehi), pasukan Wahabi yang sebagian besar merupakan tentara kerajaan Arab Saudi, menghadang sekitar 1.000 orang penduduk Yaman yang sedang dalam perjalanan menuju Mekah untuk menunaikan ibadah haji. Dihalang di lembah Tanumah. Dalam kejadian itu, hanya dua orang yang berhasil melarikan diri karena yang lainnya mati. Kerajaan Arab Saudi meminta maaf kepada pemerintah Yaman dan berdalih kalau pihaknya mengira rombongan jemaah haji itu adalah jamaah dari Hijaz yang membawa senjata. Namun setelah para ulama melakukan penelitian, diketahui kalau pembunuhan itu memang dilakukan dengan sengaja. Peristiwa ini diabadikan ahli sejarah Dr. Muhammad Awadh al-Khatib dalam buku berjudul Shafahat min Tarikh al-Jazirah al-Arabiyah yang ditulisnya.

Pada 1408 Hijriyah (1986 Masehi) jemaah haji Iran meneriakkan yel-yel (melaungkan selogan) yang mengkritik Amerika dan sekutu-sekutunya sambil berjalan menuju Masjidil Haram untuk menunaikan shalat berjamaah, umrah, dan thawaf. Yel-yel (teriakkan selogan) yang diteriakkan bunyinya begini; “Kematian untuk Amerika, kematian untuk Rusia, kematian untuk Israel! Wahai umat Islam, bersatulah!” Aksi jamaah haji Iran ini menarik perhatian jemaah haji dari negara lain, dan sebagian dari mereka ikut meneriakkan yel-yel (melaungkan selogan) tersebut. Ketika mereka telah mendekati Masjidil Haram, tentara Saudi Arabia menghalang dan menembak mereka dengan membuta tuli. Seramai
329 jemaah haji mati dan ribuan cedera parah. Pembantaian (pembunuhan) ini dilakukan karena pemerintah Arab Saudi tak suka negara-negara sekutunya dikecam dan dikritik terutama Amerika.

Image result for Images of Saud and Wahhabi war agin muslim sunni Mekah Image result for Images of Saud and Wahhabi war agin muslim sunni Mekah  
You Can't Understand ISIS If You Don't Know the History of Wahhabism in Saudi Arabia. Saudi Arabia vs Yemen = USA vs IRAN - Proxy War for Middle East Control. 

Wahabi benar-benar melaksanakan seluruh isi skema enam paragraph - “Piagam 6 pekara” Kementerian Persemakmuran (Commonwealth Ministries) tanpa menyadari kalau kebrutalan (keganasan) mereka membuat sekte mereka tak ubahnya bagai organisasi teroris yang menimbulkan kerosakan dan kematian di mana-mana. Apalagi karena setiap kali melakukan penyerangan, pembunuhan, dan perampasan harta sesama Muslim, sekte ini mendalihkannya (memfatwakanya) sebagai tindakan jihad fisabilillah dan demi menegakkan ajaran sesat mereka di muka bumi. Sama seperti yang diyakini para teroris saat ini, termasuk Imam Samudera cs. Sekte ini seperti tak kunjung menyadari kalau mereka diperalat oleh orang-orang kafir yang sesungguhnya (Inggris) untuk menghancurkan Islam dan mengheret diri mereka ke dalam kekafiran. Mereka hanya fikir hidup ini hanya sekali sedang akhirat mereka lupakan. Kamu tunggu bahagian kamu kelak diakhirat, Insyaallah.. Allah bersama mereka yang benar.

*************************************************
Berhenti sebentar untuk ulasan berkenaan "Bagaimana ISIS atau Daesh mendapat bekalan senjata moden dan canggih:

LAPORAN INI DISEDIAKAN OLEH PERTUBUHAN HAK ASASI MANUSIA IAITU AMNESTY INTERNATIONAL.

Laporan baru dari kumpulan hak asasi manusia terkemuka telah mendapati ISIS telah membina senjata besar, termasuk senjata buatan A.S. yang diperoleh dari tentera Iraq dan kumpulan pembangkang Syria.

Laporan 44-halaman Amnesty International's 44-page report, released , dikeluarkan lewat hari Isnin, mendapati bahawa banyak peralatan dan peluru ISIS berasal dari stok simpanan ditangkap dari pemberontak tentera dan tentera Syria bersekutu A.S.. Penemuan itu datang ketika Presiden Barack Obama telah bersandar pada kekuatan serantau, termasuk pembangkang Iraq, Kurdi dan Syria, untuk cuba menghapus ISIS daripada melakukan sejumlah besar pasukan tanah A.S.. 'Strategi yang kita gunakan sekarang - serangan udara, (AS) Pasukan Khas dan bekerjasama dengan pasukan tempatan yang berjuang untuk mendapatkan semula kawalan negara mereka sendiri - itulah bagaimana kita akan mencapai kemenangan yang lebih mampan,' kata Obama dalam ucapan Ahad. 'Dan ia tidak akan memerlukan kita menghantar generasi baru Amerika di luar negara untuk berjuang dan mati untuk satu dekad lagi di tanah asing.' Pasukan tempatan ini akan menerima bantuan dalam bentuk senjata, cadangan melalui serangan udara gabungan dan latihan dari pasukan operasi khas A.S..

Alamat Obama Oval penuh alamat 13:00 BACA: Obama: 'Ini adalah tindakan keganasan' Laporan Amnesty International, bagaimanapun, menyimpulkan bahawa itu adalah pasukan tempatan yang secara tidak sengaja menyumbangkan senjata kepada ISIS. Selepas menganalisis beribu-ribu video dan imej yang diambil di Iraq dan Syria, Amnesty memutuskan bahawa sebahagian besar senjata arsenal semasa ISIS terdiri daripada 'senjata dan peralatan yang dirompak, ditangkap atau didagangkan daripada saham-saham ketenteraan Iraq yang tidak selamat.' ISIS juga mendapat akses kepada senjata dari sumber lain melalui penangkapan atau penjualan stok tentera Syria yang dibekalkan kepada kumpulan pembangkang bersenjata di Syria oleh negara-negara termasuk Turki, Negara Teluk dan A.S., menurut organisasi. Senjata-senjata ini, termasuk banyak yang dikumpulkan oleh Iraq selama lima dekad yang dilancarkan perang, telah direka atau dibuat di 25 negara dan berkisar dari senapang serangan ke tangki dan sistem pertahanan anti-pesawat, kata laporan itu. Amnesty International mendapati bahawa kuantiti dan jangkauan senjata dan peluru ISIS 'akhirnya mencerminkan perpindahan senjata ke dekad yang tidak bertanggungjawab ke Iraq dan pelbagai kegagalan oleh pentadbiran pendudukan Amerika yang dikendalikan oleh AS untuk menguruskan penghantaran senjata dan stok dengan selamat, serta rasuah endemik di Iraq sendiri . ' Dengan gagal menyumbang senjata yang telah dipindahkan ke Iraq sejak beberapa dekad yang lalu, AS dan negara-negara pembekal lain telah membenarkan mereka untuk mengalir secara bebas melalui rantau ini dan jatuh ke tangan ISIS dan kumpulan bersenjata lain di rantau ini, kumpulan hak asasi manusia yang dikenakan.

Image result for Houthis yemen attack Saudi Arabia Related image  Related image
Saudi Arabia Attacks Yemen Targeting Houthis. The conflict is designed to be “an endless war” that “exhausts Saudi resources and its monies, and it exhausts Iran resources and its monies, like what they did during the days of Saddam. As we've entered the last week of the nuclear negotiations between the West and Iran, there are too many people who want those negotiations to fail, most prominently: 1. Israel, 2. Saudi Arabia, 3. American and Iranian Hardliners. I believe the U.S. have reached a general understanding with the President of Iran on the Houthi matter, because they wouldn't jeopardize their nuclear negotiations. Therefore we agree with Al-Monitor when it writes in: Does Iran really control Yemen?

Ancaman pengganas ISIS 'Pembekal utama Iraq dahulu telah menjadi Rusia, China dan A.S.,' kata Patrick Wilcken, pengarang laporan, kepada CNN. Sebahagian besar senjata ISIS, katanya, terdiri daripada senjata era Soviet yang lama, yang dibawa ke Iraq semasa Perang Iraq-Iran dan pendudukan AS antara tahun 2003 dan 2007. 'Ini adalah sebahagian besar saham lama, tetapi mereka mempunyai beberapa senjata api yang lebih canggih yang dihasilkan baru-baru ini, 'katanya. Salah satu jenis senjata yang paling biasa digunakan oleh pejuang ISIS ialah senapang automatik AK buatan Rusia, tetapi pasukan ISIS juga dilengkapi dengan isu ketenteraan AS M-16 dan senjata yang dihasilkan di China, Jerman, Croatia dan Belgium, menurut Lapor. Ia juga mengatakan bahawa ISIS telah menangkap sejumlah besar kenderaan berperisai A.S. dan Rusia yang dibuat sebagai tambahan kepada mortar, peluru berpandu anti tangki dan peluru berpandu permukaan ke udara dari tentera Iraq dan tentera Kurdish. Sebagai tindak balas kepada laporan itu, jurucakap Pentagon Maj. Roger Cabiness memberitahu CNN bahawa AS memantau dengan teliti peralatan yang disediakan kepada rakan-rakan dalam rangka 'untuk mencegah dan mengesan pemindahan haram kepada pihak ketiga, untuk melindungi teknologi Amerika, dan, jika relevan, untuk memastikan pematuhan rakan kongsi dengan keperluan yang ditempatkan pada semua penerima artikel pertahanan AS. 

     
Senjata yg dibekalkan US kepada ISIS dan Daesh utk menghancurkan negara2 Islam selain senjata yg mereka rampas dan curi drp musuh. Dana juga diberi oleh Obama selain mereka rampas. 

' Walau bagaimanapun, Pentagon mengakui bahawa program pemantauan ini tidak terpakai kepada peralatan yang hilang di medan perang. BACA: Adakah cadangan ISIS Obama berjaya? Walaupun kepelbagaian senjata ISIS, Wilcken berkata adalah sukar untuk menilai sama ada kumpulan itu mempunyai senjata api untuk secara konsisten mengalahkan Kurdish dan pasukan milisi lain di Syria. Beliau berkata ISIS mampu menggunakan beberapa senjata yang lebih canggih, terutamanya peluru berpandu anti tangki, untuk menangkap bandar-bandar Iraq Mosul, Tikrit dan Fallujah tahun lepas tetapi baru-baru ini menggunakan menggunakan bahan letupan, bukan senjata konvensional, untuk mengenakan kecederaan massa terhadap musuh. Senjata ini bukan sahaja meningkatkan keberkesanan ISIS di medan perang terhadap pasukan tempatan yang disokong A.S., tetapi telah digunakan dalam penyalahgunaan hak asasi manusia dan pelanggaran undang-undang kemanusiaan antarabangsa di seluruh Iraq dan Syria oleh ISIS, menurut laporan itu. Mendokumentasikan penyalahgunaan khusus, kumpulan hak asasi manusia mengatakan kempen ketenteraan ISIS 'tidak henti-henti

Jika kita membaca buku-buku yang berkaitan dengan Wahabi, kita akan menemukan lebih banyak lagi kejahatan yang dilakukan sekte wahabi ini terhadap umat Islam, karena yang diserang bukan hanya kota-kota, negara-negara, rombongan orang melakukan Haji, tapi juga pribadi-pribadi muslim, khususnya para ulama-ulama Sunni.

Disediakan oleh: Amnesty International's 
Disunting oleh: Blog CNN Politic.com
Diterbitkan oleh: CNN International.

Related image Related image Related image
CIA agents(ISIS, al Qiada and Daesh) did all the mission given to them. They are the killing machine for US and Saudi Arabia. UK supply 3 billion Pound weapons and jets fighter to Saudi to combat the Houthi rebels in Yemen. Yemen are all Syiah and Saudi Arabia was a Wahhabi Salafi. 

*************************************************
Sambung semula berkenaan Wahhabi:

Mengutip dari buku Sejarah Berdarah Sekte Wahabi, sejak awal perkembangannya yang dimulai pada 1738, Wahabi telah melakukan kejahatan dengan membunuhi para ulama yang menentang ajarannya, terutama ulama-ulama di kota-kota yang menjadi target penyebaran ajaran sekte ini, seperti Thaif, Mekah, Madinah, Ahsaa, Karbala, Yaman, dan Syam. Ulama yang dibunuh di antaranya ;

1. Syaikh Abdullah az-Zawawi, ulama yang juga mufti Mekah al-Mukaramah yang bermazhab Syafi’i. Ulama ini dibunuh di rumahnya dengan cara disembelih.

2. Syaikh Ja’far asy-Syaibi, dibunuh oleh komandan tentara Wahabi pada 1217 Hijriyah (1802 Masehi).

3. Tiga ulama dari Kabilah Umar ibnu Khalid, dibunuh pada 1838 saat sedang dalam perjalanan menuju Ahsaa.


    
Israel and ISIS killing so many Muslim Sunni children's to make all Muslim Sunni angry and fight back, so they can kill more Sunni man in Palatinate, Syria, Iraq, Libya, Somalia and other countries. This are the strategies they used to made our moral down and to lest Sunni people in coming years.  

KESESATAN WAHABI DAN IMPERIALISMA BARAT: BAB 6

Sebagai sekte yang dicipta berdasarkan campur tangan kafir, penyimpangan dalam ajaran Wahabi yang tak hanya berdasarkan fatwa-fatwa Muhammad bin Abdul Wahab, tapi juga fatwa para ulamanya, seperti Syaikh Ali al-Kudhair, Syaikh ‘Aidh ad-Duwaisri, Syaikh Abdullah an-Najdi, dan Syaikh Nashir al-Fahd, luar biasa parahnya (sangat jauh kesesatannya). Fatwa-fatwa itu bahkan cenderung nyeleneh (menyelewing) dan berbahaya. Ini lah beberapa di antara fatwa-fatwa tersebut :

1. Fatwa Syaikh Ali al-Kudhair: Boleh berdusta dan bersumpah palsu demi agama (baca: Wahabi), khususnya bagi para da’i dan mubaligh, ia meniru Syiah dlm konsep Taqiah.

2. Fatwa Syaikh ‘Aidh ad-Duwaisri: Boleh menipu Syi’ah dan orang-orang lain yang berfaham sesat (non Wahabi). Menghalalkan penipuan.

3. Fatwa Syaikh Sulaiman al-Kharasyi: Boleh merampok harta orang-orang sekuler, serta halal nyawa dan kehormatan mereka (persis seperti yang diyakini para teroris seperti Imam Samudera cs).

4. Fatwa Syaikh Ibnu Baz: Boleh menghancurkan website/sites (hacek laman sesawang) seseorang atau lembaga tertentu, mencuri password dan memata-matai (mengintip) email demi dakwah Salafi Wahabi.

5. Fatwa Syaikh Ibnu Jibrin: Fatwa jihad terhadap Syi’ah dan wajib melaknat mereka.

6. Fatwa Dewan Fatwa Tetap (Lajnah Da’imah): Haram menabur bunga di atas makam (Ahlus Sunnah wal Jama’ah tidak melarang hal ini).

Image result for Images of Saud and Wahhabi war agin muslim sunni Mekah Image result for Images of Saud and Wahhabi war agin muslim sunni Mekah Image result for Images of Saud and Wahhabi war agin muslim sunni Mekah 
Ketasuban Syiah yg melampau-lampau pada maqam Saidina Husain pada hari Asura. OIC hanya alat Negara Arab Saudi kononnya menegkkan hak asasi manusia tetapi ISIS dan Daesh membunuh sesuka hati, Pelancaran sidang OIC dilancarkan Raja Salman, Trump dan PM Egypt. PM Najib terkebil2 tengok ditepi. 

7. Fatwa Syaikh Ibnu Utsaimin: Haram belajar bahasa Inggris.

8. Fatwa Syaikh Nashir al-Fahd: Haram bertepuk tangan, haram ucapan salam dan penghormatan dalam latihan militer (memperlekeh Sunnah Nabi saw)

9. Fatwa Syaikh Abdullah an-Najdi: Haram bermain bola sepak.

10. Fatwa Syaikh Hamud ibnu Aqla asy-Syu’aibi: Halal nyawa dan kehormatan Abdullah ar-Ruwaisyid, penyanyi Kuwait.

11. Fatwa Ulama-ulama Besar Saudi (Hai’ah Kibar al-‘Ulama): Haram game Pokemon dan sejenisnya bagi anak-anak.

12. Fatwa Syaikh Utsman al-Khamis dan Sa’d al-Ghamidi: Haram penggunaan internet bagi kaum wanita.

Selain fatwa-fatwa yang aneh, nyeleneh, dan tidak masuk akal, para ulama Wahabi juga memiliki ajaran dan pendapat yang bertentangan dengan ajaran Rasulullah Saw, para sahabat, dan para ulama Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Misalnya;

1. Dalam kitab karangan Abdullah Ibnu Zaid, ulama Wahabi, yang berjudul al-Iman bi al-Anbiya’i Jumlatan (Beriman Kepada Semua Kitab) disebutkan Adam as. bukanlah Nabi dan juga bukan Rasul Allah.

2. Dalam buku al-Qaulu al-Mukhtar li Fana’i an-Nar karangan Abdul Karim al-Humaid, ulama Wahabi, disebutkan bahwa neraka tidak kekal dan orang-orang kafir tidak diazab selamanya di Neraka karena akan dipindahkan ke Surga.

3. Dalam buku kaum Wahabi yang berjudul Fatawa al-Mar’ah disebutkan bahwa menceraikan isteri ketika haid tidak menyebabkan jatuhnya talak (padahal ‘ijma ulama mengatakan, seorang suami yang menceraikan isterinya ketika isteri sedang haid, maka talaknya tetap sah dan si isteri menjadi haram bagi suaminya, tetapi habis edah ia boleh berkahwin).

4. Dalam buku berjudul Fatawa al-Mar’ah juga disebutkan bahwa perempuan tidak boleh menyetir mobil (memandu kereta). ‘Ijma ulama ASWJ mengatakan, perempuan boleh mengendarai mobil (memandu kereta) selagi tidak ada fitnah dan tetap terjaga aurat serta kehormatannya).


          
Ulama Wahhabi menghalalkan kawin kontrek (macam Syiah juga). Fatwa ulama Wahabi Muhammad al-Arifi: "Anak perempuan tidak boleh duduk dekat ayahnya kecuali bersama ibunya"Wahhabi Saudi Arabia, pada edisi 134, Rabiul Akhir 1414/Oktober 1993, menerbitkankan fatwa Syaikh Nashir al-Albani: “Penduduk Palestina yang bermukim di daerah-daerah pendudukan Israel, wajib meninggalkan kampong halamannya dan menyerahkannya kepada Yahudi. Karena penduduk Palestina selalu diganggu oleh Yahudi/Israel dalam hal agama, harga diri dan harta bendanya.  Majlis Fatwa Acheh mengharamkan kegiatan Wahabi Salafi dalam semua bab dan wajib kita dijauhi. 

5. Dalam buku berjudul Fatawa al-Mar’ah juga disebutkan bahwa suara wanita di sisi lelaki ajnabi (bukan mahram atau orang yang boleh dinikahi) adalah aurat yang haram untuk didengar suaranya. Dengan kata lain, wanita haram berbicara di sisi leaki (di zaman Rasulullah Saw, wanita dapat bertanya terus kepada baginda tentang urusan agama. Ini berarti, dalam Islam, tidak menjadi salah wanita bercakap di sisi lelaki ajanabi).

6. Dalam buku Halaqat Mamnu’ah karangan Hisyam al-Aqqad, ulama Wahabi, disebutkan bahwa mengucap zikir “la illaha ilallah” sebanyak seribu kali adalah sesat dan musyrik (padahal dalam Al Qur’an surah al-Azhab ayat 41 Allah berfirman; “Wahai orang-orang yang beriman berzikirlah dengan menyebut nama Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya.”)

7. Ibnu Utssimin, ulama Wahabi, berkata; “Ziarah kubur bagi wanita adalah haram, termasuk dosa besar, meskipun ziarah ke makam Rasulullah.” (padahal dalam ajaran Islam tak ada larangan wanita melakukan ziarah kubur, termasuk menziarahi makam Rasulullah Saw).

8. Dalam buku at-Tahqiq wa al-Idhah li Katsirin min Masa’il al-Haj wa al-Umrah karangan Abdul Aziz ibnu Abdullah ibnu Baz disebutkan bahwa memotong jengot, apalagi mencukurnya, hukumnya haram (padahal Islam tidak melarang memendekkan jengot agar kelihatan rapih, bahkan dianjurkan, karena Allah SWT mencintai keindahan dan Nabi saw juga melakukan pekara yang sama)


  z.hashemi20110319075556780
Ada juga manusia yg cuba mendapatkan "kuasa ghaib" dgn menuntut limu sesat ala Naruto Jepun, sanggup bertatu dan mendengar ceramah imam naruto itu sebelum proses meditasi dijalankan. Baru-baru ini ulama Saudi yang berfaham Wahabi telah mengeluarkan fatwa untuk membekali tentara Saudi yang bertugas di Bahrain untuk membunuh Siapapun rakyat Bahrain sebanyak yang mereka bisa. Ulama wahabi ini menyebut warga Bahrain sebagai orang-orang kafir hanya  karena mereka adalah Syiah dan menuntut kebebasan mereka. Koprntasi Arab Saudi dengan Qatar membawa semua ulama wahabi mereka senang-senang mengeluarkan fatwa sesat.

9. Ibnu Baz dalam majalah ad-Dakwah edisi 1493 Hijriyah (1995 Masehi) yang diterbitkan Saudi Arabiah menyatakan, haram bagi perempuan muslim mengenakan celana (seluar) panjang, meskipun di depan suami dan celana (seluar) panjang itu lebar serta tidak ketat (Islam tidak melarang wanita memakai celana (seluar) panjang. Apalagi di hadapan suami).

10. Dalam kitab al-Ishabah, al-Juwaijati, imam Masjid Jami’ ar-Raudhah, Damaskus, Syiria, disebutkan, ketika berada di Masjid ad-Daqqaq, Damaskus, salah seorang ulama Wahabi mengatakan, shalawat kepada Rasulullah Saw dengan suara nyaring setelah adzan hukumnya sama seperti seorang anak yang menikahi ibu kandungnya (Islam tidak melarang umatnya bershalawat semasa dan setelah adzan).

11. Ibnu Baz mengatakan, mengucapkan kalimat “shadaqallah ul-adzim” (maha Benar Allah dengan segala firman-Nya) setelah selesai membaca Al Qur’an adalah bid’ah sesat dan haram hukumnya (Islam justru menganggap baik mengucapkan kalimat itu karena mengandung pujian kepada Allah, dan sesuai dengan firman Allah SWT dalam Al Qur’an surah Ali-Imran ayat 95 yang bunyinya; “Katakanlah ‘shadaqallahu’ Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya.”


   
10 fatwa ulama Wahabi seperti dituliskan dibawah ini. Ulama Wahabi Indonesia lawan dengan Ulama Sunni Indonesia dalam berbagai form yang akhirnya ulama wahabi akan meninggalkan majlis kerana tak dapat menjawab soalan, mereka hanya berputar2 kata dan alasan. Ini pula adalah fatwa ulama Syiah berkenaan mendewa-dewakan secara melampau kepada imam mereka.

Yang terkini ada lagi fatwa-fatwa sesat ulama Wahabi yang terang-terang melanggar hukum syarak yang haram telah dihalalkan mereka contohnya:


Fatwa Ke-1 Muhammad al-Arifi

Anak Perempuan Dilarang Duduk Berdua Dengan Ayahnya Anak Perempuan Tidak Boleh Duduk Berdua Dengan Ayahnya Sebab Takut Sang Ayah Akan Menggoda Buah Hatinya Itu




Fatwa Ke-2 dari Syekh Yasir al-Ajlawni

Boleh Memperkosa Wanita Saat Berperang Melawan Bashar Assad, Presiden Syria, Para Pemberontak Diizinkan Untuk Menangkap Dan Memperkosa Wanita Asalkan Dia Keturunan Nabi, Bukan Sunni dan Bukan Islam. Ini satu lagi bentuk penghinaan kepada keluarga Nabi saw/



Fatwa Ke-3 Muhammad al-Arifi

Boleh Menikah mutaah Hanya Untuk Hubungan Seksual Saat Berperang Melawan Bashar Assad, Presiden Syria, Para Pemberontak Diizinkan Untuk Menikah Dengan Wanita-Wanita Syria Hanya Dalam Hitungan Jam Yang Bertujuan Hanya Untuk Berhubungan Seksual dan Meningkatkan Semangat Juang mereka.

Fatwa Ke-4 dari Ibnu Qayyim al-Jauziyah
Masturbasi itu halal. Jika seorang wanita tidak bersuami yang syahwatnya memuncak, maka sebagian ulama kami berkata, “Boleh baginya mengambil kulit lunak yang berbentuk batang zakar atau mengambil timun atau terong berukuran mini lalu ia masukkan ke dalam kemaluannya, bagi membendung nafsunya”

Fatwa Ke-5 dari DR. Izzat ‘Athiyah
Menyusui Orang Dewasa, Boleh seorang pegawai perempuan yang berkerja berduaan dengan seorang laki-laki dalam satu ruangan yang tertutup dan pintunya tidak bisa dibuka kecuali melalui salah satu dari keduanya, untuk menyusui teman laki-laki tersebut, dengan tujuan agar nantinya dibolehkan khalwat berduaan dan perempuan tersebut boleh membuka jilbab dan menampakkan rambutnya di depan laki-laki yang disusuinya tersebut. Dan ketika sudah menyusui temannya tersebut, diharapkan mereka berdua segera meminta surat resmi dari pihak yang berwenang agar tidak menimbulkan fitnah di kemudian hari.

Fatwa Ke-6
Disodomi atau diliwat demi Untuk Jihad Boleh Untuk Disodomi Oleh Sesama Mujahidin Dengan Tujuan Agar Anus (duburnya) Cukup Lebar Untuk Bisa Dimasukkan Bom Untuk Keperluan Jihad (Bom Bunuh Diri)

Fatwa Ke-7 oleh Syekh Jasim As Saidi
Boleh Menjadi Pelacur “Melacurkan Diri dan Meminum Khomr (Miras) asal tidak terlalu sering untuk menutupi kelemahan ekonomi itu boleh secara syari’at.

Fatwa Ke-8 oleh Shaykh Isa bin Salih
Boleh Menonton Film Porno Jika Seseorang Menderita Disfungsi Ereksi Jika Itu Dapat Membantu Hubungan Seksual Dengan Syarat Aktor Film Porno Tersebut Semuanya Muslim

Fatwa Ke-9 dari Zamzami Abdul Bari
Necrophilia Halal, Karena Pernikahan Masih Berlaku Walaupun Adanya Kematian, Maka Suami Atau Istri Boleh Melakukan Hubungan Seksual Dengan Pasangannya Yang Sudah Meninggal Dunia Asalkan Dilakukan Dalam 6 Jam Pertama Setelah Kematian

Fatwa Ke-10
Hijab Untuk Menghindari Pedofilia, Anak Kecil Perempuan Harus Pakai Jilbab Dari Umur 2 Tahun Untuk Menghindar Dari Pelecehan Seksual. Dan Jika Anak Kecil Tersebut Diinginkan Secara Seksual Oleh Laki-Laki Maka Anak Kecil Tersebut Harus Dipaksa Menggunakan Cadar.

Dari beberapa contoh di atas jelas sekali jika ajaran Wahabi telah keluar dari Islam karena terlalu banyak fatwa para ulama dan ajarannya yang tidak sehaluan dan sesat, bahkan menyongsang melawan arus dengan ajaran Islam. Maka benar pula lah sabda Rasulullah yang diriwayatkan oleh Muslim dalam Kitab Az-Zakah bab al-Qismah yang meriwayatkan sabda Baginda berbunyi; “ … Mereka keluar dari agama Islam seperti anak panah tembus keluar dari (badan) binatang buruannya …” maksudnya mereka menjadi kafir dengan begitu nudah tampa merasakan beratnya dosa orang murtad.

Tidak ada yang abadi di dunia ini. Begitu pula dengan kejayaan Wahabi. Karena menganggap umat Islam selain pengikut ajarannya adalah kafir dan selalu memerangi, bahkan membunuhi umat Islam dengan dalih Jihad Fisabilillah, lambat laun antipasti (fahaman) terhadap sekte ini meluas di seluruh wilayah Jazirah Arab, sehingga pada akhir abad 19 dakwah para ulama Wahabi tak laku lagi. Bahkan selalu dicerca dan dikecam, bukan disitu saja malahan satu dunia muslim dan muslimat wajib menolak ajaran baru tonggang langang seperti ini dan dengan jelas adalah satu doltrin ciptaan Yahudi kafir yang dipromosi dan dipikul oleh orang islam rendah akhlak dan bodoh seperti Muhammad bin Abdum Wahab itu.

Sedarlah tuan-tuan, sekte wahabi ini duduk didalam bahaya kesesatan yang nyata, dengan didukung oleh pemerintah Arab Saudi dan Inggris, para ulama selepas Muhammad bin Abdul Wahab menggunakan jurus (haluan) baru untuk tetap mengeksiskan (menjadikan) sekte wahabi ini ujud di muka bumi. Apalagi karena sejarah Wahabi yang kelam dan kotor membuat tak sedikit pengikutnya yang menjadi risih (terpinggir) setiap kali berhadapan dengan pengikut ASWJ sekte Islam yang lain, terutama jika berhadapan dengan pengikut Ahlus Sunnah wal Jama’ah yang tetap utuh kebenarannya. Percayalah bahawa Allah sendiri yang akan memelihara agamanya, bukannya manusia. Jadi wahabi yang dipromosi oleh Yahudi, Saudi Arabia dan kelompok ulama Wahabi itu sendiri sebenarnya berhadapan dengan Allah sendiri. Mereka ini adalah musuh Allah, sesat lagi menyesatkan. Untuk umat islam ASWJ diharap mereka bersabar dengan ujian Allah ini kerana Dia hendak memilih yang terbaik dikalangan kamu.


  
Sedang masyarakat islam dunia sebok dengan cerita ISIS dan Daesh, di Palestine kanak-kanak dibunuh Yahudi Zionist dengan kejam. Begitulah liciknya yahudi zionst kepada Islam Palestine 

Dalam bukunya yang berjudul as-Syalafiyah Marhalah Zamaniyah Mubarokah La Madzhab Islami, Prof. Dr. Sa’id Ramadhan al-Buthi mengungkapkan, Wahabi mengubah strategi dakwahnya dengan mengganti nama menjadi Salafi karena mengalami banyak kegagalan dan merasa tersudut dengan panggilan Wahabi yang dinisbatkan kepada pendirinya, Muhammad bin Abdul Wahab. Oleh karena itu, sebagian muslimin menyebut mereka sebagai Salafi Palsu atau Mutamaslif atau dengan bahasa yang lebih mudah disebut satu ajaran sesat keseluruhannya sebab ia dicipta oleh orang kafir. Mereka duduk didalam kesesatan yang nyata dan seluruh umat islam hendaklah berwaspada berkenaan ajaran baru ini dan bukannya ia bertemu pun waktu zaman golongan salaf hidup (. Mereka diujudkan abad ke18m yg sangat hampir dengan kita iaitu sekitar 200 tahun sahaja sedangkan kaum salaf itu ujud sekitar abad ke 25H kebawah. Jadi, sekali lagi mereka menipu kononnya ajaran ini mengikut kaum salaf yang nyata keimanan mereka. Salafi adalah golongan Sahabat kepada Sahabat dan golongan Sahabat kepada Sahabat dan kepada Sahabat atau dipanggil Atab’in dan Atab’in At Tab’in, itulah zaman mereka.

Menurut buku Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi, penggunaan nama Salafi untuk Wahabi, sehingga sekte ini sekarang dikenal dengan nama Salafi Wahabi, pertama kali dipopularkan oleh salah seorang ulama Wahabi yang bernama Nashiruddin al-Albani, seorang ulama yang dikenal sangat lihai dalam mengacak-acak (orang yang menghancurkan dan mencampuradukkan) hadist, dan juga seorang ahli strategi. Hal ini diketahui berdasarkan dialog Albani dengan salah seorang pengikutnya, Abdul Halim Abu Syuqqah, pada Juli 1999 atau pada Rabiul Akhir 1420 Hijriyah yang ada tercatit.

Selain mengganti nama, sekte ini juga mengubah strategi dakwahnya dengan mengusung platform dakwah yang sekilas (sekelip mata), jika tidak dipahami benar maksud dan tujuannya, terkesan sangat indah, terpuji dan agung, yakni “kembali kepada Al Qur’an dan Sunnah”. Apa yang salah dengan platform ini? Ia mudah dijawab bukan, tetapi didalamnya sangat busuk dan sesat akidah jauh terpesong.


   
Majlis Ulama Aceh telah mengeluarkan fatwa mengharamkan penyebaran, ceramah, pendidikan fahaman Wahhabi Salafi diseluruh Aceh, begitu juga kerajaan Indonesia. Mufti NS mengeluarkan arahan agar umat islam berwaspada akan bahayanya ajaran Wahhabi yg difatwakan sesat. Bagaimana di Malaysia. Ya.. spt di bawah ini. Waspada kpd ajaran ini, ia sangat bahaya pd kerajaan!

*****************************************************************************

Fatwa Majlis Fatwa Kebangsaan Malaysia Mengenai Wahhabi:


Rujuk: https://www.facebook.com/fatwamalaysia/post/521309121300237 

ISU :

 Apakah pandangan Majlis Fatwa Kebangsaan Malaysia berkenaan golongan Wahabi? Adakah golongan yang berzikir dan berdoa secara sendiri-sendiri selepas solat itu Wahabi?

PENJELASAN:

 Aliran Wahabi bukanlah satu mazhab akan tetapi satu bentuk gerakan pemikiran agama yang banyak dipegang oleh ulama-ulama Haramayn (Mekah dan Madinah) kontemporari mengikuti pendekatan yang diambil oleh Muhammad bin Abd Wahhab (m.1792). Dari segi mazhab , mereka lebih hampir dengan mazhab Hanbali walaupun dari beberapa segi mereka lebih ketat dan keras.

Dalam sejarah tradisi ilmu Islam, aliran Wahhabi bukanlah mewakili arus perdana mazhab Ahl Sunnah wa al-Jamaah kerana sejak seribu tahun lebih, aliran yang menjadi peneraju kepada pentafsiran Ahl Sunnah wa al-Jamaah dalam bidang akidah ialah Asha’irah dan Maturidiyah, manakala dalam bidang fiqh ialah empat mazhab utama iaitu Shafi’i, Hanafi, Maliki dan Hanbali.

 Dari segi pendekatan ilmiah, aliran Wahabi membawa pendekatan yang agak sempit dengan metodologi harfiah (literal) yang mereka ambil dalam memahami sumber agama khususnya al-Qur’an. Justeru itu, sebahagian dari pandangan mereka dalam agama bersifat agak keras terutama terhadap orang yang tidak mengambil pendekatan mereka. Pendekatan sebegini akhirnya telah membawa kepada kecenderungan untuk mudah mengeluarkan orang Islam dari lingkungan agama yang tidak sealiran dengan aliran Wahabi.

Contoh perbezaan pandangan golongan Wahabi yang agak jelas ialah pandangan mengenai sunnah dan bid’ah. Berdasarkan makna literal beberapa hadis Nabi, mereka menganggap bahawa setiap amalan ibadat yang tidak mengikuti secara langsung cara yang dibawa oleh Nabi saw, dianggap bid’ah dan terkeluar dari Islam.

Justeru itu banyak amalan dan pegangan yang telah diamalkan oleh masyarakat Islam telah dianggap terkeluar dari agama Islam oleh golongan Wahabi. Pendekatan ini telah menyebabkan perpecahan di kalangan sebahagian masyarakat yang telah lama mempunyai kesatuan dalam ibadat menurut pentafsiran imam-imam muktabar dalam mazhab Shafi’i dan dalam akidah menuruti aliran al-Ash’ari dan al-Maturidi.

Banyak persoalan yang bersifat khilafiah telah diangkat dan dianggap sebagai perkara usul sehingga menjadi permasalahan dalam masyarakat, seperti larangan doa qunut, wirid dan berdoa secara berjamaah selepas solat, tahlil, berzanji, qasidah, burdah, membaca yasin pada malam jumaat, perayaan maulid, kesemuanya ditolak atas nama bid’ah yang sesat. Ini sama sekali tidak selari dengan pemahaman sunnah dan bid’ah yang sebenar dalam Islam dan juga tidak bertepatan dengan semangat ilmiah dalam tradisi Islam yang membenarkan perbezaan pandangan dalam persoalan khilafiah.

 
1) FATWA BARU ULAMA WAHABI DR. ALI AR-ROBI’I: “Termasuk dari dosa-dosa besar, perempuan turun ke laut, sekalipun berhijab.Karena laut itu laki-laki. Bila air laut masuk ke ‘faraj’nya maka dia berzina dan jatuh hadd kepadanya”. 2) MUNCUL LAGI SYEIKH JASIM AS-SAIDI DI BAHRAIN. Dalam twiternya Syekh ini berfatwa: “Aku tegaskan perkataanku sebelumnya bahwa MELACURKAN DIRI dan KHOMR di Bahrain dihalalkan asal tidak terlalu sering untuk menutupi KELEMAHAN EKONOMI itu boleh secara syari’at. Waliyyul amr (yang membahas ini) mempunyai pertimbangan yang lebih baik daripada orang kebanyakan”. 3) LEBIH HEBOH LAGI DR. ALI AR-ROBI’I MENGELUARKAN FATWA: “Keluarga Besar Raja Sa’ud, Muhammad bin Abdul Wahab, dan Mu’awiyah ra. adalah SEBAIK-BAIK MAKHLUK ALLAH”. Orang-orang biasa Saudi, Qatar, Bahrain adalah Syi’ah, Syi’ah Rafidhah. Wallahul musta’an min hadzal fatwa. Mengeluarkan fatwa sesuka hati atau melindungi hasrat sebenar dan kelemahan mereka. 

Dalam konteks tasawuf, mereka amat keras membid’ah amalan-amalan tariqat, amalan wirid dan selawat yang dilakukan oleh golongan sufi. Dalam akidah, mereka membid’ahkan ajaran tauhid berdasarkan sifat yang kesemuanya dipelopori oleh ulama-ulama berwibawa dalam aliran Ahl Sunnah wa al-Jama’ah.

Contoh lain perbezaan pemahaman aliran Wahabi ialah pendekatan mereka dalam memahami ayat-ayat mutasyabihat dalam al-Qur’an seperti ayat berkaitan ‘tangan dan wajah Allah’, istiwa’ dan lain-lain. Dengan mengisbatkan secara literal ayat-ayat ini dan menolak sama sekali pendekatan ta’wil yang juga salah satu pendekatan yang diambil oleh ulama salaf dan khalaf, ia membawa kepada kecenderungan tajsim (kefahaman Allah berjism) dan tashbih (kefahaman Allah menyamai makhluk) terutama kepada mereka yang berfahaman simplistik berkaitan isu tersebut.

Ramai ulama-ulama yang telah mengkritik dan menghujah aliran Wahabi termasuk saudara kandung Sheikh Muhammad Abdul Wahhab sendiri iaitu Sheikh Sulayman Abd Wahhab dalam kitabnya bertajuk al-Sawa’iq al-Ilahiyyah fi al-Radd ‘ala al-Wahhabiyyah. Antara ulama-ulama lain ialah Sayyid Ahmad Ibn Zaini Dahlan (m.1886) Mufti Mekkah dan Shaykh al-Islam dalam kitabnya al-Durar al-Saniyyah fi al-Radd ‘ala al-Wahhabiyyah dan Dr. Sa’id Ramadhan al-Buti dalam karyanya al-Salafiyyatun Marhalatun Zamaniyyatun Mubarakatun la Mazhabun Islamiyyun.

Memandangkan Malaysia jelas mengambil pendirian sejak beratus tahun lalu bahawa aliran yang harus diikuti ialah mazhab Shafi’i dan dalam akidah aliran Ash’ari dan Maturidi dan ianya telah menghasilkan perpaduan yang utuh di kalangan umat Islam, baik dalam ibadah, muamalah dan lain-lain sehingga memberi ketenangan dan keharmonian dalam masyarakat dan negara, maka aliran Wahabi adalah tidak sesuai dalam konteks kefahaman dan amalan agama di Malaysia.

Manakala mereka yang berzikir secara sendiri-sendiri selepas solat tidak semestinya dari aliran Wahabi. Namun sekiranya mereka membid’ahkan orang yang berzikir secara berjamaah selepas solat berkemungkinan besar ia dari golongan tersebut.

Wallahu A’lam.

***********************************************
   Image result for images Saudi Arabia buy weapons from Israel
Antara Fatwa Syiah dan Wahhabi yg gila sex. Cara Yahudi Zionest mengandali ulama Wahabi Arab Saudi mengikut arahan mereka bagi menghapuskan Islam Sunni dan Syiah. Ulama Wahhabi akan mengeluarkan fatwa gila kepada puak extrimis spt ISIS atau Daesh dan al Qaida supaya arahan itu dibuat menerusi kekejaman. Sebenarnya mereka adalah sama dan didalam satu tujuan. 

Wahabi adalah sekte dengan ajaran yang menurut para ulama pengikut mazhab yang empat, iaitu Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hambali dianggap sebagai ajaran sesat. Pendirinya, Muhammad bin Abdul Wahab, adalah seorang pria arogan (pemuda bongkak), kasar, dan telah dicuci otak (brainwash) oleh Kementerian Persemakmuran (Commonwealth Ministries) melalui salah seorang agen mata-matanya Hempher, sehingga telah menyimpang dan sesat yang jauh dari ajaran Islam.

Ulama-ulamanya pun, termasuk  mengeluarkan fatwa-fatwa yang ganjil, nyeleneh (menyelewing) dan juga tidak sesuai dengan ajaran Islam (fakta ini ada kesilapan, Ibnu Taimiyah lahir abad ke14 manakala Muhammad Ibnu Wahab ini lahir abad ke17, jadi mana mungkin Ibnu Taimiyah menjadi salah seorang pengasas ulama wahabii. Muhammad ibnu Wahab lah yang mengutip ungkapan Ibnu Taimiyah yang kontridik dan dimenuplasi masuk dalam fahamannya. Inilah dakyah Yahudi yang sangat licik). Lalu, bagaimana mereka dapat mengajak setiap Mukmin kepada Al Qur’an dan Sunnah Rasulullah Saw yang dijabarkan (didakwanya) dan dijelaskan para ulama dalam hadist? Al Qur’an dan Sunnah seperti mana yang mereka maksud (dakwa)?? Ibnu Taimiyah sendiri, karena fatwa-fatwanya yang nyeleneh (menyelewing) dan menyimpang dari Islam, ditangkap dan disidang (dihakimi), kemudian dihukum penjara di Damaskus, dan meninggal di penjara itu. Tetapi didalam sejarah juga menyebut bahawa Ibnu Taimiyah sempat bertaubat nasuha dihadapan jemaah ASWJ didalam Masjid selepas solat Jumaat. Sejarah juga mencatatkan, lebih dari 60 ulama Sunni, baik yang hidup di zaman Ibnu Taimiyah maupun yang sesudahnya, yang mengungkap (menyebut) kejanggalan dan kekeliruan fatwa-fatwa ulama yang diambil wahabi sebagai ulama panduannya itu dan juga ajaran Wahabi. Wahabi cuba meletakkan bahawa ilmu yang mereka pelajari adalah dari Ibnu Taimiyah dan menjadikan beliau sebagai ikon dan kambing hitam didalam apa juga (kesilapan) ajaran mereka. Jadi yang dipersalahkan kelak ialah Ibnu Taimiyah bukannya Muhammad Ibnu Wahab. Begitulah propaganda Yahudi didalam ajaran Wahabi itu terutama dalam bab JIHAD. Putarbelit mereka secara licik dan menfitnah orang lain sebagai puncanya.

  
Fatwa Imam Wahhabi pro Asaad utk memusnahkan rakyat Aleppo. Queen anugrahkan pingat Templer Cross (simbol Dajjal) kepada Raja Fahad as Saud, Arab Saudi. Semua keluarga diRaja Saudi bergambar didewan simbol Dajjal Illuminati di England.  Ini membawa maksud bahawa mereka juga adalah didalam "Illuminati Organisation". 

Penggunaan nama salafi, sehingga kini Wahabi menjadi Salafi Wahabi pun wajib dipertanyakan (dipersoalkan), karena salafi merupakan sebuah bentuk penisbatan (disatukan) kepada as-salaf yang jika ditinjau dari segi bahasa bermakna orang-orang yang mendahului atau hidup sebelum zaman kita. Sedang dari segi terminologi, as-salaf adalah generasi yang dibatasi oleh sebuah penjelasan Rasulullah Saw dalam hadistnya; “Sebaik-baik-baik manusia adalah (yang hidup) di masaku, kemudian yang mengikuti mereka (tabi’in), kemudian yang mengikuti mereka (tabi at-tabi’in).” (HR. Bukhari dan Muslim). Jadi, berdasarkan hadist ini, as-salaf adalah para sahabat Rasulullah Saw, tabi’in (pengikut Nabi setelah masa sahabat) dan tabi at-tabi’in (pengukut Nabi setelah masa tabi’in, termasuk di dalamnya para imam mazhab karena mereka hidup di tiga abad pertama setelah Nabi saw. wafat). Maka jangan heran jika dalam bukunya as-Syalafiyah Marhalah Zamaniyah Mubarokah La Madzhab Islami, Prof. Dr. Sa’id Ramadhan al-Buthi menyebut kalau sebagian muslimin menyebut Salafi Wahabi sebagai Salafi Palsu atau Mutamaslif atau sebuah ajaran sesat atau juga dipanggil Munafiqun.

Yang juga perlu diwaspadai (berhati-hati), kadangkala penganut ajaran Wahabi juga menyebut dan merujuk diri mereka sebagai Ahlus Sunnah, namun biasanya tidak diikuti dengan wal Jama’ah untuk mengkamuflasekan (berpura-pura) diri agar umat Islam yang awam tentang aliran-aliran/sekte-sekte/golongan-golongan dalam Islam, masuk ke dalam golongannya tanpa tahu sekte ini menyimpang (sesat), dan mengamini (mendakwa) ajarannya sebagai ajaran yang benar. Karena itu penting (wajib) bagi setiap Muslim untuk mempelajari sejarah agamanya, dan sekte-sekte yang berada di dalamnya. Jangan terus saja terjun menjadi wahabi tampa mengenal apa itu wahabi?. Orang-orang awam melayu sememangnya sangat mudah mengikut apa juga ajaran yang dipromosi oleh orang Arab kerana beranggapan orang Arab itu lebih islamnya dari orang-orang lain. Inilah susahnya orang-orang melayu.

Faham Salafi Wahabi masuk Indonesia pada awal abad 19 Masehi. Menurut buku Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi, faham sesat ini dibawa oleh segelintir ulama dari Sumatera Barat atau lebih tepat lagi dipanggil dengan nama Ulama Minangkabau, yang bertemu dengan sekte ini ketika sedang menunaikan ibadah haji di Mekah. Mereka yang cetek ajaran ilmu agama Islam inilah yang menjadi promoter ajaran wabahi ini didunia sebelah sini.

    
Ideology Jihad ISIS yang songsang. Fatwa Wahhabi gila sex berkenan peranan wanita utk Jihad sesat mereka. Wahhabi pembunuh Ulama ASWJ, Sadam Husin dan Ghadafi. Banyak sangat kegilaan yang dilakukan mereka hingga mereka tidak lagi boleh disebut sebagai Islam. 

Namun demikian, ada juga para ulama ini tidak menelan mentah-mentah ajaran Wahabi, melainkan hanya mengambil spirit (semangat) pembaharuannya saja. Buku karya Syaikh Idahram itu bahkan menyebut, spirit (semangat) yang diambil ulama Sumatera Barat dari faham Wahabi kemudian menjelma menjadi gerakan untuk melawan penjajah Belanda yang berlangsung pada 1803 hingga sekitar 1832 yang kita kenal dengan nama gerakan Kaum Padri (macam orang kafir bunyinya) dimana salah satu tokohnya adalah Tuanku Imam Bonjol. Gerakan ini tidak sekeras dan sekaku Wahabi diTimur Tengah karena dikulturisasi (dicampur) dengan budaya lokal, sehingga mudah diterima masyarakat Minangkabau. Ajaran Imam Bonjol ini juga dianggap telah sesat bagi sebahagian ulama ASWJ dan tidak boleh diiktiraf sebagai Ulama Islam Nusantara.

Berkembangnya Wahabi di Indonesia sempat (telah) membuat sejumlah tokoh Islam kerepotan (kelangkabut) karena dituding (dituduh) sebagai pengikut sekte ini. Mereka yang sempat dicap sebagai Wahabisme adalah Syaikh Ahmad Surkati (pendiri al-Irsyad al-Islamiyah), KH. Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah), dan Abdul Munir Mulkhan (cendekiawan Muhammadiyah yang juga guru besar UIN Sunan Kalijaga, Jogjakarta), namun semua ini telah terbantahkan (dinafikan secar bertulis), karena KH. Ahmad Dahlan seorang sufi. Bahkan untuk membantah tuduhan bahwa ia penganut Wahabi, Syaikh Ahmad Surkati menulis begini; “Tangan saya gemetar ketika menulis bantahan ini. Bukan karena saya takut terhadap gerakan yang keras itu, melainkan karena saya memang tidak mengetahui, apalagi mengikutinya.”

Masih menurut buku Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi, pada 1995 Wahabi mulai memiliki media cetak di Indonesia dengan terbitnya Majalah Salafi yang dibidani (dilahirkan) oleh Ja’far Umar Thalib dan kawan-kawan. Ja’far Umar Thalib juga kita ketahui sebagai Panglima Laskar Jihad sesat Indonesia.


Related image    Related image
Askar Jihad sesat Indonesia dan Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab, tidak setuju jika kekerasan yang dilakukan satu atau dua aktivis dicap sebagai kelakuan ormasnya dan menjadi pembenaran alasan untuk membubarkan FPI. Dikatakan juga bahawa Laskar Jihad FPI Dibekali Tenaga Dalam, Ekstremis Buddha Myanmar. Gambar sebahagian Terroris Kristian Aceh yg mengadakan demotrasi jalanan membantah pembakaran sebuah greja, mereka juga diantara extrimis yg bakal menjadi besar kelak

Saat ini Wahabi telah terpecah menjadi dua faksi, iaitu Salafi Yamani dan Salafi Haraki. Selain berjenggut dan mengenakan celana (seluar panjang) yang tergantung di atas tumit (seperti pengikut Tabliq), para pengikut Wahabi dapat dikenali dari ciri-ciri sebagai berikut :

1. Selalu menggerak-gerakkan jari telunjuk naik turun ketika tasyahhud awal maupun akhir (padahal Rasulullah Saw tidak pernah melakukan hal ini, karena seperti dijelaskan para ahli fikih, yang dimaksud menggerakkan jari telunjuk saat tasyahhud adalah dari kondisi tangan menggenggam, telunjuk digerakkan hingga menunjuk ke depan (isyarah). Hanya itu, dan tidak digerak-gerakkan terus menerus. Apa yang dilakukan pengikut Wahabi adalah bid’ah, kerana menikut syariat ASWJ, mengerakkan anggota dengan sengaja tiga kali berturut-turut boleh membatalkan solat)

2. Sesuai doktrin sekte ini, pengikutnya diberikan penggambaran bahwa seperti halnya manusia (akidah menyamakan sifat Allah sama dengan sifat manusia), Allah SWT juga memiliki wajah, dua mata, mulut, gigi, dua tangan lengkap dengan telapak tangan dan jari-jemari, dada, bahu, dan dua kaki yang lengkap dengan telapak kaki dan betis. Allah berupa seorang pemuda berambut gelombang dan berpakaian merah. Allah duduk di atas Arasy seperti layaknya manusia duduk di kursi. Dia berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya, dan turun dari langit yang satu ke langit yang lain. Jika Allah duduk di Arasy, maka akan terdengar suara mengiuk seperti bunyi pelana kursi unta yang baru diduduki (doktrin ini mirip doktrin dalam Kristen, dimana Isa a.s yang dianggap sebagai anak Tuhan merupakan seorang pemuda dengan rambut bergelombang dan berselendang merah). Nampak tak bagaimana Yahudi mengadaptasi Kristian kedalam Islam dan apabila fahaman ini diyakini bererti dengan sendiri manusia islam itu menjadi syirik, sesat akidah dan murtad

3. Pengikut sekte ini memiliki didoktrin bahwa tauhid terbagi tiga, iaitu tauhid Ulûhiyyah, tauhid Rubûbiyyah, dan tauhid al-Asmâ’ Wa ash-Shifât , sehingga diyakini bahwa Abu Jahal dan Abu Lahab lebih baik, lebih bertauhid, dan lebih ikhlas dalam beriman kepada Allah SWT daripada umat Islam (padahalnya dalam Al Qur’an surah al Lahab kedua tokoh ini justru dilaknat Allah SWT kerana bukan saja memusuhi Nabi dan hendak membunuh Nabi bahkan penyembah berhala paling tegar (taat). Dengan memperomosi fahaman ini Yahudi berharap agar semua orang yang menerima ajaran ini akan membenci Nabi saw dan menidakkan ajaran Rasulullah itu kemudiannya akan meninggalkan semua syariat Nabi dan menjadi sesat hingga mereka mati. Inikah yang dikatakan benar? Sudah terang lagi bersuluh pun masih nak menegakkan benang basah kamu?

4. Selalu berbeda dalam menentukan hari-hari penting. Misalnya, berpuasa hanya 28 hari di bulan Ramadhan (Ahlus Sunnah wal Jama’ah 29 atau 30 hari), dan pada 1419 Hijriyah (1999 M) menetapkan bahwa waktu wukuf di Arafah bagi jemaah haji pada 17 Maret (March), padahal para ahli falak berdasarkan hilal (melihat anak bulan) menetapkan bahwa waktu wukuf di Arafah adalah pada 18 Maret (March). Dalam pekara begitu pun mereka maseh mahu menipu umat islam.

  
Fikir sendiri mana yg lebih baik?. Raja Abdullah as Saud cium pipi dgn JW Bush utk US bunuh 1 juta rakyat Iraq. Pendekaran ISIS menyambung pembunuhan US di Iraq dan terus-terusan membunuh Islam Sunni Iraq dan merampas minyak mereka sebagai "pampasan" dari US kepada mereka utk tujuan dana extrimis ISIS berjuang disana.

5. Sangat kaku dan sangat letterlijk (terlalu harfiah) dalam memahami ayat-ayat Al Qur’an dan hadist, padahal Islam sangat fleksibel (mengikut keadaan). Apalagi karena Islam diturunkan Allah sebagai rahmatan lil alamin.

6. Mengkafirkan umat Islam yang tidak sefahaman dengan mereka, dan mudah menuding apa yang dilakukan umat Islam terutama kaum ASWJ sebagai bid’ah dan Musyrik (kafir), seperti misalnya melakukan ziarah kubur dan mengucapkan “shadaqallahu al-adzim” setelah membaca Al Qur’an seperti yang telah disebutkan diatas tadi.

DEMIKIAN SEGALA SEJARAH BERKENAAN WAHABI AGAMA BARU YANG SESAT. PENDIRINYA MUHAMAD BIN ABDUL WAHAB MERUPAKAN SEORANG YANG PADA ASALNYA BERCITA-CITA DAN GILA UNTUK MEMBINA MAZHAB SENDIRI. APABILA MENDAPATKAN BEBERAPA PELUANG DIHADAPAN MATANYA, WALAUPUN DIA TERPAKSA TUNDUK DENGAN KUASA YAHUDI DAN INGGRIS, DIA SANGGUP MELAKUKAN APA SAJA ASALKAN CITA-CITANYA TERCAPAI WALAUPUN MENGORBANKAN SELURUH UMAT ISLAM TERUTAMA KAUM ASWJ. KAUM ASWJ LAH YANG DIANGGAP PENGHALANG PALING BESAR BAGINYA MENJALANKAN DAN MENDIRIKAN MAZHABNYA SENDIRI KERANA DIA SELALU MENDAKWA DIRINYA SAJA YANG MENGAMALKAN AL QURAN DAN HADIS ATAU AHLI SUNAH TAMPA JEMAAH, ITULAH SEBABNYA DIA MENCEDUK SEGALA ILMU DIDALAM SEMUA MAZHAB DAN MEMUTAR BELITNYA DAN MENGUJUDKAN ALIRAN ILMUNYA SENDIRI YANG SANGAT JAUH TERPESONG. KEMUDIAN DIA MENGKAFIRKAN SEMUA ULAMA SEOLAH-OLEH DIA SEORANG SAJA YANG BENAR MAZHABNYA. DIALAH MANUSIA SYAITAN YANG DIGAMBARKAN OLEH RASULULLAH SAW DIDALAN HADIS-HADIS BAGINDA IAITU “MANUSIA AKHIR ZAMAN YANG MEMBACA AL QURAN TETAPI TIDAK MASUK KEDALAM KERONGKONGNYA (KEHATINYA)..” MALAHAN MEMUSUHI SELURUH UMAT ISLAM YANG TIDAK SEALIRAN DENGANNYA. DENGAN PENGAKUAN SEBAGAI AHLI SUNNAH ITU, DIA BEBAS MELAKUKAN PENYEBARAN DAKYAHNYA DAN SEMUA PERBUATAN BURUKNYA AKAN DIPERSALAHKAN KEPADA ASWJ KERANA TERSILAP ANGGAPAN DENGAN PENIPUAN WAHABI HINGGAKAH SYIAH IRAN MEMBENCI ASWJ KERANA MENYANGKA ASWJ LAH YANG MEMBUNUH KELUARGA SYIAH MEREKA DI KARBALA. WALHALNYA WAHABILAH YANG MENJADI DALANG SEBENARNYA.

Image result for kaabah syiah di karbala Image result for kaabah syiah di karbala Related image
Syiah Iran membuat Kaaba mereka sendiri yg baru dirasmikan di Karbala. Jadi selepas ini penganut Syiah tak perlu lagi mengerjakan haji ke Mekah, cukup hanya di Karbala Iran. Penganut Syiah solat sembah gambar Khomini. Penganut Syiah meratap dikuburan Imam mereka (kiri), samalah juga dengan penganut Yahudi yg meratap didinding suci mereka (kanan). 

SETERUSNYA MARI KITA LIHAT LEBIH JAUH BERKENAAN WAHABI:

Sebagai orang manusia yang memiliki dua mata yang mampu memandang kebenaran, cobalah kamu buka kedua matamu, pasti kamu akan mengetahui bahwa Wahabiyah adalah pendukung Utama penjajahan barat terhadap negara-negara Islam. Tidak sampai di sini saja, apabila kamu mengikuti sejarah Muhammad ibn Abdul Wahhab dan para pemimpin Wahabiyah seterusnya, kamu tidak akan pernah menemui usaha nyata mereka dalam mensejahterakan umat, menegakkan keadilan, mencegah kezaliman dan melawan kebodohan. Juga andil (kerja) mereka dalam upaya (usaha) perdamaian dan kesejahteraan.

Tidak akan kamu temukan dalam sejarah mereka kecuali mengkafirkan umat Islam dan tuduhan syirik, mewajibkan untuk memerangi mereka serta menghalalkan darah dan harta mereka. Dalam diri mereka yang ada hanyalah Aqidah Tajsim, Tasybih, Kufur, Sesat dan pengingkaran ziarah makam Rasulullah dan makam orang-orang yang shalih untuk bertabarruk atau bertawasul dan pengkafiran terhadap orang yang mengatakan: “Wahai Nabi pembawa rahmat mintakan syafaat untukku kepada Allah!!”. Dan mengingkari perayaan Maulid Nabi yang mulia seperti yang telah biasa dilakukan oleh kalangan Ahlussunnah Waljemaah, mengharamkan membaca al Qur’an untuk diberikan pahla bacaan itu bagi umat Islam yang telah meninggal dunia, ini sajalah rutinitas (kerja) mereka tidak ada yang lain.


Satu-satunya tujuan mereka dengan kedok (wajah) agama ialah mereka menumpahkan darah umat Islam yang tidak berdosa, menghalalkan yang haram, dan menyebarkan fitnah demi fitnah. Sungguh licik hati mereka penuh dengan kedengkian dan kebencian serta suka membuat masalah pada umat islam saja, tetapi tidak berbuat apa-apa kepada orang kafir. Bahkan, mereka jadikan barat sebagai qiblat dan mereka dukung para penjajah untuk menginjak-injak (memijak-mijak) martabat negara-negara Arab dan Islam. Mereka adalah kepanjangan tangan (pencuri) bagi musuh-musuh Islam yang dengan semaunya (culas) mereka permainkan Islam.

Permusuhan Wahabiyah kepada umat Islam secara gambling (jelasnya) boleh dilihat dari fatwa Nashiruddin al Albani ketika memberikan fatwa kepada penduduk Palestina dengan mewajibkannya keluar dari Palestina, apa kemaslahatan (muslihat) dari ini semua? Dan untuk siapa rakyat tinggalkan Palestina jika kita mewajibkan penduduknya meninggalkan Palestina? Berapa harga fatwa ini? Orang yang cerdas adalah orang yang memahami isyarat ini. Siapa yang membayar al Albani untuk fatwanya ini? Jelas sekali dia adalah penyokong Yahudi dan menurut agenda Barat kemudian menafikan hak dan perjuangan Rakyat Palestain keatas Negara mereka. Inilah kenyataan dari apa yang telah mereka dilakukan, atau yang sedang mereka lakukan juga rencana busuk mereka di masa mendatang.

Related image  Related image
Kebijaksanaan Arwah Syeikh Ahmad Deedat. Dua ulama Wahhabi ini mengeluarkan fatwa adalah haram menjadi makmum kepada imam-imam di Mekah. Lihat bagaimana Imam Syiah solat didalam lubang semantara 2 org bodygurdnya akan melihat jika ada yg tak taat mengikut imam itu.

Wahabiyah mendakwa bahwa mereka hanya mengikuti Nabi dan tidak membuat bid’ah. Sedangkan mereka membenci Nabi saw, keluarganya dan semua sahabat-sahabatnya. Aqidah mereka yang telah kita paparkan bersumber dari kitab-kitab mereka adalah saksi pembohongan mereka, jelas mereka pembuat bid’ah dalam aqidah. Dalam sebagian dari aqidah Wahabi mengikut fahaman Yahudi, Kristian, Fir’aun dan Hamman  dan terbukti mereka berhujjah dengan aqidah mereka itu. Bahkan dalam hal menetapkan arah, batasan, tempat, duduk, bergerak, diam, berat, timbangan, lisan, mulut kepada Allah, mereka mengambil pernyataan Yahudi, Kristian, Fir’aun dan Hamman juga. Aqidah Wahabi yang mengatakan Allah berada di atas Arsy dengan Zat-Nya, di langit dengan Zat-Nya, Allah memiliki kerusi di setiap langit untuk tempat dudukNya. Akidah menyamakan Tuhan dengan manusia ternyata adalah perbuatan syrik dan sesat. Jadi kenapa manusia masih saja mahu mengikut mereka? Hanya manusia tolol saja yang berbuat begitu, kerana tak bisa membezakan antara yang benar dan yang salah.

Allah berfirman didalam surah al Ma’idah ayat 51 mafhumnya:
“Wahai orang-orang yang beriman, jangan kamu angkat Yahudi dan Nasrani menjadi wali (penjaga). Sebahagian mereka menjadi wali bagi yang lain (yahudi dan nasrani saling jaga menjagai penganut mereka). Barang siapa mengangkat mereka itu diantara kamu, maka sesungguhnya ia masuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tiada menunjuki kaum yang aniaya (Allah tidak member hadayah kepada orang-orang yang tersesat)”.

Allah berfirman didalam surah Muhammad ayat 33 & 34 mafhumnya:

“Wahai orang-orang yang beriman, ikuti Allah dan Ikutilah Rasul dan jangan kamu rosakkan amalan kamu (dengan keparcayaan lain)”

“Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalang (manusia) daripada jalan Allah, kemudian mereka mati, sedang mereka orang kafir (tidak disedari telah menjadi kafir), maka Allah tidak akan mengampuni mereka”

Image result for kaabah syiah di karbala Image result for Houthis yemen attack Saudi Arabia Image result for Houthis yemen attack Saudi Arabia
Another syiah kaaba in Yaman. Houthis hold up their weapons to protest against Saudi-led airstrikes, during a rally in Sanaa, Yemen, Thursday, March 26, 2015. Yemen in Crisis: Saudi Bombing Seen as Effort to Thwart Iran - NBC News

Kami ASWJ menantang mereka, apakah mereka siap untuk menunjukkan siapa yang mereka ikuti dalam hal itu? Apabila mereka berbicara atau menulis tidak ada yang diikuti oleh mereka dalam hal itu kecuali Yahudi, Kristian. Fir’aun, Hamman dan Musyabbihah sebagaimana hal itu terlihat jelas, sejelas matahari di siang bolong (ditengah hari) yang tidak terhalang mendung. Apabila kita beri waktu dari sekarang hingga dunia berakhir mereka tidak akan mampu untuk membuktikan satu huruf pun apa yang mereka selewengkan bahwa hal itu berdasarkan sabda Nabi, pendapat para sahabat, tabi’in atau dari seorang Mujtahid Ahlussunnah Wal Jama’ah (Maksudnya; mereka tidak akan mampu membawa satu pun bukti yang jelas bahawa ajaran mereka adalah berpunca dari Nabi saw)

Jadi Aqidah Wahabiyah adalah aqidah yang rapuh bahkan lebih rapuh dari sarang laba-laba. Tidak ada panutan (yang diikuti) mereka kecuali orang-orang bodoh dan kafir yang telah Allah kehendaki bahwa mereka sesat lagi menyesatkan serta tidak ada cahaya dalam hati-hati mereka. Jadi Wahabiyah adalah pembawa bid’ah dan bukan Muttabiah (orang yang mengikuti nabi).

Dari Fadhoih al-Wahabiyah – Syaikh Fathi al-Mishri. 
Diterjemahkan kebahasa Indonesia dalam buku berjudul “Radikalisme Sekte Wahabiyah”

 Image result for Houthis yemen attack Saudi Arabia  Related image  Image result for Houthis yemen attack Saudi Arabia
Armed and equipped by the United States and supported by Israel, Saudi Arabia has launched a war against the Houthi rebels in the Yemen. Sweden, along with the US, UK, France, Israel and China, has recently begun signing massive weapon deals with Saudi Arabia in order to “stabilize the region”. A Saudi Arabia-led military coalition said it shot down a ballistic missile fired at Saudi territory by Houthi rebels in Yemen. 

Mengenal Muhaddits ahlus sunnah wal jama'ah dan Muhaddits Wahabi;

Para Ulama telah menetapkan kriteria yang ketat agar hanya benar-benar ‘orang yang memang memenuhi kriteria sajalah’ yang layak menyadang gelaran Muhaddits (ahli hadis) seperti yang diungkapkan oleh Imam Sakhowi tentang siapa Ahli Hadits (muhaddits) itu sebenarnya:

“Menurut sebagian Imam hadits, orang yang disebut dengan Ahli Hadits (Muhaddits) adalah orang yang pernah menulis hadits, membaca, mendengar, dan menghafalkan, serta mengadakan rihlah (perjalanan) keberbagai tempat untuk, mampu merumuskan beberapa aturan pokok (hadits), dan mengkomentari (member pendapat) cabang dari Kitab Musnad, Illat, Tarikh yang kurang lebih mencapai 1000 buah karangan. Jika demikian (syarat-syarat ini terpenuhi - pent) maka tidak diingkari bahwa dirinya adalah ahli hadits. Tetapi jika ia sudah mengenakan jubah pada kepalanya, dan berkumpul dengan para penguasa pada masanya, atau menghalalkan (dirinya memakai pent ) perhiasan lu’lu (permata-pent) dan marjan (batu permata) atau memakai pakaian yang berlebihan (pakaian yang berwarna-warni -pent). Dan hanya mempelajari hadits Al-Ifki wa Al-Butan. Maka ia telah merusak harga dirinya, bahkan ia tidak memahami apa yang dibicarakan kepadanya, baik dari juz atau kitab asalnya. Ia tidak pantas menyandang gelar seorang Muhaddits bahkan ia bukan manusia. Karena dengan kebodohannya ia telah memakan sesuatu yang haram. Jika ia menghalalkannya maka ia telah keluar dari Agama Islam (menjadi kafir tampa disedarinya)” ( Lihat Fathu Al-Mughis li Al-Sakhowi, juz 1hal. 40-41).

Sehingga yang layak menyandang gelar ini adalah ‘Para Muhaddits’ generasi awal seperti  Abu Hurairah, Ath Tirmidzi, Anas bin Malik, Imam Ibnu Abbas, Imam Bukhari, Imam Muslim, Imam Abu Dawud, Imam Nasa’i, Imam Ibn Majah, Imam Daruquthni, Imam Al-Hakim Naisaburi, Imam Ibn Hibban, Abu Said al Kudhri dan lain-lain.

Image result for images Saudi Arabia buy weapons from Israel Image result for Houthis yemen attack Saudi Arabia Image result for Houthis yemen attack Saudi Arabia
The United States is close to completing a series of arms deals for Saudi Arabia totaling more than $100 billion, a senior White House official said on Friday, a week ahead of President Donald Trump's planned visit to RiyadhThe official, who spoke to Reuters on condition of anonymity, said the arms package could end up surpassing more than $300 billion over a decade to help Saudi Arabia boost its defensive capabilities while still maintaining US ally Israel's qualitative military edge over its neighbors.

Kapasitas Keilmuan Imam Bukhari r.a:


Ketika Imam Bukhari r.a. mengunjungi Bagdad, para ahli hadis di kota tersebut mendengar kedatangannya. Mereka hendak mengujinya dengan berbagai cara termasuk mencampuradukkan isi hadis untuk membingungkannya.

Mereka juga mengacak-acak (memusing-musing) hadis dengan menukar-nukar perawinya. Tugas ini diserahkan kepada sepuluh orang yang masing-masing mengeluarkan sepuluh hadits palsu.

Ketika Imam Bukhari menggelar (mengunjungi) majlis ilmu, mereka ikut bergabung di dalam majlis tersebut guna menanyakan kebenaran hadis-hadis yang telah direkayasa (direka) tersebut. Tidak lupa mereka juga mengundang ahli hadis dari luar Bagdad untuk meramaikan perdebatan yang akan terjadi.

Satu per satu dari mereka mengemukakan hadis palsunya kepada Al-Bukhari dan beliau selalu menjawabnya dengan dua kata, “Tidak tahu,” …. “tidak tahu,”….. dan “tidak tahu.”

Para undangan yang merupakan ahli hadis saling berpandangan satu sama lain. Sebagian dari mereka mengakui kalau Al-Bukhari memang benar-benar orang yang faham akan hadis, tetapi sebagian lain menyangsikan (berasa curiga) bahwa ia menguasai semua itu.

Setelah kesepuluh dari mereka mengemukakan hadis rekayasanya (ciptaan), Al-Bukhari memandang orang pertama yang mengemukakan hadis. Dengan brilian (bijak) ia mengoreksi isi hadis rekayasa itu satu per satu sekaligus menyusun kembali para perawinya dengan benar. Begitu juga dengan orang kedua hingga kesepuluh, ia koreksi (perbetulkan) satu per satu hadis yang mereka ajukan tanpa ada yang terlewat (kesilapan) sedikit pun. Setelah itu, semua orang mengakui ketajaman, daya ingat, dan keistimewaan Imam Bukhari.

Ketinggian Keilmuan Syeikh Ngalbani;

Di kalangan salafi wahabi, lelaki ini dianggap sebagai Muhaddis paling ulung di zamannya. Itu klaim (dakwaan) mereka. Bahkan sebagian mereka tidak canggung menyetarakannya (tidak segan silu untuk menyamakan) dengan para imam hadis terdahulu. Fantastis (khayalan) mereka gencar (giat) mempromosikannya lewat (melalui) berbagai media. Dan usaha mereka boleh dikata berhasil. Kalangan muslim banyak yang tertipu dengan hadis-hadis edaran mereka yang di akhirnya terdapat kutipan (dicuri), “disahihkan oleh Albani, ”. Para salafi itu seolah memaksakan kesan bahwa dengan kalimat itu Al-Albani sudah setaraf dengan Imam Tirmidzi, Imam Ibnu Majah dan lainnya.


Sebetulnya, kapasitas (pengatahuan) ilmu tukang reparasi jam ini sangat meragukan (kalau tak mau dibilang “ngawur” penipu). Bahkan ketika ia diminta oleh seseorang untuk menyebutkan 10 hadis berserta sanadnya (perawi & riwayat), ia dengan entengnya (mudahnya) menjawab, “Aku bukan ahli hadis sanad, tapi ahli hadis kitab.” Si peminta pun tersenyum, “Kalau begitu siapa saja juga bisa,” tukasnya (maksudnya; sesiapa juga boleh menjadi perawi hadis kitab yang nyatanya tiada)

Image result for Houthis yemen attack Saudi Arabia Related image Related image
Third day of airstrikes aims to block Houthi advance from east, while UN staff flee capital Sanaa and diplomats evacuated from Aden. Thumbnail image for Yemen: Could looming civil war enable a Saleh comeback? 

Namun demikian dengan over-pedenya (kepercayaan tinggi) Albani merasa layak untuk mengkritisi (member komen) dan mendhoifkan hadis-hadis dalam Bukhari Muslim yang kesahihannya telah disepakati dan diakui para ulama’ dari generasi ke generasi sejak ratusan tahun lalu. Aneh bukan?

Orang wahabi mengatakan (beritiqad) bahawa Allah itu wujud sama seperti manusia atau makhluknya dan menganggap Allah duduk di arsy diatas langit. Untuk mengetahui dalilnya anda boleh lihat di Apakah Allah berada di Langit? Untuk mengetahui mengenai wahabi lebih jauh lagi dan lebih mendalam lagi silakan baca artikel itu.

Pada tahun 2009, saya (Ust. Muhammad Idrus Ramli penulis atical ini) pernah terlibat perdebatan sengit dengan seorang Ustadz Salafi berinisial (bertaraf) AH (ulama wahabi) di Surabaya. Beberapa bulan berikutnya saya berdebat lagi dengan Ustadz Salafi di Blitar. Ustadz tersebut berinisial AH juga, tetapi lain orang. Dalam perdebatan tersebut saya bertanya kepada AH: “Mengapa Anda meyakini bahwa Allah SWT ada di langit?”

Menanggapi pertanyaan saya, AH menyebutkan ayat-ayat al-Qur’an yang menurut asumsinya (Tafsir) menunjukkan bahwa Allah subhanahu wa ta‘ala ada di langit. Lalu saya berkata: “Ayat-ayat yang Anda sebutkan tidak secara tegas menunjukkan bahwa Allah ada di langit. Karena kosa (maksud) perkataan ‘istawa’, menurut para ulama memiliki 15 makna. Di samping itu, apabila Anda berargumentasi (member alasan) dengan ayat-ayat tersebut, maka argumen Anda dapat dipatahkan dengan ayat-ayat lain yang menunjukkan bahwa Allah subhanahu wa ta‘ala tidak ada di langit. Misalnya Allah SWT berfirman: “Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada.” (QS. al-Hadid : 4). Ayat ini menegaskan bahwa Allah SWT bersama kita di bumi, bukan ada di langit. Dalam ayat lain Allah SWT berfirman, mafhumnya;

“Dan Ibrahim berkata, “Sesungguhnya aku pergi menuju Tuhan ku (di Palestina), yang akan memberiku petunjuk.” (Surah al-Shaffat ayat 99). 

Dalam ayat ini, Nabi Ibrahim as berkata akan pergi menuju Tuhannya, padahal Nabi Ibrahim as pergi ke Palestina. Dengan demikian, secara literal ayat ini menunjukkan bahwa Allah subhanahu wa ta‘ala bukan ada di langit, tetapi ada di Palestina.” Setelah saya berkata demikian, AH tidak mampu menjawab akan tetapi mengajukan dalil lain dan berkata: “Keyakinan bahwa Allah SWT ada di langit telah dijelaskan oleh Rasulullah saw. dalam hadits shahih:


Related image Related image Related image
Saudis attacking Houthis because Saud family is Jewish. Meanwhile, Houthis and allied units of Yemeni Republican Guard continue harassing Saudi Army in the border regions of Saudi Arabia. Followers of the Houthi movement protest against the President's announcement of an extension of the state of emergency and U.S. supporting the Arab. On Friday, January 23, Houthis carry coffins of those killed during recent clashes.

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya kepada seorang budak perempuan yang berkulit hitam: “Allah ada di mana?” Lalu budak itu menjawab: “Allah ada di langit.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya; “Saya siapa?” Ia menjawab: “Engkau Rasul Allah.” Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada majikan budak itu, “Merdekakanlah budak ini. Karena ia seorang budak yang mukmin.” (HR. Muslim).”

Setelah AH berkata demikian, saya menjawab begini: “Ada tiga tinjauan berkaitan dengan hadits yang Anda sebutkan. Pertama, dari aspek kritisisme ilmu hadits (naqd al-hadits). Hadits yang Anda sebutkan menurut para ulama tergolong hadits Mudhtharib (hadits yang simpang siur periwayatannya), sehingga kedudukannya menjadi lemah dan tidak dapat dijadikan hujjah. Kesimpangsiuran periwayatan hadits tersebut, dapat dilihat dari perbedaan setiap perawi dalam meriwayatkan hadits tersebut. Ada yang meriwayatkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak bertanya di mana Allah subhanahu wa ta‘ala. Akan tetapi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, apakah kamu bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad utusan Allah.

Kedua, dari segi makna, para ulama melakukan ta’wil terhadap hadits tersebut dengan mengatakan, bahwa yang ditanyakan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebenarnya adalah bukan tempat, tetapi kedudukan atau derajat Allah subhanahu wa ta‘ala. Lalu orang tersebut menjawab kedudukan Allah subhanahu wa ta‘ala ada di langit, maksudnya Allah subhanahu wa ta‘ala itu Maha Luhur dan Maha Tinggi.

Ketiga, apabila Anda berargumen (bertaki, soal jawab) dengan hadits tersebut tentang keyakinan Allah subhanahu wa ta‘ala ada di langit, maka argumen Anda dapat dipatahkan dengan hadits lain yang lebih kuat dan menegaskan bahwa Allah subhanahu wa ta‘ala tidak ada di langit, bahkan ada di bumi. Al-Imam al-Bukhari meriwayatkan dalam Shahih-nya:

“Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, “Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melihat dahak (terus) di arah kiblat, lalu beliau menggosoknya (mengosok mata) dengan tangannya, dan beliau kelihatannya tidak menyukai hal itu. Lalu beliau bersabda: “Sesungguhnya apabila salah seorang kalian (kamu) berdiri dalam shalat, maka ia sesungguhnya berbincang-bincang dengan Tuhannya, atau Tuhannya ada di antara dirinya dan kiblatnya. Oleh karena itu, janganlah ia meludah ke arah kiblatnya, akan tetapi meludahlah ke arah kiri atau di bawah telapak kakinya.” (HR. al-Bukhari [405]).


Image result for Houthis yemen attack Saudi Arabia Image result for Houthis yemen attack Saudi Arabia Related image
Saudi Arabia launched airstrikes against Iran-backed Shia Houthi rebels. Warplanes from a Saudi-led coalition pounded Houthi militiamen and military bases with at least 20 air strikes throughout Yemen on Thursday, residents said, despite Riyadh saying. Air strike hits weapons depot in Sanaa. An air strike killed at least 40 people at a camp for displaced people in northYemen on Monday, humanitarian workers said, in an attack which apparently targeted nearby Houthi fighters.

Hadits ini menegaskan bahwa Allah subhanahu wa ta‘ala ada di depan orang yang sedang shalat, bukan ada di langit. Hadits ini jelas lebih kuat dari hadits riwayat Muslim, karena hadits ini riwayat al-Bukhari. Setelah saya menjawab demikian, AH juga tidak mampu menanggapi (menidakkan) jawaban saya. Sepertinya dia merasa kewalahan (kalah) dan tidak mampu menjawab. Ia justru mengajukan dalil lain dengan berkata: “Keyakinan bahwa Allah ada di langit itu ijma’ ulama salaf.” Lalu saya jawab, “Tadi Anda mengatakan bahwa dalil keyakinan Allah ada di langit, adalah ayat al-Qur’an. Kemudian setelah argumen Anda kami patahkan, Anda beragumen dengan hadits. Lalu setelah argumen Anda kami patahkan lagi, Anda sekarang berdalil dengan ijma’. Padahal ijma’ ulama salaf sejak generasi sahabat justru meyakini Allah subhanahu wa ta‘ala tidak bertempat. Al-Imam Abu Manshur al-Baghdadi berkata dalam al-Farqu Bayna al-Firaq:

“Kaum Muslimin sejak generasi salaf (para sahabat dan tabi’in) telah bersepakat bahwa Allah tidak bertempat dan tidak dilalui oleh waktu.” (al-Farq bayna al-Firaq, 256).

Al-Imam Abu Ja’far al-Thahawi juga berkata dalam al-’Aqidah al-Thahawiyyah, risalah kecil yang menjadi kajian kaum Sunni dan Wahhabi:

“Allah subhanahu wa ta‘ala tidak dibatasi oleh arah yang enam.”

Setelah saya menjawab demikian kepada AH, saya bertanya kepada AH: “Menurut Anda, tempat itu makhluk apa bukan?” AH menjawab: “Makhluk.” Saya bertanya: “Kalau tempat itu makhluk, lalu sebelum terciptanya tempat, Allah ada di mana?” AH menjawab: “Pertanyaan ini tidak boleh, dan termasuk pertanyaan yang bid’ah.” Demikian jawaban AH, yang menimbulkan tawa (ketawa) para hadirin dari semua kalangan pada waktu itu. Kebetulan pada acara tersebut, mayoritas hadirin terdiri dari kalangan Salafi, anggota jamaah AH.

Image result for kaabah syiah di karbala Image result for kaabah syiah di karbala Image result for kaabah syiah di karbala
Syiah di Pakistan juga membina Kaaba sendiri dan tidak lagi mengiktiraf Kaaba di Mekah. Syiah Iran yang bercita-cita menghancurkan bangunan kebangaan Raja Saudi. Bezanya kuburan sunni dan siyah yg meletakkan gambar Imam mereka. Awas ajaran Wahabi dan Syiah sesat diakhir zaman, tanda2 keluarnya Dajjal. 

Demikianlah, cara dialog orang-orang Wahhabi. Ketika mereka tidak dapat menjawab pertanyaan, mereka tidak akan menjawab, aku tidak tahu, sebagaimana tradisi ulama salaf dulu. Akan tetapi mereka akan menjawab, “Pertanyaanmu bid’ah dan tidak boleh.” AH sepertinya tidak mengetahui bahwa pertanyaan Allah subhanahu wa ta‘ala ada di mana sebelum terciptanyan alam, telah ditanyakan oleh para sahabat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak berkata kepada mereka, bahwa pertanyaan tersebut bid’ah atau tidak boleh. Al-Imam al-Bukhari meriwayatkan dalam Shahih-nya:

“Imran bin Hushain radhiyallahu ‘anhu berkata: “Aku berada bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, tiba-tiba datang sekelompok dari penduduk Yaman dan berkata: “Kami datang untuk belajar agama dan menanyakan tentang permulaan yang ada ini, bagaimana sesungguhnya?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Allah telah ada dan tidak ada sesuatu apapun selain Allah.” (HR. al-Bukhari [3191]).

Hadits ini menunjukkan bahwa Allah subhanahu wa ta‘ala tidak bertempat. Allah subhanahu wa ta‘ala ada sebelum adanya makhluk, termasuk tempat. Al-Imam al-Tirmidzi meriwayatkan dengan sanad yang hasan dalam al-Sunan berikut ini:

“Abi Razin radhiyallahu ‘anhu berkata: “Aku bertanya, wahai Rasulullah, di manakah Tuhan kita sebelum menciptakan makhluk-Nya?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Allah ada tanpa sesuatu apapun yang menyertainya. Di atasnya tidak ada sesuatu dan di bawahnya tidak ada sesuatu. Lalu Allah menciptakan Arasy di atas air.” Ahmad bin Mani’ berkata, bahwa Yazid bin Harun berkata, maksud hadits tersebut, Allah ada tanpa sesuatu apapun yang menyertai (termasuk tempat). Al-Tirmidzi berkata: “hadits ini bernilai hasan”. (Sunan al-Tirmidzi, [3109]).

Dalam setiap dialog yang terjadi antara Muslim Sunni dengan kaum Wahhabi, pasti kaum Sunni mudah sekali mematahkan argumen Wahhabi. Ketika Wahhabi mengajukan argumen dari ayat al-Qur’an, maka dengan mudahnya dipatahkan dengan ayat al-Qur’an yang lain. Ketika Wahhabi mengajukan argumen dengan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, pasti kaum Sunni dengan mudahnya mematahkan argumen tersebut dengan hadits yang lebih kuat. Dan ketika Sunni berargumen dengan dalil rasional, pasti Wahhabi tidak dapat membantah dan menjawabnya. Keyakinan bahwa Allah subhanahu wa ta‘ala ada tanpa tempat adalah keyakinan kaum Muslimin sejak generasi salaf, kalangan sahabat dan tabi’in. Sayyidina Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu berkata:

“Allah subhanahu wa ta‘ala ada sebelum adanya tempat. Dan keberadaan Allah sekarang, sama seperti sebelum adanya tempat (maksudnya Allah tidak bertempat).”(al-Farq bayna al-Firaq, 256).

Dikutip dari “Buku Pintar Berdebat dengan Wahhabi” karya Ust. Muhammad Idrus Ramli, alumni Pondok Pesantren Sidogiri tahun 1424/2004. Dari blog  
http://wahabivssunni.blogspot.my

  Related image
Fatwa Wahhabi Salafi atau ISIS juga mengharuskan Homosexual. Wahabi Mesir mengeluarkan fatwa “ Adalah dibolehkan isteri diperkosa , asalkan suaminya terselamat jika berlakunya rompakan atau rumah diceroboh penyamun ”. Ainul Kuaibah atau Qaramite ciptaan Syiah yang mencuri Batu Hitam (Hajaral Aswad) dan meletakkan batu tersebut di situ Tidak lagi tarikh yang teruk ditulis dalam sejarah Rumah Suci daripada hari itu, di mana al-Zind memasuki Masjidil Haram dan mencuri hajaral aswad itu. 


KITAB REKAYASA (ciptaan) WAHABI Berjudul “JUZK FIL HURUF WAL ASHWAT” Bukan Kitab Buatan Imam Nawawi

Dakwah Salafy Wahaby walaupun kita sering bertanya, Kenapa Marah Di Sebut Wahaby ? yang sulit (susah) di terima oleh dunia Islam, kecuali hanya sebagian kecil orang awam, sehingga menghalalkan segala cara demi sebuah faham yang mereka anggap benar, dakwahnya yang lebih pantas di sebut dengan fitnah terhadap Islam, Al-Quran, Hadits dan para Ulama Islam.

Karena setiap sisi syari’at Islam yang tidak sepaham dengan pemahaman mereka selalu ada cerita dusta dan fitnah terhadap Ulama, baik Salaf atau Khalaf, ketidaksiapan mereka dalam menyikapi perbedaan atau dengan kata yang lebih jelas WAHABY / SALAFY TIDAK MAMPU MENERIMA PERBEDAAN dan tidak cukup nya pendukung dakwah mereka, hingga memaksa mereka memutarbalikkan fakta dengan cerita dusta terhadap para pakar Ulama Islam separti Imam Mazhab empat, Syaikh Abdul Qadir Al-Jiilani, Ibnu Katsir, Imam Baihaqqi, Imam Asy’ari, Imam Nawawi, Ibnu Hajar al-Ashqalani, Shalahuddin al-Ayyubi dan masih banyak lagi, semoga Allah selalu menjaga Para Ulama Islam dari bermacam fitnah Wahaby.

Adapun yang ingin kami sampaikan di sini adalah cerita dusta terhadap Imam Nawawi yang bernama lengkap Muhyiddin Abu Zakaria Yahya bin Syaraf bin Marri asy-Syafi’i al-Asy’ari an-Nawawi, ada dua fitnah Wahabi terhadap Imam Nawawi yang saling bertolak-belakang, yaitu tuduhan sesat dan tuduhan taubat. Dan sudah banyak yang Membongkar Kitab Rekayasa Wahabi Yang Dinisbahkan Kepada Imam Nawawi Pengarang Kitab Riyadhus Shalihin ini.

 
Akhbar Sinar menyiarkan penjelasan berkenaan ajaran sesat Wahhabi. Kitab fatwa ulama Wahhabi yang menghalalkan nikah kontrek atau Mutaah kepada pengikut mereka. 

1. Tuduhan sesat yang masyhur adalah mengenai kitab adzkar, dan tuduhan yang dilakukan oleh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin dalam kitab nya Liqa’ al-Bab al-Maftuh bahwa Imam Nawawi bukan Ahlus Sunnah Wal Jama’ah, tuduhan ini memang sudah lumrah, karena setiap yang tidak sama dengan mereka pasti dituduh sesat, lebih lagi karena Imam Nawawi adalah seorang Ulama Sufi dan beraqidah Asy’ari, fitnah ini telah dilemparkan oleh Wahabi terhadap semua Ulama Sufi dan beraqidah Asy’ari atau Maturidi, semua di cap sebagai ahlu bid’ah sesat, semoga Allah menolong semua penolong Islam.

2. Tuduhan bahwa Imam Nawawi telah bertaubat dari aqidah Asy’ari ke aqidah Salafy Wahaby, bukan Salafy murni, karena tidak ada takfiri antara Salaf dan Khalaf, fitnah ini bersumber dari sebuah rekayasa pembenci Imam Nawawi lewat lembaran-lembaran kitab rekayasa yang dinisbahkan kepada Imam Nawawi yang katanya “beliau sempat bertaubat dari aqidah Asy’ari dan kembali ke aqidah Salaf kira-kira dua bulan sebelum beliau wafat, dan sempat menulis kitab tentang aqidah Ulama Salaf serta mencela Asya’irah.

Akan tetapi kitabnya hilang dan yang tersisa hanya satu Juzuk/Jilid yang membahas tentang -KALAMULLAH HURUF dan SUARA-” sehingga jilid itu disebut “جزء الحروف والأصوات” -JUZK HURUF WAL ASHWAT- atau -JUZK FIL HURUF WAL ASHWAT- atau جزء فيه ذكر اعتقاد السلف في الحروف و الأصوات -JUZK FI HI DZIKRU I’TIQAD SALAF FIL HURUF WAL ASHWAT- dan kitab rekayasa itu di tahqik oleh pentahkiq Wahabi yaitu Abu Fadhl Ahmad Ibnu Ali ad-Dimyati, agar penyamaran itu sempurna dan terkesan benar adanya, serta menumbuhkan keragu-raguan pada pengikut Ahlu Sunnah Waljama’ah yang beraqidah Asy’ari, Na’uzubillah min dzalik.

Related image Related image Related image
Ulama Syiah cuba memindahkan kiblat kaum muslimin ke Karbala. Seorang ulama muslim syiah yang berasal dari negara Saudi Arabia bernama الشيخ عبد الحي قمبر Sedang membaca doa arafah di musim haji yang bertempat di Karbala setelah mereka membina Kaaba palsu disana. Haji di Karbala, Persis: Teologi Syiah Karbala Lebih Utama dari Ka'bah di Mekah. Terbukti Syiah sudah bertambah sesat sekarang.

SEKILAS TENTANG KITAB REKAYASA [JUZK FIL HURUF WAL ASHWAT] YANG DINISBAHKAN KEPADA IMAM NAWAWI

Kitab rekayasa tersebut dibuat seolah-olah Imam Nawawi menulis ringkasan [ikhtishar] dari dua kitab berbeda yakni kitab GHAYATUL MARAM FI MAS-ALATIL KALAM ” غاية المرام في مسألة الكلام” katanya itu kitab Syaikh Fakhruddin Abu Abbas Ahmad Ibn Hasan Ibn Utsman al-Armawi asy-Syafi’i, dan dari kitabnya Imam Nawawi sendiri yakni kitab at-TIBYAN FI ADABI HAMLATIL QURAN “التبيان في آداب حملة القرآن” sehinggah kitab kebohongan itu terdiri dari dua bagian, dan insyaallah akan kami jelaskan nanti mana yang dari kitab GHAYATUL MARAM dan mana yang dari at-TIBYAN.

Kitab kebohongan tersebut terdiri dari Muqaddimah dan 18 [delapan belas] pasal, yaitu:

PASAL: Tentang huruf dan apakah ia qadim atau hadits.

PASAL: Tentang Kalam Allah.

PASAL: Tentang itsbat harf bagi Allah ta’ala.

PASAL: Tentang itsbat suara bagi Allah ta’ala.

PASAL: Tentang bahwa qiraah itu dibacakan dan bahwa kitabah itu dituliskan.

PASAL: Tentang bahwa Kalam Allah itu didengarkan.

PASAL: Tentang Hadits-hadits yang menguatkan bahwa Kalam Allah itu didengarkan.

PASAL: Tentang wajib hormati Al-Quran.

PASAL: Tentang haram Tafsir Al-Quran tanpa ilmu.

PASAL: Tentang haram ragu dan jidal pada Al-Quran dengan cara yang tidak benar.

PASAL: Tentang tidak dilarang kafir mendengar Al-Quran dan dilarang menyentuhnya.

PASAL: Tentang menulis Al-Quran pada bejana lalu disirami air dan diberikan ke orang sakit.

PASAL: Tentang menghias dinding dan pintu dengan Al-Quran.

PASAL: Tentang sunnah menulis mushaf.

PASAL: Tentang tidak boleh menulis Al-Quran dengan najis.

PASAL: Tentang wajib menjaga mushaf dan menghormatinya.

PASAL: Tentang haram terhadap orang berhadats menyentuh mushaf dan membawanya.

PASAL: Tentang melarang anak-anak dan orang gila membawa mushaf.
Dari dua bahagian kitab rekayasa (ciptaan mereka) ini disebutkan bahwa baghaian pertama iaitu tujuh Pasal satu mulai dari 

[PASAL: Tentang huruf dan apakah ia qadim atau hadits.] sampai akhir 

[ASAL: Tentang Hadits-hadits yang menguatkan bahwa Kalam Allah itu didengarkan.] itu diringkas dari kitab GHAYATUL MARAM FI MAS-ALATIL KALAM karya Syaikh Fakhruddin Abu Abbas Ahmad Ibn Hasan Ibn Utsman al-Armawi asy-Syafi’i, dan bagian kedua yaitu sebelas Pasal selanjutnya mulai dari 

[PASAL: Tentang wajib hormati Al-Quran.] sampai akhir 

[PASAL: Tentang melarang anak-anak dan orang gila membawa mushaf.] itu ringkasan dari kitab Imam Nawawi sendiri yakni kitab at-TIBYAN FI ADABI HAMLATIL QURAN.

  
Beza amtara penganut mazhab aswj dengan Wahabi yang sangat jauh bezanya, Bezakan juga pakaian ulama Wahhabi dengan ulama Yahudi/ Mereka sangat mirip.

Skenario (keadaan) yang hampir boleh dibilang (dikatakan) sempurna, mencampurkan yang haq dengan yang batil, agar yang batil sekilas terlihat haq, tapi Allah akan selalu menolong para penolong Agama, cepat atau lambat rekayasa, fitnah dan cerita dusta itu pasti akan nampak juga pada waktunya.Insyaallah

ALASAN MENOLAK DINISBAHKAN (dikaitkan)) KITAB REKAYASA (ciptaan wahabi) [JUZK FIL HURUF WAL ASHWAT] TERSEBUT KEPADA IMAM NAWAWI

1. Bahwa Syaikh Fakhruddin Abu Abbas Ahmad Ibn Hasan Ibn Utsman al-Armawi asy-Syafi’i ini orang tidak dikenal [OTK, orang yang bukan ahli alQuran] bahkan tidak pernah ada sama sekali dalam jajaran Ulama Syafi’iyyah dalam kitab mana pun, bahkan pentahqik (penulis) kitab itu pun tidak kenal dengan Abu Abbas al-Armawi ini, tidak mungkin orang yang dipuji setinggi langit oleh Imam Nawawi dalam kitab itu tidak tercatat dalam sejarah, apalagi dalam peristiwa sebesar ini [seandainya itu benar adanya], tapi jangankan kehidupannya, kuburnya pun tidak ada, benar-benar ini tokoh fiktif (yang palsu) belaka.

2. Bahwa kitab rekayasa (ciptaan wahabi) GHAYATUL MARAM FI MAS-ALATIL KALAM karya Abu Abbas al-Armawi tersebut tidak pernah ada sama sekali (kitab yang tidak pernah ujud), karena orang nya memang tidak pernah ada, bagaimana mungkin Imam Nawawi meringkas kitab yang tidak pernah ada itu. Kitab ciptaan wahabi ini adalah palsu tetapi mereka mendakwa bahawa Imam besar itu telah menulisnya. Inilah diantara penipuan mereka.

3. Bahwa Imam Nawawi tidak punya guru yang bernama Abu Abbas al-Armawi, bahkan dalam kitab rekayasa (ciptaan wahabi) itu sendiri, pentahqik (penulisnya) lupa menambah bahawa Abu Abbas al-Armawi dalam jajaran (diantara) guru Imam Nawawi.

4. Bahwa aqidah Ulama salaf (yang asli) bukan seperti tersebut dalam kitab rekayasa (ciptaan wahabi) itu, tapi Tafwidh ma’at Tanzih atau Takwil Ijmali tanpa Takyif, Tasybih dan Ta’thil, itu Manhaj Taymiyyin yang sebelum adanya Imam Nawawi lagi.

5. Bahwa dalam kitab Biografi Imam Nawawi tidak pernah ada sejarah bahwa Imam Nawawi pernah menulis kitab rekayasa (ciptaan wahabi) tersebut iaini [JUZK FIL HURUF WAL ASHWAT].


 Related image Related image 
Simbul Rodja mata satu Iblis timbul pada lencana tentera Saudi Arabia. Simbul tangan syaitan rock yg menjadi kegilaan remaja bodoh yg suka meniru sesuatu yg mereka sendiri tak tahu kenapa dan mengapa?? Fatwa berkenaan menghalalkan nikah Mutaah atau Kontrek yang dikeluarkan oleh Ulama Wahhabi Arab Saudi. Ini adalah salah satu penarik minat golongan lelaki gila sex utk menyertai Wahhabi.

6. Bahwa tidak disebutkan siapa penemu kitab rekayasa (ciptaan wahabi) itu dan kapan (bila) ditemukannya, tidak ada murid atau keluarga atau Ulama semasa Imam Nawawi yang tahu adanya kitab itu, dan baru ketahuan setelah ratusan/ribuan tahun kemudian saat kitab itu ada ditangan pentahqik (penulis) Wahabi iaini Abu Fadhl Ahmad Ibnu Ali ad-Dimyati, dan kemungkinan besar inilah biang (tujuan) fitnah ini diadakan supaya umat islam menjadi keliru tentang Imam Nawawi.

7. Bahawa banyak pembesar Wahabi juga tidak percaya dengan keberadaan (ujudnya) kitab rekayasa (ciptaan) itu, hingga Imam Nawawi di cap (sebagai) sesat karena beliau seorang Sufi beraqidah Asy’ari.

8. Bahwa Abu Fadhl Ahmad Ibnu Ali ad-Dimyati selaku pentahqik (penulis) sekaligus “penemu” kitab rekayasa (ciptaan) itu adalah membenci Imam Nawawi dan anti Sufi juga anti Asy’ari.

9. Bahwa Abu Fadhl Ahmad Ibnu Ali ad-Dimyati adalah orang pikun (penipu) hingga nampak kedustaannya iaitu salah menetapkan tanggal dalam kitab rekayasa (ciptaannya) itu, dalam Muqaddimah (pembuka kata) ia sebutkan bahwa kitab itu selesai ditulis oleh Imam Nawawi pada Kamis 3 Rabiul Akhir 676 H [في الخميس الثالث من شهر ربيع الآخر سنة 676 هـ] tapi pada akhir kitab ia sebutkan kitab itu selesai pada Kamis 3 Rabiul Awwal 676 H [الخميس الثالث من شهر ربيع الأول سنة ست وسبعين وستمائة.] begitulah Allah melindungi orang-orang yang taat dan benar.

10. Bahwa Abu Fadhl Ahmad Ibnu Ali ad-Dimyati juga melakukan kesalahan ketika mentahqik (menulis) mengubah ibarat dari dasar nya (فرغنا منه صبيحة الخميس) menjadi (فرغنا من نسخه الخميس).

Sudah cukup alasan untuk tidak menerima penisbahan (mengkaitkan) kitab rekayasa (ciptaan wahabi) tersebut kepada Imam Nawawi, tapi lebih layak kitab itu dinisbahkan (dikaitkan) kepada Abu Fadhl Ahmad Ibnu Ali ad-Dimyati selaku pentahqik (penulis) sekaligus “penemu” kitab itu.

Related image Related image  Related image
Bercukur botak licin ini pun telah diakui oleh tokoh ulama mereka; Abdul Aziz bin Hamd (cucu Muhammad bin Abdul Wahhab) dalam kitabnya Majmu'ah Ar-Rasaail wal masaail, ia bertepatan dengan Hadis Rasulullah saw berkenaan rupa paras botak licin ini diantara tanda kiamat hampir sudah. Penyerapan idealogi Wahhabi dimasukkan kedalam buku-buku teks agama disekolah-sekolah di Indonesia yang berjaya dikesan oleh kerajaan. Doktrin al Qieda yang dikeluarkan oleh ketua mereka.

Semua fitnah Wahabi yang timbul di setiap masa pasti telah dijawab oleh Ulama pada masa itu, karena memang sudah menjadi kewajiban atas Ulama untuk terus menjaga kemurnian Islam, dan kemuliaan Ulama Ahlu Sunnah Waljama’ah, apalagi yang dicela oleh Wahabi adalah Ulama sekelas (bertaraf tinggi) Imam Nawawi, seorang pendekar Madzhab Syafi’i, kasus dan modus (kes dan cara) seperti ini bukan pertama kali terjadi tapi sudah terjadi sebelumnya dan akan terjadi setelahnya juga.

Semoga Allah selalu menjaga kemurnian Islam dan para pejuang Islam dari fitnah berkedok (musuh) Islam seperti aliran fahaman Wahabi ini.

Hasbunallah wa ni’mal wakil (hanya Allah menjadi wakil/penjaga kami).


Hukum Bertawassul:

Di antara yang sering dituduh oleh wahabi kepada umat islam ASWJ adalah syirik bertawasul, ini yang sering di lontarkan salafi wahabi, benarkah tuduhan itu? Untuk menjawabnya, maka kami mengulasnya di bawah ini, sebagai bantahan atas tuduhan tak berdasar (tuduhan tidak berasas) dari mereka.

Pengertian Tawassul

Pemahaman tawassul sebagaimana yang dipahami oleh umat islam selama ini adalah bahwa Tawassul adalah berdoa atau berpegang akidah kepada Allah melalui suatu atau seseorang perantara, baik perantara tersebut berupa amal baik kita ataupun melalui orang sholeh yang kita anggap mempunyai posisi lebih dekat kepada Allah . Jadi tawassul merupakan pintu dan perantara doa untuk menuju Allah SWT. Menurut kata Tuan guru kami, “Jika kamu tidak mengenal Allah, maka kamu berpeganglah (bertawasul) kepada orang yang mengenal Allah”. Mengenal disini bermaksud “setiap saat dia ingat kepada Allah”.

Image result for Wahabi dan fatwa gila mereka Image result for Wahabi dan fatwa gila mereka Image result for Wahabi dan fatwa gila mereka
Blog written by anti Wahhabi , published at 9/07/2016 08:07:00 PM , categorized as "fatwa sesat" got no comment by Natizen. They don't know what to say anymore. All the blood suckers in Yaman, US, Israel and Saudi Arabia. 

• Orang yang bertawassul dalam berdoa kepada Allah menjadikan perantaraan berupa sesuatu yang dicintainya dan dengan berkeyakinan bahwa Allah SWT juga mencintai perantaraan tersebut.

• Orang yang bertawassul tidak boleh berkeyakinan bahwa perantaranya kepada Allah bisa memberi manfaat dan madlorot (member bekas) kepadanya dan. Jika ia berkeyakinan bahwa sesuatu yang dijadikan perantaraan menuju Allah SWT itu bisa memberi manfaat dan madlorot (member bekas), maka dia telah melakukan perbuatan syirik, karena yang bisa memberi manfaat dan madlorot (member bekas) sesungguhnya hanyalah Allah semata.

• Tawassul merupakan salah satu cara dalam berdoa. Banyak sekali cara untuk berdo’a agar dikabulkan Allah, seperti berdoa di sepertiga malam terakhir, berdoa di Maqam Multazam, berdoa dengan mendahuluinya dengan bacaan alhamdulillah dan sholawat dan meminta doa kepada orang sholeh. Demikian juga tawassul adalah salah satu usaha agar do’a yang kita panjatkan diterima dan dikabulkan Allah s.w.t. Dengan demikian, tawasul adalah alternatif dalam berdoa dan bukan merupakan kewajiban.

Tawassul dengan amalan sholeh kita:

Para ulama sepakat memperbolehkan tawassul terhadap Allah SWT dengan perantaraan perbuatan amal sholeh, sebagaimana orang yang sholat, puasa, membaca al-Qur’an, kemudian mereka bertawassul terhadap amalannya tadi. Seperti hadis yang sangat popular diriwayatkan dalam kitab-kitab sahih yang menceritakan tentang tiga orang yang terperangkap di dalam gua, yang pertama bertawassul kepada Allah SWT atas amal baiknya terhadap kedua orang tuanya, yang kedua bertawassul kepada Allah SWT atas perbuatannya yang selalu menjahui perbuatan tercela walaupun ada kesempatan untuk melakukannya dan yang ketiga bertawassul kepada Allah SWT atas perbuatannya yang mampu menjaga amanat terhadap harta orang lain dan mengembalikannya dengan utuh (seperti sediakala), maka Allah SWT memberikan jalan keluar bagi mereka bertiga.. (Ibnu Taimiyah mengupas masalah ini secara mendetail dalam kitabnya Qoidah Jalilah Fii Attawasul Wal wasilah hal: 160)

Related image Related image Related image
Kesalahan Wahhabi dalam mengkategorikan Tawasul sebagai sesat. Mufti besar Arab Saudi Abdul Aziz Al-Asheikh mengeluarkan fatwa dan memperingatkan terhadap kaum Muslim yang merayakan ulang tahun Nabi saw (Maulud nabi) sebagai bidaah dan sesat. Buku mengenai pengakuan seorang ejen risik British (Hamper) merosakkan akidah Muhammad bin Abdul Wahab hingga ia berjaya mencipta agama baru dalam dunia Islam iaitu "Wahhabi" sedang dia sendiri sebagai nabinya. 

Tawassul dengan orang sholeh:

Adapun yang menjadi perbedaan dikalangan ulama’ adalah bagaimana hukumnya tawassul tidak dengan amalnya sendiri melainkan dengan seseorang yang dianggap sholeh dan mempunyai martabat dan derajat tinggi di depan Allah SWT. sebagaimana ketika seseorang mengatakan : “Ya Allah aku bertawassul kepada-Mu melalui Nabi-Mu Muhammmad atau Abu bakar atau Umar dll”. Atau melalui waliallah yang memang ternyata dikasahi Allah seperti Sultan Wali Saidi Syeikh Mughyideen Abdul Khadir Jailani ra. yang sememangnya menganjurkan semua muridnya bertawasul melalui dirinya dengan mengatakan: “Jika kamu tidak mempunyai wali (penjaga), maka ambillah diriku sebagai walimu. Nescaya akan ku jaga kamu seperti aku menjaga diriku sendiri” (dipetik dari kitabnya).

Para ulama berbeda pendapat mengenai masalah ini. Pendapat majoriti ulama mengatakan boleh, namun beberapa ulama mengatakan tidak boleh. Akan tetapi kalau dikaji secara lebih detail dan mendalam, perbedaan tersebut hanyalah sebatas (sampai) perbedaan lahiriyah bukan perbedaan yang mendasar karena pada dasarnya tawassul kepada zat (entitas seseorang), pada intinya adalah tawassul pada amal perbuatannnya, sehingga masuk dalam kategori tawassul yang diperbolehkan oleh ulama’.

Dalil-Dalil Tentang Tawassul:

Dalam setiap permasalahan apapun suatu pendapat tanpa didukung dengan adanya dalil yang dapat memperkuat pendapatnya, maka pendapat tersebut tidak dapat dijadikan sebagai pegangan. Dan secara otomatis pendapat tersebut tidak mempunyai nilai yang berarti, demikian juga dengan permasalahan ini, maka para ulama yang mengatakan bahwa tawassul diperbolehkan menjelaskan dalil-dalil tentang diperbolehkannya tawassul baik dari nash al-Qur’an maupun hadis, sebagai berikut:

A. Dalil dari al-Qur’an.

1. Allah SWT berfirman dalam surat Al Maidah ayat 35 mafhumnya;

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan carilah jalan (melalui jalan) yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keuntungan.”

2. Dalam Surah Al-Isra ayat 57, mafhumnya;

“Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan (melalui) kepada Tuhan mereka, siapa di antara mereka yang lebih dekat (kepada Allah) dan mengharapkan rahmat-Nya dan takut akan azab-Nya, sesungguhnya azab Tuhanmu adalah suatu yang (harus) ditakuti”

Maksud ayat ini: Nabi Isa a.s., para malaikat dan ‘Uzair (Nabi Allah Khaidir as) yang mereka sembah itu menyeru dan mencari jalan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Oleh itu perbuatan MENYEMBAH kepada mereka itu syirik tetapi jika umat itu melakukan tawasul melalui mereka menuju kepada Allah itu dibenarkan oleh ulama.

Lafas ‘Al Wasilah’ dalam ayat ini adalah umum, yang berarti cakup tawassul terhadap zat para Nabi dan orang-orang sholeh baik yang masih hidup maupun yang sudah wafat, ataupun tawassul terhadap amal perbuatan yang baik-baik.

Wasilah dalam berdoa sebetulnya sudah diperintahkan sejak zaman sebelum lahirnya Nabi Muhammad SAW. QS 12 : 97-98 (Quran surah Yusuf jusuk ke12 ayat 97 hingga 98) mengkisahkan saudara-saudara Nabi Yusuf AS yang memohon ampunan kepada Allah SWT melalui (tawasul) perantara ayahandanya yang juga Nabi dan Rasul, iaini Nabi Ya’qub AS. Dan beliau sebagai Nabi sekaligus ayah ternyata tidak menolak permintaan ini, bahkan sanggup untuk memintakan keampunan untuk putera-puteranya. QS Yusuf [12] : 97-98 mafhumnya;

“Mereka berkata: “Wahai ayah kami, mohonkanlah ampun bagi kami terhadap dosa-dosa kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang bersalah (berdosa)”. Nabi Ya’qub berkata: “Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.


Image result for kaabah syiah di karbala Image result for kaabah syiah di karbala Related image
Iran dan Israel yahudi adalah kawan adik beradik..saling mencintai..tapi dalam masa yg sama syiah ajak sunni bersatu..pelik kan??? Code kata kata Imam Syafii berkenaan amalan pengikut Syiah. Tentera Israel menangkap pemuda Palestine kerana membaling batu.

Di sini nampak jelas bahwa sudah sangat lumrah memohon sesuatu kepada Allah SWT dengan menggunakan perantara orang yang mulia kedudukannya di sisi Allah SWT. Bahkan QS 17:57 dengan jelas mengistilahkan “ayyuhum aqrabu”, iaini memilih orang yang lebih dekat (kepada Allah SWT) ketika berwasilah dan berabitah (tambatan hati yang kuat) seperti kasih sayang kepada Nabi Muhammad saw, maka melaluinyalah kita bertawasul.

3. Ummat Nabi Musa AS berdoa menginginkan selamat dari adzab Allah SWT dengan meminta bantuan Nabi Musa AS agar berdoa kepada Allah SWT untuk mereka. Bahkan secara eksplisit (khusus) menyebutkan kedudukan Nabi Musa AS (sebagai Nabi dan Utusan Allah SWT) sebagai wasilah terkabulnya doa mereka. Hal ini ditegaskan didalam al Quran iaitu QS 7:134 dengan istilah “Dengan perantaraan” sesuatu yang diketahui Allah SWT. ada pada sisimu (ke Nabian Musa as)

Demikian pula hal yang dialami oleh Nabi Adam AS, sebagaimana difirmankan didalam Quran QS 2:37

“Kemudian Nabi Adam menerima beberapa kalimat (Muhammad) dari Tuhannya, maka Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang”.

“Kalimat” yang dimaksud di atas, sebagaimana diterangkan oleh ulama tafsir berdasarkan sejumlah hadits adalah tawassul kepada Nabi Muhammad SAW, yang sekalipun belum lahir namun sudah diperkenalkan namanya oleh Allah SWT, sebagai nabi akhir zaman kepada Nabi Adam as. Lalu Nabi Adam as memohon keampunan dengan bertawasul dengan nama Muhammad.

4. Bertawassul ini juga diajarkan oleh Allah SWT didalam Quran, QS 4:64 bahkan dengan janji taubat mereka pasti akan diterima dengan syarat, mereka harus datang ke hadapan Rasulullah dan memohon ampun kepada Allah SWT di hadapan Rasulullah SAW yang mendoakannya
.
“Dan Kami tidak mengutus seseorang Rasul melainkan untuk ditaati dengan seizin Allah. Sesungguhnya jikalau mereka ketika menganiaya dirinya datang kepadamu, lalu memohon ampun kepada Allah, dan Rasul pun memohonkan ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.”


Related image Image result for Tawasul fatwa by Wahhabi images
QURAN AND HADITH SPEAK AGAINST THE HYPOCRITES IN ISLAM AND TWO DEVILS HORNS OF NAJD SAUDI ARABIA AND IRAN, SO BEWARE OF THIS TWO DEVILS (WAHHABI AND SYIAH). The pro-Taliban Deobandi and Salafi Wahhabi clerics, Nouman Ali Khan, a Pakistan-origin American Deobandi cleric, former Saudi resident, is slowly converting peaceful Sunni Sufi and Hanafi Muslims to Deobandi and Salafi Wahhabi sects, which is a common sect of takfiri terrorists of Al Qaeda, Taliban and Sipah-e-Sahaba (SSP-ASWJ).

B. Dalil dari hadist.

1. Tawassul kepada Nabi Muhammad SAW sebelum lahir sebagaimana Nabi Adam AS pernah melakukan tawassul kepada Nabi Muhammad SAW. Imam Hakim Annisabur meriwayatkan dari Umar berkata, bahwa Nabi saw bersabda:

“Rasulullah s.a.w. bersabda: “Ketika Adam melakukan kesalahan, lalu ia berkata Ya Tuhanku, sesungguhnya aku memintaMu melalui Muhammad agar Kau ampuni diriku”. Lalu Allah berfirman: “Wahai Adam, darimana engkau tahu Muhammad padahal belum aku jadikan?” Adam menjawab:”Ya Tuhanku ketika Engkau ciptakan diriku dengan tanganMu dan Engkau hembuskan ke dalamku sebagian dari ruh-Mu, maka aku angkat kepalaku dan aku melihat di atas tiang-tiang Arash tertulis “Laailaaha illallaah muhamadun rasulullah” maka aku mengerti bahwa Engkau tidak akan mencantumkan sesuatu kepada nama-Mu kecuali nama mahluk yang paling Engkau cintai”. Allah menjawab: “Benar Adam, sesungguhnya ia adalah mahluk yang paling Aku cintai, berdoalah dengan melaluinya maka Aku telah mengampunimu, dan andaikan tidak ada Muhammad maka tidaklah Aku menciptakanmu”

Imam Hakim berkata bahwa hadis ini adalah shohih dari segi sanadnya. Demikian juga Imam Baihaqi dalam kitabnya Dalail An-Nubuwwah, Imam Qostholany dalam kitabnya Al-Mawahib 2/392 , Imam Zarqoni dalam kitabnya Syarkhu Al-Mawahib Laduniyyah 1/62, Imam Subuki dalam kitabnya Shifa’ As-Saqom dan Imam Suyuti dalam kitabnya Khosois An-Nubuwah, mereka semua mengatakan bahwa hadis ini adalah shohih.


Related image Image result for Tawasul fatwa by Wahhabi images Related image
What is Difference b/w Sunni and Wahabi ? Wahab are those who were invented by English (British) with the help of Mohammed bin Abdul Wahab Najdi who belongs to an area of Najd (now which is part of Riadh, capital of Saudi Arabia). Mission was to destroy Ottoman Empire which was a pure Sunni and to destroy Islam too. They collect people who were against Sunni Govt and were greedy and rascal. Those people were from Khawarij.When English starts to attack on Ottoman Empire, these people starts slaughtering those who were Sunni, and they call those innocent as "Mushrik" (Mushrik are those who worshops gods of Stones).Sunni had lot of Shrines of Sahaba (companion of Mohammed) and Ahle Bayt.Wahabis started to destroy the Shrines of Sahaba and Sufi (Auliyah).

Dan dalam riwayat lain, Imam Hakim meriwayatkan dari Ibnu Abbas dengan redaksi:

فلولا محمد ما خلقت آدم ولا الجنة ولا النار (أخرجه الحاكم فى المستدرك ج: 2 وص:615

Beliau mengatakan bahwa hadis ini adalah shohih dari segi sanad, demikian juga Syekh Islam Al-Bulqini dalam fatawanya mengatakan bahwa ini adalah shohih, dan Syekh Ibnu Jauzi memaparkan dalam permulaan kitabnya Al-wafa’ , dan dinukil oleh Ibnu Kastir dalam kitabnya Bidayah Wannihayah 1/180. Walaupun dalam menghukumi hadis ini tidak ada kesamaan dalam pandangan ulama’, hal ini disebabkan perbedaan mereka dalam ‘jarkh wattta’dil’ (penilaian kuat dan tidak) terhadap seorang rowi (pengriwayat), akan tetapi dapat diambil kesimpulan bahwa tawassul terhadap Nabi Muhammad SAW adalah dibolehkan.

2. Tawassul kepada Nabi Muhammad SAW dalam masa hidupnya. Diriwatyatkan oleh Imam Hakim:

Dari Utsman bin Hunaif: “Suatu hari seorang yang lemah dan buta datang kepada Rasulullah s.a.w. berkata: “Wahai Rasulullah, aku tidak mempunyai orang yang menuntunku dan aku merasa berat (sakit)” Rasulullah berkata “Ambillah air wudlu, lalu beliau berwudlu dan sholat dua rakaat, dan berkata: “bacalah doa (artinya)” Ya Allah sesungguhnya aku meminta-Mu dan menghadap kepada-Mu melalui Nabi-Mu yang penuh kasih saying (rabitah), wahai Muhammad sesungguhnya aku menghadap kepadamu dan minta Tuhanmu melaluimu agar dibukakan mataku, Ya Allah berilah ia syafa’at untukku dan berilah aku syafaat”. Utsman berkata: “Demi Allah kami belum lagi bubar (kami pergi) dan belum juga lama pembicaraan kami, orang itu telah datang kembali dengan segar bugar (sembuh matanya)”. (Hadist riwayat Hakim di Mustadrak)

Beliau mengatakan bahwa hadis ini adalah shohih dari segi sanad walaupun Imam Bukhori dan Imam Muslim tidak meriwayatkan dalam kitabnya. Imam Dzahabi mengatakatan bahwa hadis ini adalah shohih, demikian juga Imam Tirmidzi dalam kitab Sunannya bab Daa’wat mengatakan bahwa hadis ini adalah hasan shohih ghorib.

Dan Imam Mundziri dalam kitabnya Targhib Wat-Tarhib 1/438, mengatakan bahwa hadis ini diriwayatkan oleh Imam Nasai, Ibnu Majah dan Imam Khuzaimah dalam kitab shohihnya.

3. Tawassul kepada Nabi Muhammad SAW setelah meninggal. Diriwayatkan oleh Imam Addarimi:

Dari Aus bin Abdullah: “Sautu hari kota Madinah mengalami kemarau panjang, lalu datanglah penduduk Madinah kepada Aisyah (janda Rasulullah s.a.w.) mengadu tentang kesulitan tersebut, lalu Aisyah berkata: “Lihatlah Maqam Nabi Muhammad s.a.w. lalu bukalah sehingga tidak ada lagi atap yang menutupinya dan langit terlihat langsung”, maka merekapun melakukan itu kemudian turunlah hujan lebat sehingga rumput-rumput tumbuh dan unta pun gemuk, maka disebutlah itu tahun gemuk” (Riwayat Imam Darimi)


Image result for Wahabi dan fatwa gila mereka  Related image  Related image
Berita Hizbullah yang disembunyikan Media Wahhabi dinegara-negara Timur Tengah. Wahhabi telah menghancurkan kesatuan umat islam sedunia yang telah pun berpecah belah sekian lama. Tidak cukup dgn itu mereka kemudian mencipta pasukan redikal islam seperti al Qieda, ISIS, Daesh, Deobandi dll sebagai teolarris  untuk membunuh

Diriwayatkan oleh Imam Bukhari:

Riwayat Bukhari: dari Anas bin Malik bahwa Umar bin Khattab ketika menghadapi kemarau panjang, mereka meminta hujan melalui Abbas bin Abdul Muttalib, lalu Abbas berkata: “Ya Tuhanku sesungguhkan kami bertawassul (berperantara) kepadamu melalui Nabi kami maka turunkanlah hujan dan kami bertawassul dengan paman Nabi (Abbas) kami maka turunkanlah hujan” lalu turunlah hujan.

4. Nabi Muhammad SAW melakukan tawassul.

Dari Abi Said al-Khudri: Rasulullah s.a.w. bersabda: “Barangsiapa keluar dari rumahnya untuk melaksanakan sholat, lalu ia berdoa: (artinya) Ya Allah sesungguhnya aku memintamu melalui orang-orang yang memintamu dan melalui langkahku ini, bahwa aku tidak keluar untuk kejelekan (keburukan), untuk kekerasan, untuk riya dan sombong, aku keluar karena takut murka-Mu dan karena mencari ridla-Mu, maka aku meminta-Mu agar Kau selamatkan dari neraka, agar kau ampuni dosaku sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali diri-Mu”, maka Allah akan menerimanya dan seribu malaikat memintakan ampunan untuknya”. (Riwayat Ibnu Majah dll.).

Imam Mundziri mengatakan bahwa hadis ini diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah dengan sanad yang ma’qool (diragui), akan tetapi Alhafidz Abu Hasan mengatakan bahwa hadis ini adalah hasan. (Targhib Wattarhib 2/ 119). Alhafidz Ibnu Hajar mengatakan bahwa hadis ini adalah hasan dan diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Ibnu Khuzaimah, Abu Na’im dan Ibnu Sunni.(Nataaij Al-afkar 1/272). Imam Al I’roqi dalam mentakhrij hadis ini dikitab Ikhya’ Ulumiddin mengatakan bahwa hadis ini adalah hasan, (1/323). Imam Bushairi mengatakan bahwa hadis ini diriwayatkan oleh Imam Ibnu Khuzaimah dan hadis ini shohih, (Mishbah Alzujajah 1/98).

Pandangan Para Ulama’ Tentang Tawassul:

Untuk mengetahui sejauh mana pembahasan tawassul telah dikaji para ulama, ada baiknya kita tengok pendapat para ulama terdahulu. Kadang kala sebagian orang masih kurang puas, jika hanya menghadirkan dalil-dalil tanpa disertai oleh pendapat ulama’, walaupun sebetulnya dengan dalil saja tanpa harus menyertakan pendapat ulama’ sudah boleh dijadikan landasan bagi orang meyakininya. Namun untuk lebih memperkuat pendapat tersebut, maka tidak ada salahnya jika disini dipaparkan pandangan ulama’ mengenai hal tersebut.

Image result for kaabah syiah di karbala Related image Related image
Abraha pernah menyerang Mekah dgn tentera bergajahnya namun gagal kerana Allah menurunkan tenteranya dari langit utk menjaga tanah suci Nya itu. Sekarang kerajaan Arab Saudi ini yg memerintah mutlak Mekah dan Madinah serta membuat berbagai kerja bodoh mereka, tetapi mereka di "lepaskan" bebas memerintah lebih 100 tahun. Bila akan berakhir semua ini ??? Ya... pasti akan bangkit tentera Allah yg terakhir kalinya dgn kedatangan Imam Mahdi pemimpinan akhir zaman yg akan membentras seluruh kejahatan dan penindasan kepada kamu muslimin seluruhnya. Pemerintah Arab Saudi dituding melakukan tindakan bodoh dengan alasan memelihara keimanan kaum muslim dengan menghilangkan nama Nabi Muhammad di kain penutup Kabah atau Kiswah itu. 

Pandangan Ulama Madzhab Pada suatu hari ketika kholifah Abbasiah Al-Mansur datang ke Madinah dan bertemu dengan Imam Malik, maka beliau bertanya:”Kalau aku berziarah ke kubur Nabi saw, apakah menghadap kubur atau qiblat? Imam Malik menjawab: “Bagaimana engkau palingkan wajahmu dari (Rasulullah) padahal dia perantaramu dan perantara bapakmu Adam kepada Allah, sebaiknya menghadaplah kepadanya dan mintalah syafaat maka Allah akan memberimu syafaat”. (Al-Syifa’ karangan Qadli ‘Iyad al-Maliki jus: 2 hal: 32).

Demikian juga ketika Imam Ahmad bin Hanbal (Imam Hambali) bertawassul kepada Imam Syafi’i dalam doanya, maka anaknya yang bernama Abdullah heran seraya bertanya kepada bapaknya, maka Imam Ahmad menjawab : “Syafii ibarat matahari bagi manusia dan ibarat sehat bagi badan kita” (Syawahid al-Haq, Yusuf bin Ismail an-Nabhani: hal, 166)

Demikian juga perkataan imam syafi’i dalam salah satu syairnya:
“Keluarga Nabi adalah familiku, Mereka perantaraku kepadanya (Muhammad) Aku berharap melalui mereka, agar aku menerima buku perhitunganku di hari kiamat nanti dengan tangan kananku” (Ash-Shawaiq al-Muhriqah Ahmad Ibn Hajar al-Makki, hal: 180)

Pandangan Imam Taqyuddin Assubky:

Beliau memperbolehkan dan mengatakan bahwa tawassul dan isti’anah adalah sesuatu yang baik dan dipraktekkan oleh Para Nabi dan Rasul, Salafussholehin, Para Ulama,’ serta kalangan umum umat islam dan tidak ada yang mengingkari perbuatan tersebut sampai datang seorang ulama’ yang mengatakan bahwa tawassul adalah sesuatu yang bid’ah. (Syifa’ Assaqom hal 160)

Pandangan Ibnu Taimiyah:

Syekh Ibnu Taimiyah dalam sebagian kitabnya memperbolehkan tawassul kepada Nabi Muhammad SAW tanpa membedakan apakah Baginda masih hidup atau sudah meninggal. Ibnu Yaimiyah berkata : “Dengan demikian, diperbolehkan tawassul kepada Nabi Muhammad SAW dalam doa, sebagaimana dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi:

Rasulullah s.a.w. mengajarkan seseorang berdoa: (artinya) “Ya Allah sesungguhnya aku meminta kepada-Mu dan bertwassul kepada-MU melalui Nabi-Mu Muhammad yang penuh kasih, wahai Muhammad sesungguhnya aku bertawassul denganmu kepada Allah agar dimudahkan kebutuhanku (keperluanku) maka berilah aku sya’faat”. Tawassul seperti ini adalah bagus (fatawa Ibnu Taimiyah jilid 3 halaman 276)


Image result for muhammad bin abdul wahab images Image result for muhammad bin abdul wahab images Image result for muhammad bin abdul wahab images
Ingat.. kemusnahan maqam Baqi iaitu kuburan terbesar sahabat2 Nabi saw di Madinah telah di letupkan dengan dynamic seolah2 membalas dendam penghapusan nenek moyang mereka yang sesat dan mengaku nabi palsu dahulu. Potret ilustrasi Muhammad bin Abdul Wahab. Kitab pertama ahli suni iaitu abang kandung Muhammad nin Abdul Wahab iaitu Syeikh Sulaiman bin Abdul Wahab yang mengelar pengikut adeknya itu sebagai pengikut wahhabi dan mengelar pergerakan adeknya itu sebagai Wahabiyah. Jika ada yg mengatakan bahawa golongan Syiah yang memberi gelaran itu, ia adalah menyalahi fakta sebenar. Inilah fakta yg sebenarnya. 

Pandangan Imam Syaukani:

Beliau mengatakan bahwa tawassul kepada nabi Muhammad SAW ataupun kepada yang lain (orang sholeh), baik pada masa hidupnya maupun setelah meninggal adalah merupakan ijma’ para shahabat.
Kita lihat pula pandangan ulama wahabi:

Pandangan Muhammad bin Abdul Wahab.

Beliau melihat bahwa tawassul adalah sesuatu yang makruh menurut jumhur ulama’ dan tidak sampai menuju pada tingkatan haram ataupun bid’ah bahkan musyrik. Dalam surat yang dikirimkan oleh Syekh Abdul Wahab kepada warga qushim bahwa beliau menghukumi kafir terhadap orang yang bertawassul kepada orang-orang sholeh., dan menghukumi kafir terhadap Al-Bushoiri atas perkataannya “YA AKROMAL KHOLQI” dan membakar Dalailul Khoirot. Maka beliau membantah : “Maha suci Engkau, ini adalah kebohongan besar. Dan ini diperkuat dengan surat beliau yang dikirimkan kepada warga majma’ah ( surat pertama dan kelima belas dari kumpulan surat-surat syekh Abdul Wahab hal 12 dan 64, atau kumpulan fatwa syekh Abdul Wahab yang diterbitkan oleh Universitas Muhammad Bin Saud Riyad bagian ketiga hal 68)

Dalil-dalil Yang Melarang Tawassul Menurut Pandangan Salafi wahabi:

Dalil yang dijadikan landasan oleh pendapat yang melarang tawassul adalah sebagai berikut:

1. Al Quran Surah az Zumar ayat 2 mafhumnya:

“Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat- dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar”.

Orang yang bertwassul kepada orang sholih maupun kepada para kekasih Allah, dianggap sama dengan sikap orang kafir ketika menyembah berhala yang dianggapnya sebuah perantara kepada tuhan mereka.

Namun kalau dicermati (diteliti), terdapat perbezaan antara tawassul dan ritual orang kafir seperti disebutkan dalam ayat tersebut, Tawassul dalam berdoa dan tidak ada unsur menyembah kepada yang dijadikan tawassul , sedangkan orang kafir telah menyembah perantara, tawassul juga dengan sesuatu yang dicintai Allah sedangkan orang kafir bertwassul dengan berhala yang sangat dibenci Allah.


Image result for Wahabi dan fatwa gila mereka Related image Image result for pertubuhan al mukaramah Indonesia
Sex Party (Mut'ah Berjamaah) di Masjid Syiah. gadis-gadis Syiah ini diberi taklimat sebelum upucara dijalankan. Nampaknya seolah-olah mereka gembira je... Kata-kata Imam Shafie berkenaan Syiah. Orang2 Syiah yang suka sangat nak mencuri Hajaral Aswad dan membawanya ke Iran utk diletakkan di kaabah tiruan mereka di Karbala. 

2. Al Quran Surah al-Baqarah ayat 186 mafhumnya;

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran”.

Allah Maha dekat dan mengabulkan doa orang yang berdoa kepadaNya. Jika Allah maha dekat, mengapa perlu tawassul dan mengapa memerlukan sekat antara kita dan Allah? Ini adalah contoh hujjah mereka yang terang-terang hanya menggunakan akal mereka yang sempit. Dalil-dalil di atas menujukkan bahwa meskipun Allah maha dekat, berdoa melalui tawassul dan perantara adalah salah satu cara untuk berdoa. Banyak jalan untuk menuju Allah SWT dan banyak cara untuk berdoa, salah satunya adalah melalui tawassul.

3. Al Quran Surah al Jin ayat 18

“Sesungguhnya masjid-masjid (itu adalah kepunyaan) Allah. Maka janganlah kamu menyembah sesuatu jua pun di dalamnya bersama (menyembah) Allah”.

Kita dilarang ketika menyembah dan berdoa kepada Allah sambil menyekutukan dan mendampingkan siapapun selain Allah. Seperti ayat pertama, ayat ini dalam konteks menyembah Allah dan meminta sesuatu kepada selain Allah. Sedangkan tawassul adalah meminta kepada Allah, hanya saja melalui perantara orang yang Allah kasihi.

Image result for Wahabi dan fatwa gila mereka  
Tugu dan istana khas yang dibina untuk tokoh Wahhabi. Tugu dan Istana ini tidak syirik disisi Wahhabi. Istana itu pula adalah tempat peringatan tokoh-tokoh Wahhabi yang telah pun mati seperti Muhammad bin Abdul Wahab dll. Sedangkan tapak bekas rumah Nabi saw dibongkar, mula2 didahului oleh pihak ecological kononnya untuk mencari kesan sejarah yg langsung tak jumpa apa2 pun, sesudah itu ia diratakan dan dibina tandas awam diatasnya. Nampak tak betapa kurang ajarnya ulama2 dan pemerintah2 Wahhabi Saudi Arabia. Tukang buatnya pula ialah rakyat Malaysia yg diagung2kan dengan cukup bangga itu. Ingat... Allah mencipta Syurga hanya kerana kasih Nya kepada Nabi Muhammad saw dan jika kamu tidak diakui umatnya atau menghinanya, agak2 boleh masuk tak tempat yang dicipta untuknya??? Habis tu.. mana hang nak duduk kelak ??? Ada otak fikir sendiri.. kata cerdek ???

Kesimpulan:

Tawassul dengan perbuatan dan amal sholeh kita yang baik diperbolehkan menurut kesepakatan ulama’. Demikian juga tawassul kepada Rasulullah s.a.w. juga diperboleh sesuai dalil-dalil di atas. Tidak diragukan lagi bahwa Nabi Muhammad SAW mempunyai kedudukan yang mulia disisi Allah SWT, maka tidak ada salahnya jika kita bertawassul terhadap kekasih Allah SWT yang paling dicintai, dan begitu juga dengan orang-orang yang sholeh.

Selama ini para ulama yang memperbolehkan tawassul dan melakukannya tidak ada yang berkeyakinan sedikitpun bahwa mereka (yang dijadikan sebagai perantara) adalah yang mengabulkan permintaan ataupun yang memberi madlorot. Mereka berkeyakinan bahwa hanya Allah-lah yang berhak memberi dan menolak doa hamba-Nya.

Lagi pula berdasarkan hadis-hadis yang telah dipaparkan diatas menunjukakn bahwa perbuatan tersebut bukan merupakan suatu yang baru dikalangan umat islam dan sudah dilakukan para ulama terdahulu. Jadi jikalau ada umat islam yang melakukan tawassul sebaiknya kita hormati mereka karena mereka tentu mempunyai dalil dan landasan yang cukup kuat dari Quran dan Hadist. Disebaleknya, mereka juga harus menghormati pendapat kami dan bukannya mengkafirkan kami.

Tawassul adalah masalah khilafiyah (selisih pendapat) di antara para Ulama Islam, ada yang memperbolehkan dan ada yang melarangnya, ada yang menganggapnya sunnah dan ada juga yang menganggapnya makruh. Kita umat Islam harus saling menghormati dalam masalah khilafiyah dan jangan sampai saling bermusuhan.


   
Kita lihat semula kekejaman dan keganasan rejim Zionist di Gaza Palestine membunuh ratusan kanak2 setiap hari dan ribuan telah terbunuh setakat ini. Mereka takut dgn kebangkitan rakyat Palestine satu hari kelak dan membunuh kanak2 supaya tiada lagi lapisan muda Palestine yg akan bangkit dikemudian hari, terutama hadis Nabi saw yg mengatakan seorang pemuda Palestine bakal berhadapan dgn Dajjal dan merupakan org pertama yg akan dibunuh Dajjal, kemudian dihidupkan semula dan dia tidak boleh dibunuh lagi oleh Dajjal. Ia adalah salah seorang panglima Imam Mahadi dibarisan hadapan kelak. Ini diantara sebab mengapa mereka menghapuskan kanak2. 

Dalam menyikap masalah tawassul kita juga jangan mudah terjebak dengan isu bid’ah yang telah mencabik-cabik (memecah belahkan) kesatuan dan ukhuwah kita. Kita jangan dengan mudah menuduh umat Islam yang bertawassul telah melakukan bid’ah dan sesat, apalagi sampai menganggap mereka menyekutukan Allah, karena mereka mempunyai landasan dan dalil yang kuat.

Inilah yang sering dilontarkan para pengikut membuta tuli Muhamad Bin Abdul Wahab (Imam puak wahabi), Meski menurut mereka untuk menegakkan tauhid tapi jalan yang ditempuh agak menyimpang dari jalan islam, iaitu mencaci, mencela, membid’ahkan, bahkan mengkafirkan sesama umat islam yang mereka anggap tidak sefahaman dengan mereka.

Tidak hanya dalam masalah tawassul, sebelum kita mengangkat isu bid’ah pada permasalahan yang sifatnya khilafiyah, sebaiknya kita membaca dan meneliti secara baik dan komprehensif (menyeluruh) masalah tersebut sehingga kita tidak mudah terjebak oleh hembusan teologi (teori) permusuhan yang sekarang sedang gencar (lancar ditiup) mengancam umat Islam secara umum.

Memang masih banyak kesalahan yang dilakukan oleh orang muslim awam dalam melakukan tawassul, seperti menganggap yang dijadikan tawassul mempunyai kekuatan (boleh memberi bekas), atau bahkan meminta-minta kepada orang yang dijadikan perantara tawassul, bertawassul dengan orang yang bukan sholeh tapi tokoh-tokoh masyarakat yang telah meninggal dunia dan belum tentu beragama Islam, atau bertawassul dengan kuburan orang-orang terdahulu, meminta-minta ke makam wali-wali Allah, bukan bertawassul kepada para ulama dan kekasih Allah. Itu semua tantangan dakwah kita semua untuk kita luruskan sesuai dengan konsep tawassul yang dijelaskan dalil-dalil di atas.


NAMA-NAMA TOKOH ULAMA WAHHABI SALAFI:

Daftar nama ulama Wahabi Salafi, kitab buku dan situs/blog-nya. Secara umum, tokoh utama ulama Wahabi/Salafi adalah ulama yang berdomisili di Arab Saudi dan menduduki posisi jabatan resmi tertentu di Kerajaan atau di universitas-universitas Arab Saudi seperti Ummul Qura, Universitas Islam Madinah, Universitas Ibnu Saud, dll. 

Santri dan ulama Indonesia perlu mengetahui ini agar tidak salah dalam mengutip pendapat mereka baik yang berbahasa Arab atau Indonesia. Karena, banyak buku-buku mereka yang diterbitkan dan diterjemahkan di Indonesia. 


Image result for Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan (1345 H - wahabi Image result for Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan (1345 H - wahabi Image result for Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan (1345 H - wahabi
Jauhkan diri dari fahaman sesat Wahhabi. Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan (ulama Wahhabi) berkata: "Dalam hadis ini (latattabi'unna sunana man kaana qablakum-red) dijelaskan bahwa tasyabbuh dengan orang kafir", menunjukkan dia hanya mengunakan akal fikirannya utk mentafsir Hadis. Wahhabi adalah pusat semua krisis didunia. 
CIRI-CIRI KHAS ULAMA WAHABI:

1. Kata kunci dan tema sentral dari fatwa para ulama Wahabi Salafi berkisar pada (a) bid'ah; (b) syirik; (c) kufur; (d) syiah rafidlah kepada kelompok Islam atau muslim lain yang tidak searah dengan mereka. Kita akan sering menemukan salah satu dari 4 kata itu dalam setiap fatwa mereka.

2. Dalam memberi fatwa, tokoh utama ulama Wahabi Salafi akan langsung berijtihad sendiri dengan mengutip ayat dan hadits yang mendukung. Atau, kalau mengutip fatwa ulama, mereka akan cenderung mengutip fatwa dari Ibnu Taimiyah atau Ibnul Qayyim. Selanjutnya, mereka akan membuat fatwa sendiri yang kemudian akan menjadi dalil para pengikut Wahabi. Dengan kata lain, pengikut Wahabi hanya mau bertaklid buta pada ulama Wahabi. 

3. Tokoh atau ulama Wahabi Salafi level kedua ke bawah akan cenderung menjadikan fatwa tokoh Salafi level pertama sebagai salah satu rujukan utama. Atau kalau tidak, akan memberi fatwa yang segaris dengan ulama Wahabi level pertama. 

4. Kalangan ulama atau tokoh Wahabi Salafi tidak suka atau sangat jarang mengutip pendapat ulama salaf seperti ulama madzhab yang empat dan yang lain kecuali madzhab Hanbali yang merupakan tempat rujukan asal mereka dalam bidang fiqih walaupun tidak mereka akui secara jelas. Hanya pendapat Ibnu Taimiyah dan Ibnul Qayyim yang sering dikutip untuk pendapat ulama di atasnya Muhammad ibnu Abdil Wahhab terutama dalam bidang yang menyangkut aqidah.

5. Di mata ulama Wahabi, perayaan keislaman yang boleh dilakukan hanyalah hari raya idul fitri dan idul adha. Sedangkan perayaan yang lain seperti maulid Nabi Muhammad, peringatan Isra' Mi'raj dan perayaan tahun baru Islam dianggap haram dan bid'ah. 

6. Gerakan-gerakan atau organisasi Islam yang di luar Wahabi Salafi atau yang tidak segaris dengan manhaj (aturan standar ideologi) Wahabi akan mendapat label syirik, kufur atau bid'ah.

7. Semua lulusan universitas Arab Saudi dan afiliasinya adalah kader Wahabi Salafi. Sampai terbukti sebaliknya.

8. Pengikut/aktivis Wahabi Salafi tidak mau taklid (mengikuti pendapat) ulama salaf (klasik) dan khalaf (kontemporer), tapi dengan senang hati taklid kepada pendapat dan fatwa ulama-ulama Wahabi Salafi atau fatwa-fatwa yang dikeluarkan oleh Al-Lajnah ad-Daimah lil Buhuts wal Ifta' (اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء والدعوة والإرشاد) dan lembaga serta ulama-ulama yang menjadi anggota Hai'ah Kibaril Ulama (هيئة كبار العلماء) yang nama lengkapnya adalah Ar-Riasah al-Ammah lil Buhuts wal Ifta' (الرئاسة العامة للبحوث العلمية والإفتاء).

9. Pengikut/aktivis sangat menghormati ulama-ulama mereka dan selalu menyebut para ulama Wahabi dengan awalan Syekh dan kadang diakhiri dengan rahimahu-Llah atau hafidzahulLah. Seperti, Syeikh Utsaimn, Syeikh Bin Baz, dll. Tapi, menyebut ulama-ulama lain cukup dengan memanggil namanya saja.

10. Ulama Wahabi Salafi utama (kecuali Nashiruddin Albani yang asli Albania) mayoritas berasal dari Arab Saudi dan bertempat tinggal di Arab Saudi. Oleh karena itu, mereka umumnya memakai baju tradisional khas Arab Saudi yaitu (a) gamis/jubah warna putih (b) surban merah (c) surban putih (d) maslah yaitu jubah luar tanpa kancing warna hitam atau coklat yang biasa dipakai raja. Lihat baju luar yang dipakai Abdul Wahab dan Al-Utsaimin.

Oleh karena itu, saat kita membaca buku, kitab atau browsing di internet, tidak sulit menengarai pada fatwa ulama non-Wahabi, mana fatwa yang berasal dari Wahabi Salafi dan mana tulisan sebuah website atau blog yang penulisnya adalah pengikut Wahabi.

Sayangnya, tidak sedikit dari kalangan awam yang terkadang tidak sadar bahwa fatwa agama dalam buku atau situs internet yang mereka baca berasal dari fatwa Wahabi Salafi. Semoga dengan informasi ini, para pencari informasi keagamaan akan semakin tercerahkan. 

Intinya, cara termudah mengetahui apakah seorang ulama, ustadz atau tokoh agama atau orang awam biasa itu berfaham Wahabi Salafi adalah dari (a) latar belakang pendidikannya; (b) buku atau kitab yang dikutip; dan (c) cara memanggil ulama Wahabi dan ulama non-Wahabi (lihat poin 9).



TOKOH UTAMA WAHHABI

Daftar nama tokoh ulama Wahhabi level pertama. Ulama atau tokoh Wahabi level kedua dan seterusnya akan mengutip pendapat tokoh level I ini sebagai rujukan pendapat mereka.

A.Muhammad bin Abdul Wahab (1115 - 1206 H/1701 - 1793 M)
Related image


Jabatan penting di Kerajaan Arab SAudi:
  • Pendiri dan pelopor gerakan Wahabi/Salafi.
  • Mufti Kerajaan Arab Saudi.
Kitab karya Muhammad bin Abdul Wahab



1. رسائل العقيدة

2. كتاب الكبائر

3. مختصر الإنصاف والشرح الكبير

4. أربع قواعد تدور الأحكام عليها ويليها نبذة في اتباع النصوص مع احترام العلماء

5. مبحث الإجتهاد والخلاف

6. كتاب الطهارة

7. شروط الصلاة وأركانها وواجباتها

8. كتاب آداب المشي إلى الصلاة

9. أحكام تمني الموت

10. مختصر سيرة الرسول صلى الله عليه وسلم

11. فتاوى ومسائل

12. تفسير آيات من القرآن الكريم

13. كتاب فضائل القرآن

14. مختصر زاد المعاد

15. الرسائل الشخصية

16. مختصر تفسير سورة الأنفال

17. بعض فوائد صلح الحديبية

18. رسالة في الرد على الرافضة

19. الخطب المنبرية

20. قسم الحديث

21. المسائل التي لخصها محمد بن عبد الوهاب من كلام شيخ الإسلام ابن تيمية


B. Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz (1330 H - 1420 H / 1910 M - 1999 M)


Jabatan penting di Kerajaan Arab Saudi:
  • Qadhi (Hakim) di daerah al-Kharaj semenjak tahun 1357-1371 H,
  • Tahun 1390 H - 1395 H Rektor Universitas Islam Madinah.
  • Tahun 1414 H Mufti Umum Kerajaan.
Kitab atau buku karya tulis bin Baz

1. الأدلة ال؃اشفة لأخطاء بعض الكتاب

2. الأدلة النقلية والحسية على إمكان الصعود إلى الكواكب وعلى جريان الشمس وسكون الأرض

3. إقامة البراهين على حكم من استغاث بغير الله أو صدق الكهنة والعرافين

4. الإمام محمد بن عبد الوهاب: دعوته وسيرته

5. بيان معنى كلمة لا إله إلا الله

6. التحقيق والإيضاح لكثير من مسائل الحج والعمرة والزيارة على ضوء الكتاب والسنة

7. تنبيهات هامة على ما كتبه محمد علي الصابوني في صفات الله عز وجل

8. العقيدة الصحيحة وما يضادها

9. الدعوة إلى الله

10. تنبيه هام على كذب الوصية المنسوبة إلى الشيخ أحمد

11. وجوب العمل بالسنة وكفر من أنكرها

12. الدعوة إلى الله سبحانه وأخلاق الدعاة


C. Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin (1347 H - 1421 H)

Image result for muhammad bin abdul wahab images

Al Utsaimin adalah pakar fiqih-nya kalangan Wahabi Salafi. Banyak persoalan hukum baru yang difatwakan olehnya. Seperti haramnya mengucapkan selamat natal, dan lain-lain.

Jabatan penting di Kerajaan Arab Saudi:
  • Imam masjid jami’ al Kabir Unaizaih
  • Mengajar di perpustakaan nasional Unaizah 
  • Dosen fakultas syariah dan fakultas ushuluddin cabang Universitas Islam Imam Muhammad bin saud di Qasim, 
Kitab atau buku karya tulis Al-Utsaimin

1. أصول في التفسير

2. شرح مقدمة التفسير

3. تفسير القرآن الكريم

4. مجموع الفتاوى

5. الشرح الممتع

6. القول المفيد في شرح كتاب التوحيد

7. الإبداع في كمال الشرع وخطر الابتداع

8. رسالة الحجاب

9. زاد الداعية إلى الله

10. شرح الأصول الستة

11. شرح العقيدة الواسطية (شرح مطول)

12. الضياء اللامع من الخطب الجوامع

13. عقيدة أهل السنة والجماعة

14. فتح رب البرية بت؄خيص الحموية

15. من مشكلات الشباب

16. المنتقى من فرائد الفوائد17

17. منظومة في أصول الفقه وقواعده

18. المنهج لمريد العمرة والحج

19. سؤال وجواب من برنامج نور على الدرب

20. شرح أصول الإيمان

21. مجموعة أسئلة في بيع وشراء الذهب


D. Muhammad Nashiruddin Al-Albani (1333 - 1420 H/1914 - 1999 M)


Jabatan penting di Kerajaan Arab Saudi:
  • Tahun 1381 - 1383 H: Dosen Hadits Universitas Islam Madinah

Kitab atau buku karya tulis Al-Albani

1. سلسلة الأحاديث الصحيحة 

2. سلسلة الأحاديث الضعيفة 

3. صحيح الترغيب والترهيب

4. ضعيف الترغيب والترهيب

5. صحيح وضعيف الأدب المفرد

6. ظلال الجنه في تخريج السنة

7. سنن أبي داود 

8. جامع الترمذي

9. ضعيف سنن الترمذي

10. صحيح سنن ابن ماجة

11. ضعيف سنن ابن ماجة


E. Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan (1345 H - )

Image result for Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan (1345 H - wahabi 
Jabatan penting di Kerajaan Arab Saudi:
  • - Dosen Institut Pendidikan Riyad 
  • - Dosen Fakultas Syari'ah, Fakultas Ushulud Dien, Mahkamah Syariah
  • - Anggota Lajnah Daimah lil Buhuts wal Ifta' (Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa).
  • - Anggota Haiah Kibaril Ulama' dan Komite Fiqh Rabithah Alam Islamiy di Mekkah 
  • - Anggota Komite Pengawas Du'at Haji 
  • - Ketua Lajnah Daimah lil buhuts wal ifta'. 
  • - Imam, Khatib dan Pengajar di Masjid Pangeran Mut'ib bin Abdil Aziz di Al Malzar. 

Kitab atau buku karya tulis Al-Fauzan


1. المنتقى من فتاوى الفوزان

2. شرح لمعة الإعتقاد الهادي إلى سبيل الرشاد

موفق الدين عبد الله بن قدامة

3. الملخص في شرح كتاب التوحيد

4. التعليق المختصر على القصيدة النونية

الإمام ابن قيم الجوزية


F. Abdullah bin Abdurrahman bin Jibrin (عبد الله بن عبد الرحمن بن جبرين) 1933-2009 M / 1353 - 1430 H.)


 

Jabatan penting di Kerajaan Arab Saudi
  • - Asisten Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz 
  • - Anggota tetap majlis riset dan fatwa Arab Saudi
  • - Dosen syariah dan ushuluddin di Arab Saudi

Kitab atau buku karya tulis Ibnu Jibrin


1. شرح أصول السنة لإمام أهل السنة أبي عبد الله أحمد بن محمد بن حنبل رحمه الله تعالى

2. فضل الصحابة وذم من عاداهم

3. الإرشاد شرح لمعة الاعتقاد الهادي إلى سبيل الرشاد

4. الكنز الثمين 

5. أخبار الآحاد 

6. الثمرات الجنية شرح المنظومة البيقونية

7. حوار رمضاني

8. سبعون مخالفة تقع فيها النساء

9. فوائد من شرح منار السبيل

10. إبهاج المؤمنين بشرح منهج السالكين وتوضيح الفقه في الدين 


NAMA ANGGOTA KIBAR AL-ULAMA LIL-BUHUTS WAL-IFTA' ARAB SAUDI

Lembaga pemberi fatwa resmi Arab Saudi bernama Hai'ah Kibar-ul Ulama (lengkapnya, الرئاسة العامة للبحوث العلمية والإفتاء) yang anggotanya terdiri dari ulama senior Arab Saudi yang dipilih oleh kerajaan. Mereka adalah termasuk tokoh Wahabi Salafi. Nama-namanya antara lain sebagai berikut:

1. Abdul-`Aziz ibn `Abdullah ibn Muhammad Al Al-Shaykh (ketua mufti saat ini)

2. Abdul-Razzaq ibn `Afify ibn `Atiyyah

3. Abdullah ibn Qa`ud

4. Ibrahim ibn Muhammad Al Al-Shaykh

5. Abdullah ibn Ghudayyan

6. Salih ibn Fawzan Al-Fawzan

7. Bakr ibn `Abdullah Abu Zayd

8. Abdullah ibn Mani`

9. Ahmad ibn `Aly ibn Ahmad Sayr Al-Mubaraky

10. Abdullah ibn Muhammad Al-Mutallaq

11. Abdullah ibn Muhammad ibn Sa`d Al Khanin

12. Sa`d ibn Nasir ibn `Abdul-Aziz Abu Habib Al-Shatry

13. Muhammad ibn Hasan Al Al-Shaykh

14. Abdul-Karim Al-Khudir

Image result for Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan (1345 H - wahabi Image result for Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan (1345 H - wahabi Image result for Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan (1345 H - wahabi


NAMA ANGGOTA LAJNAH DAIMAH WAL IFTA' (اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء والدعوة والإرشاد) ARAB SAUDI

Ulama yang tergabung dalam Lajnah Daimah wal Ifta' adalah ulama berpengaruh di Arab Saudi. Semua dari mereka beraliran Wahabi Salafi tegar. Nama-namanya antara lain sebagai berikut:


1. Abdul Aziz bin Abdullah bin Muhammad Al-Syaikh (Ketua)

2. Shalih bin Fauzan Al-Fauzan

3. Ahmad bin Ali bin Sair Al-Mubaraki.

4. Abdul Karim bin Abdullah Al-Khidir.

5. Muhammad bin Hasan Al-Syaikh

6. Abdullah bin Muhammad bin Khunain.

7. Abdullah bin Muhammad Al-Mutlak


DAFTAR NAMA ULAMA WAHABI SALAFI LUAR ARAB SAUDI

Berikut nama-nama ulama terkemuka beraliran Salafi Wahabi di negara lain selain Arab Saudi. Mejority dari ulama-ulama itu terpengaruh atau pernah menjadi murid dari tokoh-tokoh Wahabi Salafi Arab Saudi.


DAFTAR NAMA ULAMA WAHABI SALAFI INDIA & PAKISTAN 

Sebagian di antara ulama di bawah tidak ada kaitan langsung dengan Muhammad bin Abdul Wahhab terutama ulama India & Pakistan namun memiliki konsep yang sama atau serupa.

Ahmad bin Irfan Asy-Syahid (أحمد بن عرفان الشهيد)

Ismail bin Abdul Ghani Ad-Dahlawi (إسماعيل بن عبد الغني الدهلوي)

Muhammad Nadzir Husain Ad-Dahlawy (محمد نذير حسين الدهلوي)

Muhammad Siddiq Hasan KHan Al-Qanuji (محمد صديق حسن خان القنوجي)

Abu Turab Adz-Dzahiri (أبو تراب الظاهري)

Shafi Ar-Rahman Al-Mubarakpuri (صفي الرحمن المباركفوري)

Jamilur-Rohman Al-Afghani (جميل الرحمن الأفغاني)

Ihsan Ilahi Dhahir Pakistan (إحسان إلهي ظهير باكستان)


DAFTAR NAMA ULAMA WAHABI SALAFI IRAK 

Ali 'Alauddin Al-Alusi (علي علاء الدين الألوسي)

Muhammad Bahjat Al-Atsari (محمد بهجت الأثري)

Mahmud Syukri Al-Alusi (محمود شكري الألوسي)


DAFTAR NAMA ULAMA WAHABI SALAFI KUWAIT

Abdurrahman Abdul Kholik (عبد الرحمن عبد الخالق)

Utsman Al-Khamis (عثمان الخميس)

Related image  Image result for Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan (1345 H - wahabi Image result for Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan (1345 H - wahabi

DAFTAR NAMA ULAMA WAHABI SALAFI MESIR 

Muhammad Sa'id Ruslan (محمد سعيد رسلان)

Abu Ishaq Al-Huwaini (أبو إسحاق الحويني)

Ahmad Farid (أحمد فريد)

Ahmad Muhammad Syakir (أحمد محمد شاكر)

Sayyid Saaduddin Al-Ghabasyi (السيد سعد الدين الغباشي)

Jamal Al-Maraki (جمال المراكبي)

Said Abdul Adzim (سعيد عبد العظيم)

Syarif Al-Hawari (شريف الهوارى)

Shofwat Asy-Syawadifi (صفوت الشوادفي)

Abdurrozzaq Aqiqi (عبد الرزاق عفيفي)

Mazin Assarsawi (مازن السرساوي)

Muhammad Az-Zughbi (محمد الزغبي)

Muhammad Hamid Al-Fiqi (محمد حامد الفقي)

Muhammad Hassan (محمد حسان)

Muhammad Rasyid Ridha (محمد رشيد رضا)

Muhammad Sofwat Nuruddin (محمد صفوت نور الدين)

Mahmud Al-Mashri (محمود المصري)

Yasir Barmami (ياسر برهامي)


DAFTAR NAMA ULAMA WAHABI SALAFI MAROKO 

Abdullah bin Idris As-Sanusi (عبد الله بن إدريس السنوسي)

Alal Al-Qasi (علال الفاسي)

Taqiduddin Al-Hilali (تقي الدين الهلالي)

Abu Uwais Bukhabzah (أبو أويس بوخبزة)

Muhammad bin Abdurrahman Al-Amgharawi (محمد ين عبد الرحمن الأمغراوي)


DAFTAR NAMA ULAMA WAHABI SALAFI MAURITANIA 

Muhammad Al-Amin Asy-Syankiti (محمد الأمين الشنقيطي)

Muhammad Al-Hasan Asy-Syankiti (محمد الحسن الددو الشنقيطي)


DAFTAR NAMA ULAMA WAHABI SALAFI ALJAZAIR 

Ibnu Badis (ابن باديس)

Image result for Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan (1345 H - wahabi Related image Image result for Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan (1345 H - wahabi 

DAFTAR NAMA ULAMA WAHABI SALAFI TUNISIA 

Al-Khatib Al-Idris (الخطيب الإدريسي)

Muhammad Al-Makki bin Azuz (محمد المكي بن عزوز)


DAFTAR NAMA ULAMA WAHABI SALAFI QATAR 

Ahmad bin Hajar Al Butami (أحمد بن حجر آل بوطامي)


DAFTAR NAMA ULAMA WAHABI SALAFI SUDAN

Muhammad Hasyim Al-Hadiyah (محمد هاشم الهدية)

Muhammad Hamzah (محمد حمزة)

Khalid Abdurrahman Al-Latif Muhammad Nur (خالد عبد اللطيف محمد نور)

Hasan Al-Hawari (حسن الهواري)

Muhammad Sayyid Muhammad Hajj (محمد سيد محمد حاج)

Muhammad Musthafa Abdul Qadir (محمد مصطفى عبد القادر)

Muhammad Al-Amin Ismail (محمد الأمين إسماعيل)


DAFTAR NAMA ULAMA WAHABI SALAFI SYRIA

Jamaluddin Al-Qasimi (جمال الدين القاسمي)

Abdul Qadir Al-Artaut (عبد القادر الأرناؤوط)

Muhammad Bahjah Al-Bithar (محمد بهجة البيطار)


DAFTAR NAMA ULAMA WAHABI SALAFI LEBANON 

Salim Asy-Syihal Lebanon (سالم الشهال في لبنان)


DAFTAR NAMA ULAMA WAHABI SALAFI JORDAN

Umar Sulaiman Al-Ashkar (عمر سليمان الأشقر)

Ali bin Hasan Al-Halabi Al-Atsari (علي بن حسن الحلبي الأثري)

Masyhur Hasan Al-Salman (مشهور حسن آل سلمان)

Abu Muhammad Al-Maqdisi (أبو محمد المقدسي)

Image result for Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan (1345 H - wahabi Image result for Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan (1345 H - wahabi Image result for Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan (1345 H - wahabi 

DAFTAR NAMA ULAMA WAHABI SALAFI YAMAN

Asy-Syaukani (الشوكاني)

Abdurrahman Al-Ma'lami (عبد الرحمن المعلمي)

Abdul Majid Az-Zandani (عبد المجيد الزنداني)

Muhammad bin Abdullah Al-Imam (محمد بن عبد الله الإمام)

Muhammad bin Abdul Wahhab Al-Wasabi (محمد بن عبد الوهاب الوصابي)

Muqbil bin Hadi Al-Wadi'i (مقبل بن هادي الوادعي)

Yahya bin Ali Al-Hujuri (يحيى بن علي الحجوري)


DAFTAR YAYASAN, PESANTREN DAN USTADZ WAHABI SALAFI INDONESIA 

Untuk daftar yayasan, pesantren dan ustadz Wahabi Salafi di Indonesia lihat dibawah. 


GERAKAN WAHABI DI INDONESIA 

Gerakan Wahabi di Indoensia terbagi menjadi 2 (dua) kelompok. Kelompok pertama, orang-orang yang menerima dakwah Muhammad bin Abdil Wahhab, namun melakukan usaha modifikasi, baik sedikit, separuhnya, atau sebagian besarnya. Ciri utama mereka adalah modifikasi pesan dakwah Muhammad bin Abdil Wahhab. 

Kelompok Pertama ini disebut Neo-Wahabi. Organisasi masyarakat di Indonesia yang masuk dalam kategori kelompok neo-Wahabi pertama adalah Muhammadiyah (telah menyerap masuk mulanya secara senyap kemudian mekin ketara hingga pertubuhan ini bertukar wajahnya pertengahan 90an dan ramai yelah keluar kerana menyalamatkan akidah masing-masing) dan Persatuan Islam (Persis). Pada tahun 1980-an dan 1990-an muncul gelombang baru neo-Wahabi yaitu kelompok tarbiyah yang kemudian berubah menjadi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)[1] dan Salafi jihadi yang berada dalam lingkaran Abdullah Sungkar dan Abu Bakar Baasyir serta murid-murid mereka berdua. Neo-Wahabi kedua ini merupakan hasil usaha kampanye program-program yang dilakukan Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII) yang dimulai pada dekade 1970-an.

Khusus tentang Salafi Jihadi (the Jihadist) dikenallah istilah alumni Afghanistan yakni mereka yang pernah ikut berperang di Afghanistan melawan Uni Soviet. Di bawah pengaruh Abu Bakar Baasyir dan Abdullah Sungkar sebagian alumni Afghanistan ini muncul gerakan neo-Khawarij yang mengafirkan orang-orang di luar mereka—termasuk pemerintah Indonesia—dan menyebarkan kebencian terhadap pihak penguasa di Indonesia. Dari kelompok ini sebagian teroris pengeboman berasal sesetengah mereka mengelar diri mereka ISIS & DAESH Indonesia atau al Qedah Indonesia yang membuat kekacauan dan huruhara masyarakat Indonesia. 

KELOMPOK KEDUA: WAHABI TULIN (masih mengikut tradisi lamanya) Indonesia.

Iaitu orang-orang yang merespon positif dakwah tersebut dan menerima secara bulat tanpa usaha memodifikasinya. Mereka menerima dakwah dan berusaha menyebarkannya di lingkungan-lingkungan mereka.

Yayasan Al-Muntada didirikan oleh Muhammad bin Surur bin Nayef Zainal Abidin. di London dan Jam’iyyah Ihya At-Turats Al-Islamiyah didirikan oleh Abdurrahman Abdul Khaliq di Kuwait adalah kelompok baru neo-Wahabi. Di Indonesia Yayasan As-Shafwah yang dipimpin oleh Abu Bakar M. Altway dan Yayasan Al-Haramain adalah cabang dari kedua yayasan yang berpusat di London dan Kuwait tersebut. 

Tokoh dai terkenal dari yayasan Al-Haramain adalah Abdul Hakim Abdat di Jakarta, Yazid bin Abdil Qadir Jawwas di Bogor, Ainul Harits di Jawa Timur dan Abu Haidar di Bandung.

Sedang Jam’iyyah Ihya At-Turats Al-Islamiyah juga memiliki cabang di Indonesia. Mereka mendirikan pesantren-pesantren yang tersebar di Jawa, seperti Ma’had Jamilurrahman dan Islamic Centre Bin Baaz di Yogyakarta, Ma’had Al-Furqan di Gresik dan Ma’had Imam Bukhari di Solo.

Mereka yang berasal dari kedua yayasan tersebut disebut Sururi.

Related image Related image Related image 
Wahhabi digambarkan sebagai jelmaan Syaitan dan makhluk-makhluk jelmaan Iblis dan Dajjal. 

Berikut adalah dari kelompok yang sering dianggap oleh kelompok di atas sebagai sururi, tetapi sejatinya mereka juga asli wahhabi yang kontra dengan kelompok Wahhabi di atas.

·Abdullah Hadrami, Masjid As Salam, Malang (Jilbab-online.net link, Rekan Agus Bashori dari Al Sofwah-al-Haramain link);

· Abdul Fattah, Batam (At Turots link);

· Abdul Hakim bin Amir Abdat Yayasan Ubudiyah Riau (Al Haramain , Al Sofwah, At Turots);

· Abdur Rahman At-Tamimi – Surabaya (Al Irsyad – At Turots, Al Sofwa crosslink);

· Abu Aziz – Jakarta (Jilbab-online.net link – crosslink Al Haramain, Al Sofwa, At Turots);

· Abdul Aziz Malang (rekan Agus Bashari dari Al Sofwa – Al Haramain link);

· Abu Abdil Muhsin Firanda, Sorong – LN – (LBI Al Atsary Jogjakarta, link Taruna Al Qur’an/L-Data/Al Dakwah, At Turots – link);

· Abdullah Taslim, Lc (LBI Al Atsary Jogjakarta, link Taruna Al Qur’an/L-Data/Al Dakwah, At Turots – link);

· Abu Bakar M.Altway Lc (Al Sofwa – Al Haramain link);

· Abu Haidar – Bandung (Al Sofwa – At Turots link);

· Abu Ihsan Al-Maidani – Medan (Al Sofwa, At Turots link);

· Abu Izzi – Semarang (Jilbab-online.net link – crosslink Al Haramain, Al Sofwa, At Turots);

· Abu Nida’, redaksi majalah Fatawa, Ma’had Jamilurahman, Ma’had Bin Baz, Bantul, Jogjakarta (gembong At-Turats link – Jum’iyyah Ihya ut Turots Kuwait link);

· Abu Qatadah – Jakarta (Al Sofwa – Al Haramain link);

· Abu Sa’ad – Jogjakarta (At Turots link);

· Abu Thohir Lc – Padang (Abdul Hakim Abdat link);

· Abu Umar Basyr – Solo (rekan Kholid Syamhudi, At Turots link)

· Adhi Faishal, Lc – Yayasan An Najiyah Madiun (Abdullah Taslim Lc link, At Turots);

· Afifi Abdul Wadud – Jogjakarta (At Turots link);

· Agus Hasan Bashari. MAg, FSI Qalbun Salim dan Pesma Al-Anshar wal Muhajirin, Malang (Al Sofwa – Al Haramain link);

· Ahmad Farhan Hamim Lc (Al Sofwa – Al Haramain link);

· Ahmad Rofi’i – Karawang (Abdul Hakim Abdat, Yazid Jawwas link);

· Ahmad Ridwan – Batam (Rekan Abu Ihsan, Yazid Jawwas link);

· Ahmad Sabiq, Lc (LIPIA, Jilbab-online.net link);

· Ahmas Faiz Asifudin, Pimpinan Majalah As Sunnah (gembong At Turots);

· Ainul Haris, Lc MAg – Nidaul Fitrah (Al Irsyad – At Turots, Al Sofwa crosslink);

· Ali Saman Lc – Ma’had ALi Al Irsyad, Tengaran, Boyolali (Al Irsyad, At Turots, Al Sofwa crosslink);

· Alwy, Lc – Yayasan An Najiyah Madiun (Abdullah Taslim Lc link, At Turots);

· Aman Abdurahman, Lc – Jakarta (Teroris Bom Cimanggis, Al Sofwa – Al Haramain link);

Image result for Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan (1345 H - wahabi Image result for Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan (1345 H - wahabi Image result for Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan (1345 H - wahabi 
Peringatan dari KH Hasyim Asy'ari (NU) tentang bahaya Wahabi dan Syiah Rafidloh di Indonesia.  

· Amri Mansyur – Padang (link Abdul Hakim Abdat);

· Amrozi – Malang (Jilbab-online.net link, (Rekan Agus Bashori dari Al Sofwa – Al Haramain link);

· Anas Burhanuddin bin Musta’in Ahmad, Lc – LN – (LBI Al Atsary Jogjakarta, link Taruna Al Qur’an/L-Data/Al Dakwah, At Turots – link);

· Arif Syarifuddin, Lc – Ma’had Bin Baz Jogjakarta (At Turots link);

· Aris Munandar Ss – Ma’had Taruna Al Qur’an (Taruna Al Qur’an/L-Data/Al Dakwah/DDII eks Masyumi link, At Turots cross-link);

· Arman Amri, Lc. – Jakarta (Jilbab-online.net link – crosslink Al Haramain, Al Sofwa, At Turots);

· Aslam Muhsin, Lc. – Jakarta (Al Sofwa – Al Haramain link);

· Aspri Rahmat Lc. – LN (Rekan Abu Ihsan, Yazid Jawwas link);

· Aunur Rofiq Ghufron, Lc, Gresik (Al Irsyad – At Turots, Al Sofwa crosslink);

· Cholid Aboud Bawazeer (Al Irsyad – At Turots, Al Sofwa crosslink);

· Fakhruddin – Jogjakarta (At Turots link);

· Fariq Gazim Anuz (rekan Kholid Syamhudi, At Turots link);

· Firdaus Sanusi – Jakarta (Abdul Hakim Abdat, Yazid Jawwas link);

· Hanif Yahya, Lc. (Al Sofwa – Al Haramain link);

· Haris Budiyatna (rekan Kholid Syamhudi, At Turots link);

· Husnul Yaqin Lc (Al Sofwa – Al Haramain link);

· Ir. Muhammad Qosim Saguni (Wahdah Islamiyyah, Makassar – Al Haramain – Al Sofwa link);

· Isnen Azhar Lc – Jakarta (Al Sofwa – Al Haramain link);

· Jazuli, Lc – Jakarta (Jilbab-online.net link – crosslink Al Haramain, Al Sofwa, At Turots);

· Kholid Syamhudi – Ma’had Imam Bukhari, Solo (At Turots link);

· Khusnul Yaqin, Lc. (Al Sofwa – Al Haramain link);

· M. Sahri Malang (rekan Agus Bashari dari Al Sofwa – Al Haramain link);

· M. Syukur Malang (rekan Agus Bashari dari Al Sofwa – Al Haramain link);

· Ma’ruf Nur Salam, Lc. (Jilbab-online.net, Al Irsyad link);

· Marwan – Jogjakarta (At Turots link);

· Masrukhin (Rekan Agus Bashori dari Al Sofwa – Al Haramain link, Jilbab-online.net link);

· Mubarak bin Mahfudz Ba Mu’allim, Lc – Surabaya (Al Irsyad, At Turots, Al Sofwa crosslink);

· Muhammad Arifin Al Badri, Lc, MA – LN (Rekan Abdullah Taslim Lc, pemrakrasa syubhat “Bahtera Dakwah Salafiyyah di Indonesia);

· Muhammad Elvi bin Syamsi Lc, – LN (Rekan Abu Ihsan, Yazid Jawwas link);

· Muhammad Shio Batam – Medan, Sumatra (At Turots link);

· Muhammad Subhan, Lc – (LBI Al Atsary Jogjakarta, link Taruna Al Qur’an/L-Data/Al Dakwah, At Turots – link);

· Muhammad Wujud – Magelang, Jateng (At Turots link);

· Muhammad Qoshim, Lc – Ma’had ALi Al Irsyad, Tengaran, Boyolali (Al Irsyad, At Turots, Al Sofwa crosslink);

· Muhammad Nur Ikhsan Lc. – LN (Rekan Abu Ihsan, Yazid Jawwas link);

Image result for Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan (1345 H - wahabi Image result for Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan (1345 H - wahabi Image result for Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan (1345 H - wahabi
Wahhabi dah tak tahu arah kiblat dab solat ikut suka saja. Pakatan Saudi dan US membunuh hampir setengah juta muslim sehingga sekarang ini. Berdoa selepas solat juga difatwa sebagai bidaah oleh Wahhabi.

· Mustofa ‘Aini Lc (Al Sofwa – Al Haramain link);

· Nasiruddin, Lc (LBI Al Atsary Jogjakarta, link Taruna Al Qur’an/L-Data/Al Dakwah, At Turots link);

· Nur Ahmad, ST, MT – Dosen & Kajur D3 TE UGM (LBI Al Atsary Jogjakarta, link Taruna Al Qur’an/L-Data/Al Dakwah, At Turots link);

· Nurul Mukhlisin Asyrafuddin, Lc. (Nidhaul Fithrah, rekan Kholid Syamhudi, At Turots link);

· Qisman Abdul Mujib (Jilbab-online.net link);

· Rahmat Abdul Qodir – Jakarta (Jilbab-online.net link – crosslink Al Haramain, Al Sofwa, At Turots);

· Ramlan, Lc (LBI Al Atsary Jogjakarta, link Taruna Al Qur’an/L-Data/Al Dakwah, At Turots link);

· Ridwan LC – Batam, Sumatra (At Turots link);

· Ridwan Abdul Aziz – Surabaya (Nidhaul Fithrah, Jilbab-online.net link);

· Ridwan Hamidi, Lc – Ma’had Taruna Al Qur’an (L-Data/Al Dakwah/ ek Masyumi, At Turots cross-link);

· Salim Ghonim, Lc, Surabaya (Jilbab-online.net, Al Irsyad link);

· Sholih – Jogjakarta (At Turots link);

· Tjahyo Suprajogo, FSI Qalbun Salim Malang (Al Sofwa, Al-Haramain, At Turats cross link);

· Ulin Nuha – Ma’had Taruna Al Qur’an (Al Dakwah/DDII ek Masyumi link, At Turots – link);

· Ummu Fathimah – isteri Abu Ihsan Medan (At Turots link);

· Umar Budiargo – Ma’had Taruna Al Qur’an (Taruna Al Qur’an/L-Data/Al Dakwah/DDII ek     Masyumi link);

· Yahya Asy’ari – Jambi (At Turots link);

· Yazid Abdul Qadir Jawwas, Jakarta (Al Haramain , Al Sofwa, DDII eks. Masyumi crosslink);

· Yusuf Usman Baisa – Tengaran, Boyolali (Al Irsyad, At Turots, Al Sofwa crosslink);

· Zainal Abidin Syamsudin, Lc. – Jakarta (Al Sofwa – Al Haramain link);

· Zainal Arifin, Lc. – Karawang (Abdul Hakim Abdat, Yazid Jawwas link).

Image result for kaabah syiah di karbala Image result for kaabah syiah di karbala Image result for kaabah syiah di karbala 
Syiah semakin bertambah di Malaysia dan Indonesia. Pengikut Syiah di hari Asura di Karbala. Betapa dahsyatnya kesesatan mereka dirasuk Syaitan dan Iblis. Iran dan Israel bertambah baik utk menjatuhkan Islam Sunni ditambah pula keujudan pecahan Wahhabi iaitu kumpulan ISIS, al Qieda dan Daesh yang turut memusuhi ASWJ sunni.

Pesantren wahabi yang beredar di Indonesia:
(*Berhati-hati jika ingin menghantar anak-anak anda untuk menuntut di Indonesia)

1. Ma’had Imam Bukhori - Solo
2. Ma’had Al-Ukhuwah - Sukoharjo
3. Ma’had Ibnu Abbas - Sragen
4. Ponpes Islam Al-Irsyad - Semarang
5. Ma’had Al-Furqon - Gresik
6. Ma’had Ali bin Abi Thalib - Surabaya
7. Sekolah Dirosah Islamiyah - Sumbersari
8. Ma’had Al-Qudwah - Kediri
9. Ma’had Abu Huroiroh - Mataram
10. Ma’had Al-Furqon - Pekanbaru
11. Ponpes Salman Al-Farisi - Kediri
12. Ma’had Imam Syafi’i - Banyuwangi
13. Ma’had Minhajul Sunnah - Bogor
14. Yatim Ibnu Taimiyah - Bogor
15. Ma’had Hidayatunnajah - Bekasi
16. Ma’had Ibnu Hajar - Jakarta Timur
17. Ma’had Ibnu Qayyim Al Jauziyah - Balikpapan
18. Ma’had Ummahatul Mu’minin - Jakarta Pusat
19. Ma’had Riyadusholihin - Pandeglang
20. Ma’had Al-Ma’tuq - Sukabumi
21. Ma’had Rahmatika Al-Atsary - Subang
22. Ma’had Assunah - Cirebon
23. Ponpes Annajiyah - Bandung
24. Ma’had Assunnah - Tasikmalaya
25. Ma’had Ali Imam Syafi’i - Cilacap
26. Islamic Center Ibnu bin Baz - Bantul
27. Ma’had Jamilurrohman - Bantul
28. Ma’had Madinatul Qur’an - bogor
29. Pondok Al Umm - Malang
30. Pondok Pesantren Imam Syafi’i - Aceh
31. Pondok Pesantren Ibnu Katsir - Jember
32. Sekolah Tinggi Dirasah Islamiyah Imam Syafi’i - Jember
33. Arrahmah - Semanding, Malang
34. Yayaysan Madinatul Iman - Kudus
35. Yayasan Al Huda - Bogor
36. Yayadan Al Muwahhidin - Surabaya

Senarai Ajaran Sesat yang telah difatwakan oleh Majlis Ulama Indonesia (MUI)

  1. Syiah
  2. Jamaah Ahmadiyah
  3. Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII)
  4. Agama Salamullah/Lia Eden
  5. Aliran Kutub Robani
  6. Kelompok Husnul Huluq
  7. Jemaat Kristiani Pondok Nabi dan Rasul Dunia
  8. NII KW IX Pontren Alzaytun Indramayu
  9. Darul Islam (DI Fillah)
  10. Wahidiyah
  11. Al Qiyadah Al Islamiyah
  12. Al – Qur’an Suci
  13. Aliran Hidup di Balik Hidup
WAHHABI di Indonesia, walaupun belum difatwakan MUI, namun seluruh Ulama ASWJ di Indonesia menganggapnya SESAT dalam semua bab. 

NOTA: PENGGUNAAN NAMA SALAFI PADA GOLONGAN WAHHABI INI ADALAH UNTUK MENGELIRUKAN UMAT ISLAM SUPAYA MEREKA DIANGGAP SATU-SATUNYA JALAN AKIDAH YG MURNI, BENAR, BAIK DAN MENURUT SUNNAH NABI SAW, SAHABAT-SAHABAT NABI, PARA TAIBIN SERTA PARA AT TAIBIN AT TABIN. SEDANGKAN MEREKA SANGAT JAUH DARI AJARAN AL QURAN DAN AL SUNNAH, MALAH MENGHINA DAN MEMBUANG SEMUA YANG BERKAITAN DENGAN NABI MUHAMMAD SAW DAN MENCIPTA JALAN AKIDAH MEREKA SENDIRI DAN FATWA-FATWA SESAT MENYEMPANG DARI AKIDAH ISLAM SEBENAR. MEREKA SANGAT MEMUSUHI ASWJ YG MENURUT JALAN SEBENAR DAN TAAT PADA AGAMA ALLAH SWT DAN NABI SAW. JUSTRU JANGAN PERCAYA APA PUN YG MEREKA KATAKAN ATAU HUJAHKAN SEBAB ITU SEMUA PEMBOHONGAN BELAKA DAN AKAN MEMBAWA KEPADA MURTAD DARI ISLAM DAN MENAMPAH NERAKA JAHANAM. AWAS !!!



ULANG SIAR DAFTAR NAMA-NAMA INI DARI BLOG:

abdkadiralhamid@2013 
ahlulbaitrasulullah.blogspot.my
dutaislam.com/2017/04/daftar-pesantren-wahab

RALAT: Sebenarnya ada lagi daftar nama-nama ulama bagi golongan Salafi Tulin yg tidak dapat diulang siar disini kerana atok bimbang kamu semua akan jadi keliru dan bingung untuk menentukan mana yang betul mana yang salah (untuk membezakan antara Wahhabi Salafi dengan pergerakan Salafi Tulin pimpinan Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i pengasas Ma’had Darul Hadits di daerah Dammaj, Sha’dah, Yaman). Maka atok tidak siarkan disini.. harap maaf. 

               vs            Image result for Wahabi dan fatwa gila mereka
  Tokoh sebenar ulama Salafi Yamani.                  Pengasas Wahhabi Salafi sesat


TAMAT.


Wahdina sabilal mubin… Wallahu a’lam bissawab.

Daripada:


ATOK ZAMANY

2 comments:

  1. assalamualaikum wbt..kalau ikut dri teori konspirasi barat..peristiwa 911 tu katanya dorg pakai blue beam untk bentuk kapal terbang langgr menara tu dan yg meletup tu bomb yg di pasang kat menara tu..katanya blue beam tu akan di pakai oleh dajjal untk menipu seluruh manusia dengan mendakwa dia tu adalah Isa almasih yg turun dri langit..lepas tu yg mh370 dgn mh17 tu adakah salah satu konspirasi tertinggi puak2 ni?pnh sblm beberapa hari berlakunya kehilangan mh17, sy bermimpi sy nmpak satu kapal terbang tgh terbang mcm biasa dan sy nmpak org yg sy kenal baling sesuatu ke arah kapal terbang tu n kapal terbang tu terbakar dan berasap mcm kena tembak..lepas beberapa hari negera kita d gempar mh17 hilang..adakah tu petanda??

    betul ke atok geng wahabi ni di dahinya ada tanda lebam/hitam??

    cmne nk kelukn lidah dan hati org yang benci dekat saya?atau biarkn je?bnda ni start sy sound si kafir cuba nk mainkn isu agama...lepas tu play victim...yg pelik ramai yg mengaku islam snggup backup si kafir tu..siap cemuh sy lagi..tp sy diam jela..

    ReplyDelete
  2. Walaikumsalam cucu basikalmurah...

    Ya... tapi ia hanya salah satu teori saja, mereka selidik terdapat 3 lagi konsperasi teori dari beberapa pandangan expert dlm hal2 begini. Apa pun teori, bagi atok semuanya nak pekena org2 Islam. Mereka atur berbagai cara utk mencapai matalamat. Kita tak usah nak fikir konsperasi mereka dari sudut mana pun. yang penting kita sudah bersedia ke.... atau masih saja kayal dgn dunia ???

    Yang kamu mimpi yi adalah alamat atau petunjuk... cuma kalau kamu cakap atau lapurkan pada pihak DCA pada ealtu kamu bangun dari tidur.. mungkin kamu yg kena masuk penjara ?? sedangkan apa yg kamu cakap itu adalah kebenaran dan dapat menyelamat nyawa ratusan orang. Kamu pulak akan dituduh sebagai salah seorang yg sabotaj kapal terbang MH 17 tu dan kamu akan di tocher supaya bagi tahu siapa buat?? Susah kan ??? Inilah Malaysia yg sentiasa bimbang dan takut dgn bayang2... tak pernah yakin dengan kuasa Allah swt. Cakap salah.. tak cakap... hancur lebur semua.. Tapi memang lenbih baik diam saja... biarlah mereka fikir sendiri. Anyway siapa orang yg kamu kenal tu ? adakah kami kenal juga ?

    Ya.. kebanyakkan dari mereka berdahi hitam, seolah2 banyak sangat suhud sampai lebam dahi. Bagai nak rak solat malam katanya... nampak waraq... nampak alim. Hanya orang macam mereka yg akan masuk syurga. Org yang tak ada tanda sujud tak boleh masuk syurga.. tak solat???? sebenarnya mereka dok buat tanda hitam tu. Depa guna sudu atau batu sungai dipanaskan atas dapur dirumah... lepas tu tekap pada dahi lama2, keluarlah tanda hitam tu. Tujuan depa ni nak menunjuk2 pd orang ramai.. tu je... Agak2 masuk syurga tak orang macam ni ????

    Lebih baik kamu diam... buat tak reti saja. Biar Allah saja yg balas. Lagi kamu marah2 lahi mereka suka. Tak perlu kamu ambil peduli hal2 kecil mcm tu... memang sakit hati.. tapi lahi kamu tahan.. semakin naik darjad kamu... jadi elok diam kan saja. Tindakan berdiam diri dan senyum adalah maqam org soleh...ok. sabar...

    atok zamany

    ReplyDelete